LED adalah singkatan dari Light Emiting Diode, yang merupakan sebuah dioda yang dapat mengubah energi listrik menjadi cahaya, dan seperti halnya dioda LED juga mempunyai polaritas kaki positif dan kaki negatif. Maka dari itu pada penggunaanya kaki-kaki LED harus sesuai (tidak terbalik), jika terbalik LED akan rusak/hangus. Yang perlu diperhatikan juga adalah dalam pemasangan ke rangkaian, salah satu kaki LED harus diberi/sambung dengan hambatan yaitu resistor. Nilai resistansi yang disarankan adalah 220/330 Ohm. Semakin besar nilai hambatan maka semakin redup nyala lampu LED-nya.

Pada kesempatan ini, saya akan membahas seperti pada judul artikel ini “Berkreasi dengan Lampu LED pada Arduino “. Di bawah ini akan dilakukan beberapa percobaan sebagai berikut :

Alat dan Bahan :

  • Arduino Uno R3, BELI
  • Lampu LED 5mm
  • Resistor 220 Ohm
  • Kabel jumper male to male 2 buah, BELI

Tahap percobaan 1 : Menyalakan LED
Steps :

  • Rangkaian:
  • Konfigurasi Pin :
  1. Kaki pendek (negatif) hubungkan dengan pin GND pada Arduino
  2. Kaki panjang (positif) sambungkan dengan resistor 220 Ohm kemudian hubungkan pada pin digital 9 Arduino
  • Sketch program arduino:

const int pinLED = 9; //membuat variabel pinLED pada pin digital 9

//program awal
void setup() {
pinMode(pinLED, OUTPUT); //jadikan pin digital 9 menjadi OUTPUT

digitalWrite(pinLED, HIGH); //tetapkan pin digital 9 HIGH/logika 1
//sehingga LED menyala
}

//program utama
void loop() {

}

  • Hasil:
    Setelah di upload ke board arduino, yang terjadi adalah lampu LED pada pin 9 akan menyala.

Tahap percobaan 2 : LED Blinking

Steps :

  • Rangkaian: sama seperti percobaan di atas.
  • Sketchprogram arduino :

const int pinLED = 9; //membuat variabel pinLED pada pin digital 9

//program awal
void setup() {
pinMode(pinLED, OUTPUT); //jadikan pin digital 9 menjadi OUTPUT
}

//program utama
void loop() {
digitalWrite(pinLED, HIGH); //tetapkan pin digital 9 HIGH/logika 1
//sehingga LED menyala
delay(1000); //nyala selama 1 detik
digitalWrite(pinLED, LOW); //tetapkan pin digital 9 LOW/logika 0
//sehingga LED mati
delay(1000); //mati selama 1 detik
}

  • Hasil : yang terjadi adalah lampu LED pada pin 9 akan berkedip dengan delay 1 detik.

Tahap percobaan 3 : Waktu Delay
Steps :

  • Rangkaian : sama dengan percobaan 1
  • Sketch program arduino :

const int pinLED = 9;
int waktuDelay = 1000;

void setup() {
pinMode(pinLED, OUTPUT);
}

void loop() {
waktuDelay = waktuDelay – 100;

if(waktuDelay <= 0){
waktuDelay = 1000;
}

digitalWrite(pinLED, HIGH);
delay(waktuDelay);
digitalWrite(pinLED, LOW);
delay(waktuDelay);
}

  • Hasil : yang terjadi adalah pada saat awal lampu led akan berkedip secara pelan kemudian akan semakin cepat sampai terang dan seterusnya, program akan berulang.

Selamat sekarang anda sudah dapat berkreasi dengan lampu LED pada Arduino, silahkan lanjutkan berkreasi sendiri dengan mencoba mengubah nilai waktu/delay atau yang lainya.

Terima kasih.

Kategori: Arduino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up
id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian