Keypad 4×4 merupakan sebuah komponen berisi tombol-tombol dan disusun secara matrix yang berfungsi sebagai inputan kedalam suatu sistem tertentu. Implementasi keypad ini sering kita jumpai, misalnya pada mesin ATM, pom bensin, meteran listrik dan masih banyak lainnya. Keypad ini berisi tombol berupa angka, huruf dan karakter untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bawah ini.

Seperti pada gambar di atas, keypad terdiri dari 4 baris (R) dan 4 kolom (C) dan dapat kita namakan menjadi R1, R2, R3, R4, C1, C2, C3, C4.

Spesifikasi keypad :

  • Terdapat tombol numerik 0-9
  • Terdapat tombol alfanumerik A-D
  • Terdapat ppesial karakter * dan #
  • Dimensi keypad, 2.7 x 3.0 in (6.9 x 7.6 cm).

Alat dan bahan :

  • Arduino Uno R3, BELI
  • Keypad 4×4 Membran, BELI
  • Kabel jumper male to male, BELI
  • Library Keypad, silahkan download

Rangkaian :

Terdapat 8 pin yang diperlukan untuk menggunakan keypad berikut ini konfigurasinya :

  • R1 dihubungkan ke pin 9
  • R2 dihubungkan ke pin 8
  • R2 dihubungkan ke pin 7
  • R4 dihubungkan ke pin 6
  • C1 dihubungkan ke pin 5
  • C1 dihubungkan ke pin 4
  • C1 dihubungkan ke pin 3
  • C1 dihubungkan ke pin 2

Sketch program :

#include <Keypad.h>
char tombol [4] [4] = {
{‘1’, ‘2’, ‘3’, ‘A’},
{‘4’, ‘5’, ‘6’, ‘B’},
{‘7’, ‘8’, ‘9’, ‘C’},
{‘*’, ‘0’, ‘#’, ‘D’},
};

byte pinBaris[] = {9, 8, 7, 6};
byte pinKolom[] = {5, 4, 3, 2};
Keypad keypad = Keypad(makeKeymap (tombol), pinBaris, pinKolom, 4, 4);

void setup() {
Serial.begin(9600);
}

void loop() {
char kode = keypad.getKey();
if (kode != NO_KEY){
Serial.println(kode);
}
}

Penggunaan :

Rangkai komponen seperti penjelasan rangkaian di atas, kemudian baru upload sketch programnya hingga “Done uploading”. Jika sudah, buka serial monitor dengan baudrate 9600 dan coba anda tekan tombol satu persatu.

Hasil :

Adapun hasil dari penggunaan keypad 4×4 di bawah ini :

Hasil akan sesuai dengan tombol yang ditekan pada keypad, jika tertukar kemungkinan penempatan pin pada Arduino juga tertukar. Silahkan cek kembali sesuai dengan konfigurasi pin di atas.

Terima kasih itulah pembahasan artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Kategori: Arduino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up
id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian