Potensiometer merupakan sebuah resistor yang nilainya dapat kita atur sesuai keinginan. Bagaimana cara mengaturnya? nah potensiometer memiliki 3 buah kaki dan sebuah tuas, tuas inilah yang berfungsi untuk mengatur nilai resistansinya. Untuk jenisnya antara lain rotary/potensiometer putar, potensiometer slide/geser dan potensiometer trimmer/obeng.

Pada artikel ini, saya akan membahas cara menggunakan potensiometer pada Arduino. Adapun komponen yang di perlukan sebagai berikut :

Alat dan bahan :

  • Arduino Uno R3, BELI
  • Potensiometer, untuk ukurannya bebas ya, bisa 10k Ohm
  • LED 5mm dan resistor 220 Ohm
  • Kabel jumper male to male, BELI

Percobaan 1 : Mengukur nilai potensiometer

Rangkaian :

Konfigurasi Pin :

  • Kaki sebelah kiri (VCC) dihubungkan ke 5v
  • Kaki tengah (DATA) dihubungkan ke A0
  • Kaki sebelah kanan (GND) dihubungkan ke GND

Sketch program :

int potPin = A0;
int nilai;

void setup(){
Serial.begin(9600);
}

void loop(){
nilai = analogRead(potPin);
Serial.print(“Nilai potensio : “);
Serial.println(nilai);
delay(1000);
}

Hasil :

Akan muncul nilai sesuai putaran potensiometer, seperti di bawah ini :

Percobaan 2 : Brightness (kecerahan LED)

Rangkaian :

Konfigurasi pin :

  • Kaki (-) negatif dihubungkan ke GND
  • Kaki (+) positif dihubungkan dengan resistor 220 Ohm kemudian ke pin 3 atau pin PWM lainnya 5, 6, 9, 10, 11

Sketch program :

int potPin = A0;
int led = 3;
int nilai;

void setup(){
Serial.begin(9600);
pinMode(led, OUTPUT);
}

void loop(){
nilai = analogRead(potPin);
analogWrite(led, nilai/4);
Serial.println(nilai/4);
}

Hasil :

Untuk percobaan yang ke 2, hasilnya adalah nyala LED akan mengikuti nilai potensiometer. Uji coba dengan cara memutar potensiometernya.

Demikian pembahasan kali ini, semoga anda semakin semangat dalam mempelajari Arduino. Terima kasih.

Kategori: NodeMCU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up
id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian