Sensor PIR berfungsi untuk mendeteksi benda (manusia/hewan) dengan cara mendeteksi energi panas dalam bentuk radiasi inframerah. Jadi sensor ini tidak mengeluarkan energi apapun untuk mendeteksi, melainkan hanya menerima energi yang di hasilkan dari benda-benda sekitarnya. Dan untuk itu sensor ini disebut sensor PIR (Pasive InfraRed). Di bawah ini merupakan tampilan dari sensor PIR.

Sensor PIR

Modul ini terdiri dari tiga pin, GND dan VCC untuk memberi daya pada modul dan pin output yang memberikan tingkat logika HIGH jika benda terdeteksi. Sensor ini juga memiliki dua potensiometer, satu untuk mengatur sensitivitas sensor dan potensiometer yang ke dua untuk mengatur waktu sinyal output objek terdeteksi.

Pada artikel kali in akan dibahas cara untuk menggunakan sensor PIR pada Arduino. Alat dan bahan yang diperlukan di bawah ini :

Alat dan bahan :

  • Arduino Uno R3, BELI
  • Sensor PIR HC-SR501, BELI
  • Indikator LED dan resistor 220 Ohm, BELI
  • Kabel Jumper, BELI
  • Projectboard, BELI

Rangkaian :

Konfigurasi pin :

  • Sensor PIR : GND ke GND; OUT ke pin 2; VCC ke 5V
  • Indikator LED : (+) ke resistor 220 Ohm dan ke pin 8, sementara (-) ke GND

Rangkai sesuai penjelasan di atas. Setelah itu buka Arduino IDE dan upload sketch program di bawah ini.

Sketch program :

int pirSensor = 2;
int led = 8;
void setup() {
pinMode(pirSensor, INPUT);
pinMode(led, OUTPUT);
}
void loop() {
int sensorValue = digitalRead(pirSensor);
if (sensorValue == 1) {
digitalWrite(led, HIGH);
}
}

Hasil :

Setelah terupload, silahkan coba dengan menggunakan tangan agar sensor dapat mendeteksi. Ketika terdeteksi kemudian indikator LED akan menyala.

Perhatian, sensor ini sangat sensitif terhadap benda di sekitarnya, jadi silhakan atur sensitifitas pada potensiometernya.

Cukup sekian, semoga bermanfaat.

Kategori: Arduino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up
id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian