Flame sensor sangat sensitif terhadap nyala api (cahaya) dan radiasi di sekitarnya. Sensor ini dapat mendeteksi sumber cahaya biasa dengan panjang gelombang 760nm-1100nm dan dapat mendeteksi maksimal dengan jarak 100cm. Anda dapat mengatur sensitifitas menggunakan potensiometer yang terdapat pada sensor api yang sudah berbentuk modul sepeti gambar di bawah ini.

Sensor Api 4 pin dan 3 pin

Sensor api dapat menghasilkan sinyal analog maupun digital tergantung dari modul yang dipakai 4 pin atau 3 pin (lihat gambar). Untuk manfaat sensor ini dapat dijadikan alarm kebakaran, cara penggunaanya juga cukup mudah menggunakan Arduino akan di jelaskan di bawh ini.

Alat dan bahan :

  • Arduino Uno R3, BELI
  • Sensor Api (flame sensor), BELI
  • Buzzer, BELI
  • Kabel jumper male to female, BELI

Rangkaian :

Rangkain analog sensor api dan Arduino

Konfigurasi pin :

  • Sensor api : A0 ke A1; GND ke GND; VCC ke 5v
  • Buzzer : (-) ke GND dan (+) ke pin 12

Silahkan rangkai semua komponen, anda juga dapat menggunakan pin D0 yang kemudian dihubungkan ke pin digital, misalnya pin 2. Selanjutnya tinggal upload salah satu sketch program di bawah ini sesuai rangkaian analog atau digital.

Sketch program :

Menggunakan analog(A0) :

int pinSensor = A1;
int pinBuzzer = 12;
void setup() {
  Serial.begin(9600);
  pinMode(pinSensor, INPUT);
  pinMode(pinBuzzer, OUTPUT);
}

void loop() {
  int nilai = analogRead(pinSensor);
  Serial.println(nilai);
  if (nilai < 100) {
    digitalWrite(pinBuzzer, HIGH);
    Serial.println("Api terdeteksi");
  } else {
    digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
    Serial.println("tidak ada api");
  }
  delay(500);
}

Menggunakan digital (D0):

int pinSensor = 2;
int pinBuzzer = 12;
void setup() {
  Serial.begin(9600);
  pinMode(pinSensor, INPUT);
  pinMode(pinBuzzer, OUTPUT);
}

void loop() {
  int state = digitalRead(pinSensor);
  if(state == LOW){
    digitalWrite(pinBuzzer, HIGH);
    Serial.println("Api terdeteksi");
  }else{
    digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
    Serial.println("tidak ada api");
  }
  delay(500);
}

Silahkan uji coba dengan mendekatkan sumber api misalnya korek api ke sensor. Jika terdeteksi maka buzzer akan menyala dan untuk mengetahui nilai sensornya anda dapat melihatnya pada serial monitor.

Cukup sekian, semoga bermanfaat.

Kategori: Arduino

3 Komentar

nugrah · Oktober 28, 2019 pada 2:05 pm

Kalau codingnya itu di upload 2 kali apa?

    m syefudin · Oktober 29, 2019 pada 1:52 am

    maksudnya gmn ya?

    klo codingan di upload 2x juga gpp, gk ngaruh..

      Budi · Januari 14, 2020 pada 1:58 pm

      Mungkin maksudnya program nya ada 2 yg analog A0 dan digital D0 , terus dia upload 2 program beda, belum ngerti beda program yang analog dan digital
      dan dia bertanya apakah perlu upload 2 program

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up
id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian