Pada postingan artikel kali ini akan mengupas tentang penggunaan LCD 20×4 pada Arduino. Maksud dari 20×4 adalah lcd ini memiliki 20 kolom/karakter dan 4 baris berbeda dengan lcd 16×2 yang hanya 16 kolom dan 2 baris. Tentunya dengan lcd 20×4 ini kita bisa menampilkan lebih banyak karakternya. Agar lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Untuk penempatan karakternya hanya menggunakan perintah “setCursor” misalnya lcd.setCursor(10,3); maksudnya adalah kita menempatkan karakter (huruf/angka) pada kolom ke 10 dan baris ke 3. Sudah cukup jelas bukan? Oke agar terhubung dengan Arduino lebih mudah jika menggunakan tambahan modul yaitu i2C backpack.

Alat dan Bahan

Adapun daftar komponen yang dibutuhkan berikut ini:

  1. Arduino Uno R3, BELI
  2. LCD 2004, BELI
  3. Module i2c backpack, BELI
  4. Kabel jumper, BELI
  5. Library I2C, download

Rangkaian

Keterangan :

  1. Pin SDA dihubungkan ke pin A4
  2. Pin SCL dihubungkan ke pin A5
  3. VCC dihubungkan ke 5v
  4. GND dihubungkan ke GND

Skecth Program

#include <Wire.h>
#include <LiquidCrystal_I2C.h>

LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 20, 4);

void setup()
{
  lcd.begin();
  lcd.backlight();
  lcd.setCursor(4, 0);
  lcd.print("Welcome to");
  lcd.setCursor(10, 1);
  lcd.print("Indomaker");
  lcd.setCursor(2, 2);
  lcd.print("In innovate");
  lcd.setCursor(8, 3);
  lcd.print("maker");
}

void loop()
{
  // Do nothing here...
}

Perbedaan utama dengan program LCD 16×2 adalah pada kode LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 20, 4); Silahkan upload programnya dan lihat hasilnya. Untuk memindah letak karakter bisa menggantinya pada kode lcd.setCursor(5, 4);

Semoga bermanfaat.

Kategori: Arduino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up
id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian