Buka Senin - Jumat jam 08.30 s/d jam 16.30 , Sabtu Jam 8.30 s/d jam 13.00 , Minggu tutup
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Beranda » Blog » Tutorial Detektor Arus AC Menggunakan Arduino Uno

Tutorial Detektor Arus AC Menggunakan Arduino Uno

Diposting pada 9 August 2022 oleh farhan / Dilihat: 73 kali / Kategori:

 

Detektor arus AC adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya arus listrik AC pada suatu rangkaian. Prinsip kerja dari sensor ini menggunakan tegangan drop dioda berkisar 2.1 – 3VAC, tegangan drop inilah yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya arus AC yang mengalir. Saat arus AC terdeteksi maka OUT  akan berlogik 0 namun saat arus AC tidak terdeteksi maka OUT berlogik 1.

Gambar 1 Detektor Arus AC

 

Pada tutorial kali ini nilai luaran digital detector arus AC akan ditampilkan pada serial monitor. Untuk lebih memahami tutorial kali ini marilah kita buat percobaan sederhana, namun sebelum itu persiapkan :

Alat dan Bahan

  1. Arduino Uno
  2. Detektor arus AC
  3. Jumper secukupnya

Buatlah rangkaian seperti pada gambar dibawah ini dengan konfigurasi pin:

  • VCC dihubungkan dengan 5v Arduino Uno.
  • OUT dihubungkan dengan pin A0 Arduino Uno
  • GND dihubungkan pada pin GND Arduino Uno.
  • AC IN dihubungkan dengan beban / load.

 

Gambar 2. Gambar Percobaan

 

Source Code (Enroll)

Selanjutnya buka IDE Arduino Anda (dapat diunduh di arduino.cc), dan copy-kan listing program  sebagai berikut :

 

1.	int buttonPin = D0;
2.	//Variable to check the sftate
3.	int buttonState;
4.	
5.	void setup()
6.	{
7.	  Serial.begin(9600);
8.	  // Defining the button pin as input
9.	  pinMode(buttonPin, INPUT);
10.	  // Defines the green LED as output
11.	}
12.	
13.	void loop() 
14.	{
15.	  // Checks if the button state has change
16.	  buttonState = digitalRead(buttonPin);
17.	  Serial.print("Nilai digital: ");
18.	  Serial.println(buttonState);
19.	  delay(1000);20.	}

 

Upload sketch (program di atas) dengan menekan tombol upload atau melalui shortkey CTRL+U, pastikan pengaturan board pada Arduino Uno serta pastikan port yang anda gunakan sesuai dengan yang tertera pada device manager. Setelah program selesai diunggah aktifkan serial monitor dan amati nilai digital yang ditampilkan:

Gambar 3. Hasil Percobaan saat arus AC tidak terdeteksi

 

Gambar 4. Hasil Percobaan saat arus AC terdeteksi

 

Gambar 3 menunjukkan saat arus listrik AC tidak terdeteksi maka output dari detector arus AC berlogik 1 ( 5 V), namun saat arus listrik AC terdeteksi (Gambar 4) maka output dari sensor current detector berlogik 0. Jika hasil percobaan yang anda lakukan menunjukkan hasil seperti gambar diatas maka anda telah berhasil menggunakan detektor arus AC

Bagikan ke

Tutorial Detektor Arus AC Menggunakan Arduino Uno

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Tutorial Detektor Arus AC Menggunakan Arduino Uno

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: