Buka Senin - Jumat jam 08.30 s/d jam 16.30 , Sabtu Jam 8.30 s/d jam 13.00 , Minggu tutup
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Beranda » Blog » Cara Menggunakan Buzzer pada Arduino Uno

Cara Menggunakan Buzzer pada Arduino Uno

Diposting pada 29 December 2018 oleh farhan / Dilihat: 20 kali / Kategori:
  Anda mempunyai buzzer? tapi bingung cara menggunakannya? Oke disini saya akan berbagi caranya. Sebelumnya apakah anda tahu apa sih buzzer itu? Buzzer merupakan komponen elektronika yang cara kerjanya mengubah sinyal listrik menjadi getaran suara/bunyi. Komponen yang satu ini sering digunakan pada alat-alat untuk keperluan notifikasi atau pemberitahuan. Buzzer mempunyai 2 jenis yaitu buzzer aktif dan buzzer pasif. Buzzer aktif merupakan jenis buzzer yang dapat mengeluarkan suara sendiri, jadi ketika langsung di beri tegangan akan langsung bunyi. Sementara buzzer pasif yaitu buzzer yang mempunyai suara sendiri, dapat digunakan tinggi dan rendahnya nada.
Sekarang mari kita coba menggunakan buzzer aktif ini dengan kontroler Arduino, berikut penjelasannya.

Alat dan bahan :

  • Arduino Uno R3, BELI
  • Buzzer aktif, BELI
  • Kabel jumper, BELI

Rangkaian :

Konfigurasi pin :

  • kaki pendek/negatif dihubungkan ke GND
  • kaki panjang/positif dihunbungkan ke pin 13

Sketch program :

const int pinBuzzer = 13; void setup() { pinMode(pinBuzzer, OUTPUT); } void loop() { //nada pendek digitalWrite(pinBuzzer, HIGH); delay(200); digitalWrite(pinBuzzer, LOW); delay(200); //nada panjang digitalWrite(pinBuzzer, HIGH); delay(1000); digitalWrite(pinBuzzer, LOW); delay(1000); } Sketch di atas merupakan sketch sederhana layaknya menggunakan sebuah LED. Karena fungsinya sama yaitu memberikan tegangan outputnya. Silahkan upload program di atas, jangan lupa untuk memilih board dan port yang sesuai pada menu Tools Arduio IDE.

Hasil :

Hasil dari program di atas adalah buzzer akan bunyi dengan nada awal pendek, kemudian buzzer dilanjut dengan nada panjang. Anda dapat mengatur panjang dan pendeknya nada pada fungsi delay();. Misalnya jika ingin nada pendek, maka delay harus kecil. Program di atas menggunakan delay(200); maksudnya adalah 0.2 detik kalau delay(1000); berarti panjangnya 1 detik. Sebenarnya fungsi delay ini berfungsi untuk lamanya jeda waktu yang diperlukan untuk menyalakan buzzer dan jeda waktu untuk mematikan buzzer (pada pembahasan ini). Cukup mudah kan? terima kasih sudah berkunjung, semoga projectnya lancar.

Bagikan ke

Cara Menggunakan Buzzer pada Arduino Uno

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Cara Menggunakan Buzzer pada Arduino Uno

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: