Buka Senin - Jumat jam 08.30 s/d jam 16.30 , Sabtu Jam 8.30 s/d jam 13.00 , Minggu tutup
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Beranda » Blog » Cara Penggunaan Sensor INA219 pada Arduino

Cara Penggunaan Sensor INA219 pada Arduino

Diposting pada 28 August 2019 oleh farhan / Dilihat: 367 kali / Kategori:

 

Sensor INA219 merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur 2 parameter sekaligus yaitu tegangan (volt) dan arus (ampere). Tegangan yang dapat diukur yaitu sampai 26v sedangkan untuk arusnya sampai 3,2 A. Untuk komunikasinya sensor ini menggunakan I2C yaitu SDA dan SCL. Tampilan sensor INA seperti gambar di bawah ini.

Oke lanjut, untuk cara penggunaan sensor INA219 pada Arduino. Sebelumnya siapkan dulu bahan-bahanya sebagai berikut :

  1. Sensor INA219, BELI
  2. Arduino Uno R3, BELI
  3. LED dan resistor 220 Ohm
  4. Kabel jumper, BELI
  5. Power supply <= 26 V
  6. Library sensor INA219, download

Rangkaian

Silahkan rangkai sesuai gambar

Keterangan :

  • Pin SDA ke pin A4
  • Pin SCL ke pin A5
  • GND ke GND Arduino
  • VCC ke pin 5v Arduino
  • LED + dihubungkan ke resistor dan ke Vin-
  • LED – dihubungkan ke – GND power supply
  • + VCC power supply ke VIN
  • GND Arduino terhubung dengan GND power supply

Sketch Program

#include <Wire.h>
#include <Adafruit_INA219.h>

Adafruit_INA219 ina219;


void setup(void) 
{
  Serial.begin(115200);
  while (!Serial) {
      // will pause Zero, Leonardo, etc until serial console opens
      delay(1);
  }

  uint32_t currentFrequency;
    
  Serial.println("Hello!");
  
  // Initialize the INA219.
  // By default the initialization will use the largest range (32V, 2A).  However
  // you can call a setCalibration function to change this range (see comments).
  ina219.begin();
  // To use a slightly lower 32V, 1A range (higher precision on amps):
  //ina219.setCalibration_32V_1A();
  // Or to use a lower 16V, 400mA range (higher precision on volts and amps):
  //ina219.setCalibration_16V_400mA();

  Serial.println("Measuring voltage and current with INA219 ...");
}

void loop(void) 
{
  float shuntvoltage = 0;
  float busvoltage = 0;
  float current_mA = 0;
  float loadvoltage = 0;

  shuntvoltage = ina219.getShuntVoltage_mV();
  busvoltage = ina219.getBusVoltage_V();
  current_mA = ina219.getCurrent_mA();
  loadvoltage = busvoltage + (shuntvoltage / 1000);
  
  Serial.print("Bus Voltage:   "); Serial.print(busvoltage); Serial.println(" V");
  Serial.print("Shunt Voltage: "); Serial.print(shuntvoltage); Serial.println(" mV");
  Serial.print("Load Voltage:  "); Serial.print(loadvoltage); Serial.println(" V");
  Serial.print("Current:       "); Serial.print(current_mA); Serial.println(" mA");
  Serial.println("");

  delay(2000);
}

Upload program di atas, dan buka melalui serial monitor dan hasilnya seperti di bawah ini.

Semoga berhasil.

Bagikan ke

Cara Penggunaan Sensor INA219 pada Arduino

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Cara Penggunaan Sensor INA219 pada Arduino

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: