Buka Senin - Jumat jam 08.30 s/d jam 16.30 , Sabtu Jam 8.30 s/d jam 13.00 , Minggu tutup
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Beranda » Blog » Tutorial Akses Sensor TDS Meter Menggunakan Arduino Uno

Tutorial Akses Sensor TDS Meter Menggunakan Arduino Uno

Diposting pada 10 August 2022 oleh farhan / Dilihat: 128 kali

 

Sensor TDS meter adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mengukur partikel terlarut dalam air, partikel terlarut termasuk zat organik dan anorganik dalam bentuk molekul, ionic, atau mikro-granular tersuspensi. Satuan TDS umumnya dinyatakan dalam parts per million (ppm) atau milligram per liter (mg/L). Semakin rendah nilai ppm pada air minum maka semakin murni air tersebut.

 

Gambar 1 Detektor Arus AC

TDS pada dasarnya adalah pengukur muatan listrik (EC) di mana dua elektroda dengan jarak yang sama dimasukkan ke dalam air dan digunakan untuk mengukur muatan. Hasilnya diinterpretasikan oleh TDS meter dan diubah menjadi angka ppm. Untuk lebih memahami cara akses sensor TDS marilah kita buat percobaan sederhana, namun sebelum itu persiapkan :

 

Alat dan Bahan

  1. Arduino Uno
  2. Sensor TDS meter
  3. Jumper secukupnya

Buatlah rangkaian seperti pada gambar dibawah ini dengan konfigurasi pin:

  • + dihubungkan dengan 5v Arduino Uno.
  • A dihubungkan dengan pin A1 Arduino Uno
  • – dihubungkan pada pin GND Arduino Uno.

 

Gambar 2. Gambar Percobaan

 

Source Code (Enroll)

Selanjutnya buka IDE Arduino Anda (dapat diunduh di arduino.cc), dan copy-kan listing program  sebagai berikut :

1.	#include <EEPROM.h>
2.	#include "GravityTDS.h"
3.	
4.	#define TdsSensorPin A1
5.	GravityTDS gravityTds;
6.	
7.	float temperature = 25,tdsValue = 0;
8.	
9.	void setup()
10.	{
11.	    Serial.begin(115200);
12.	    gravityTds.setPin(TdsSensorPin);
13.	    gravityTds.setAref(5.0);  //reference voltage on ADC, default 5.0V on Arduino UNO
14.	    gravityTds.setAdcRange(1024);  //1024 for 10bit ADC;4096 for 12bit ADC
15.	    gravityTds.begin();  //initialization
16.	}
17.	
18.	void loop()
19.	{
20.	    //temperature = readTemperature();  //add your temperature sensor and read it
21.	    gravityTds.setTemperature(temperature);  // set the temperature and execute temperature compensation
22.	    gravityTds.update();  //sample and calculate 
23.	    tdsValue = gravityTds.getTdsValue();  // then get the value
24.	    Serial.print(tdsValue,0);
25.	    Serial.println("ppm");
26.	    delay(1000);27.	}

 

Sebelum upload program pastikan anda telah install library GravityTDS.h dan EEPROM.h. Jika ke 2 library sudah terinstall upload sketch (program di atas) dengan menekan tombol upload atau melalui shortkey CTRL+U, pastikan pengaturan board pada Arduino Uno serta pastikan port yang anda gunakan sesuai dengan yang tertera pada device manager. Setelah program selesai diunggah aktifkan serial monitor dan amati nilai digital yang ditampilkan:

 

Gambar 3. Hasil percobaan Pembacaan sensor TDS dengan sample akuades

 

Gambar 4. Hasil percobaan Pembacaan sensor TDS dengan sample air limbah

 

Gambar 3 Sensor TDS mengukur partikel terlarut sample air akuades memunculkan nilai 19 ppm. Namun saat sensor TDS mengukur partikel terlarut sample air limbah (Gambar 4) memunculkan nilai 1151 – 1161 ppm (Gambar 4). Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa air akuades adalah air yang ideal untuk dikonsumsi sementara air limbah terdapat zat terlarut yang berbahaya bagi tubuh sehingga air limbah tidak dapat dikonsumsi. Gambar dibawah merupakan parameter pengukuran kualitas air berdasarkan nilai ppm.

 

Bagikan ke

Tutorial Akses Sensor TDS Meter Menggunakan Arduino Uno

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Tutorial Akses Sensor TDS Meter Menggunakan Arduino Uno

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: