Buka Senin - Jumat jam 08.30 s/d jam 16.30 , Sabtu Jam 8.30 s/d jam 13.00 , Minggu tutup
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Beranda » Blog » Tutorial Menggunakan Sensor Api (Flame) pada Arduino

Tutorial Menggunakan Sensor Api (Flame) pada Arduino

Diposting pada 10 January 2019 oleh farhan / Dilihat: 21 kali / Kategori:
  Flame sensor sangat sensitif terhadap nyala api (cahaya) dan radiasi di sekitarnya. Sensor ini dapat mendeteksi sumber cahaya biasa dengan panjang gelombang 760nm-1100nm dan dapat mendeteksi maksimal dengan jarak 100cm. Anda dapat mengatur sensitifitas menggunakan potensiometer yang terdapat pada sensor api yang sudah berbentuk modul sepeti gambar di bawah ini.
Sensor Api 4 pin dan 3 pin
Sensor api dapat menghasilkan sinyal analog maupun digital tergantung dari modul yang dipakai 4 pin atau 3 pin (lihat gambar). Untuk manfaat sensor ini dapat dijadikan alarm kebakaran, cara penggunaanya juga cukup mudah menggunakan Arduino akan di jelaskan di bawh ini.

Alat dan bahan :

  • Arduino Uno R3, BELI
  • Sensor Api (flame sensor), BELI
  • Buzzer, BELI
  • Kabel jumper male to female, BELI

Rangkaian :

Rangkain analog sensor api dan Arduino

Konfigurasi pin :

  • Sensor api : A0 ke A1; GND ke GND; VCC ke 5v
  • Buzzer : (-) ke GND dan (+) ke pin 12
Silahkan rangkai semua komponen, anda juga dapat menggunakan pin D0 yang kemudian dihubungkan ke pin digital, misalnya pin 2. Selanjutnya tinggal upload salah satu sketch program di bawah ini sesuai rangkaian analog atau digital.

Sketch program :

Menggunakan analog(A0) :
int pinSensor = A1;
int pinBuzzer = 12;
void setup() {
  Serial.begin(9600);
  pinMode(pinSensor, INPUT);
  pinMode(pinBuzzer, OUTPUT);
}

void loop() {
  int nilai = analogRead(pinSensor);
  Serial.println(nilai);
  if (nilai < 100) {
    digitalWrite(pinBuzzer, HIGH);
    Serial.println("Api terdeteksi");
  } else {
    digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
    Serial.println("tidak ada api");
  }
  delay(500);
}
Menggunakan digital (D0):
int pinSensor = 2;
int pinBuzzer = 12;
void setup() {
  Serial.begin(9600);
  pinMode(pinSensor, INPUT);
  pinMode(pinBuzzer, OUTPUT);
}

void loop() {
  int state = digitalRead(pinSensor);
  if(state == LOW){
    digitalWrite(pinBuzzer, HIGH);
    Serial.println("Api terdeteksi");
  }else{
    digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
    Serial.println("tidak ada api");
  }
  delay(500);
}
Silahkan uji coba dengan mendekatkan sumber api misalnya korek api ke sensor. Jika terdeteksi maka buzzer akan menyala dan untuk mengetahui nilai sensornya anda dapat melihatnya pada serial monitor. Cukup sekian, semoga bermanfaat.

Bagikan ke

Tutorial Menggunakan Sensor Api (Flame) pada Arduino

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Tutorial Menggunakan Sensor Api (Flame) pada Arduino

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: