● online
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto
- Resistor 220 Ohm 220R Ohm 220Ohm 1/4W 1% Metal fil
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Menggunakan Potensiometer pada Arduino
Potensiometer merupakan sebuah resistor yang nilainya dapat kita atur sesuai keinginan. Bagaimana cara mengaturnya? nah potensiometer memiliki 3 buah kaki dan sebuah tuas, tuas inilah yang berfungsi untuk mengatur nilai resistansinya. Untuk jenisnya antara lain rotary/potensiometer putar, potensiometer slide/geser dan potensiometer trimmer/obeng.
Pada artikel ini, saya akan membahas cara menggunakan potensiometer pada Arduino. Adapun komponen yang di perlukan sebagai berikut :
Alat dan bahan :
- Arduino Uno R3, BELI
- Potensiometer, untuk ukurannya bebas ya, bisa 10k Ohm
- LED 5mm dan resistor 220 Ohm
- Kabel jumper male to male, BELI
Percobaan 1 : Mengukur nilai potensiometer
Rangkaian :

Konfigurasi Pin :
- Kaki sebelah kiri (VCC) dihubungkan ke 5v
- Kaki tengah (DATA) dihubungkan ke A0
- Kaki sebelah kanan (GND) dihubungkan ke GND
Sketch program :
int potPin = A0;
int nilai;
void setup(){
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
nilai = analogRead(potPin);
Serial.print("Nilai potensio : ");
Serial.println(nilai);
delay(1000);
}
Hasil :
Akan muncul nilai sesuai putaran potensiometer, seperti di bawah ini :

Percobaan 2 : Brightness (kecerahan LED)
Rangkaian :

Konfigurasi pin :
- Kaki (-) negatif dihubungkan ke GND
- Kaki (+) positif dihubungkan dengan resistor 220 Ohm kemudian ke pin 3 atau pin PWM lainnya 5, 6, 9, 10, 11
Sketch program :
int potPin = A0;
int led = 3;
int nilai;
void setup(){
Serial.begin(9600);
pinMode(led, OUTPUT);
}
void loop(){
nilai = analogRead(potPin);
analogWrite(led, nilai/4);
Serial.println(nilai/4);
}
Hasil :
Untuk percobaan yang ke 2, hasilnya adalah nyala LED akan mengikuti nilai potensiometer. Uji coba dengan cara memutar potensiometernya. Demikian pembahasan kali ini, semoga anda semakin semangat dalam mempelajari Arduino. Terima kasih.
Cara Menggunakan Potensiometer pada Arduino
Tutorial kali ini akan membahas mengenai penggunaan sensor IR (infrared) untuk mengontrol AC / pendingin udara menggunakan jaringan... selengkapnya
Hari ini kita akan mencoba untuk menampilkan data sensor ldr ke web server dengan koneksi WIFI menggunakan board NodeMCU.... selengkapnya
Sensor suhu lagi? Gpp ya disini kita belajar semua sensor suhu, nah tinggal sensor mana nih yang akan digunakan,... selengkapnya
Pasti Anda semua sudah tahukan apa itu pas foto. Bagi Anda yang belum tahu apa itu pas foto, pas... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca tombol, tapi juga bisa menghasilkan suara menggunakan komponen bernama buzzer. Buzzer... selengkapnya
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau... selengkapnya
Di dalam dunia elektronika, dikenal dua jenis input dan output (I/O) yaitu, analog dan digital. Untuk yang digital itu gampang... selengkapnya
Keypad 4×4 merupakan sebuah komponen berisi tombol-tombol dan disusun secara matrix yang berfungsi sebagai inputan kedalam suatu sistem tertentu.... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang dapat mendeteksi suatu benda yang ada di depannya dengan jarak tertentu. Prinsip kerja dari... selengkapnya
Oke kali ini kita akan membahas salah satu board wifi yaitu kakak dari NodeMcu yang memiliki fungsi lebih +... selengkapnya
The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900

Saat ini belum tersedia komentar.