● online
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Menggunakan Potensiometer pada Arduino
Potensiometer merupakan sebuah resistor yang nilainya dapat kita atur sesuai keinginan. Bagaimana cara mengaturnya? nah potensiometer memiliki 3 buah kaki dan sebuah tuas, tuas inilah yang berfungsi untuk mengatur nilai resistansinya. Untuk jenisnya antara lain rotary/potensiometer putar, potensiometer slide/geser dan potensiometer trimmer/obeng.
Pada artikel ini, saya akan membahas cara menggunakan potensiometer pada Arduino. Adapun komponen yang di perlukan sebagai berikut :
Alat dan bahan :
- Arduino Uno R3, BELI
- Potensiometer, untuk ukurannya bebas ya, bisa 10k Ohm
- LED 5mm dan resistor 220 Ohm
- Kabel jumper male to male, BELI
Percobaan 1 : Mengukur nilai potensiometer
Rangkaian :

Konfigurasi Pin :
- Kaki sebelah kiri (VCC) dihubungkan ke 5v
- Kaki tengah (DATA) dihubungkan ke A0
- Kaki sebelah kanan (GND) dihubungkan ke GND
Sketch program :
int potPin = A0;
int nilai;
void setup(){
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
nilai = analogRead(potPin);
Serial.print("Nilai potensio : ");
Serial.println(nilai);
delay(1000);
}
Hasil :
Akan muncul nilai sesuai putaran potensiometer, seperti di bawah ini :

Percobaan 2 : Brightness (kecerahan LED)
Rangkaian :

Konfigurasi pin :
- Kaki (-) negatif dihubungkan ke GND
- Kaki (+) positif dihubungkan dengan resistor 220 Ohm kemudian ke pin 3 atau pin PWM lainnya 5, 6, 9, 10, 11
Sketch program :
int potPin = A0;
int led = 3;
int nilai;
void setup(){
Serial.begin(9600);
pinMode(led, OUTPUT);
}
void loop(){
nilai = analogRead(potPin);
analogWrite(led, nilai/4);
Serial.println(nilai/4);
}
Hasil :
Untuk percobaan yang ke 2, hasilnya adalah nyala LED akan mengikuti nilai potensiometer. Uji coba dengan cara memutar potensiometernya. Demikian pembahasan kali ini, semoga anda semakin semangat dalam mempelajari Arduino. Terima kasih.
Cara Menggunakan Potensiometer pada Arduino
Siapa yang kenal dengan modul SIM? dengan modul ini kita bisa berkomunikasi dengan SIM GSM baik untuk mengirim... selengkapnya
Halo semuanya, di tutorial kali ini Saya akan berbagi tutorial tentang simulasi sistem smart home sederhana. Seperti yang kita... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tapi juga bisa digunakan untuk membuat simulasi lampu... selengkapnya
Keypad 4×4 berfungsi sebagai penghubung antara perangkat (mesin) elektronik dengan manusia atau dikenal dengan istilah Human Machine Interface (HMI). Papan... selengkapnya
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para... selengkapnya
Bagi orang-orang yang sering melihat konten-konten di aplikasi Instagram mungkin sudah tidak asing lagi, melihat gambar atau foto yang... selengkapnya
Oke pada artikel kali ini membahas telegram kembali menggunakan sensor DHT untuk mendeteksi suhu dan kelembaban. Jadi nanti akan... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang dapat mendeteksi suatu benda yang ada di depannya dengan jarak tertentu. Prinsip kerja dari... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang menggunakan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik yaitu gelombang yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu benda... selengkapnya
Setelah berhasil menyalakan LED secara manual melalui pin 3V3 dan GPIO, saatnya melangkah lebih jauh: mengontrol LED menggunakan kode Python.... selengkapnya
1 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400

Saat ini belum tersedia komentar.