● online
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to M....
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi sistem di dunia nyata, salah satunya adalah lampu lalu lintas. Pada percobaan ini, kita akan membuat simulasi lampu lalu lintas mini yang dilengkapi dengan tombol penyeberangan dan buzzer sebagai indikator suara.
Melalui proyek ini, kamu akan belajar bagaimana Arduino mengendalikan beberapa output secara berurutan berdasarkan satu input tombol. Konsep ini sangat sering digunakan pada sistem kendali di fasilitas umum, seperti lampu lalu lintas, pintu otomatis, dan sistem peringatan.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- LED merah, LED kuning, dan LED hijau
- Push button
- Buzzer aktif
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Simulasi Lampu Lalu Lintas
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian seluruh komponen. Semua kaki negatif komponen led, buzzer dan tombol dihubungkan ke GND Arduino.
Selanjutnya, lakukan penyambungan kaki positif sebagai berikut:
- Kaki positif buzzer ke pin D11
- LED merah ke pin D8
- LED kuning ke pin D7
- LED hijau ke pin D6
- Tombol ke pin D2

Gambar 1. Wiring Rangkaian Simulasi Lampu Lalu Lintas
Menulis Program Simulasi Lampu Lalu Lintas
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); // LED merah
pinMode(7, OUTPUT); // LED kuning
pinMode(6, OUTPUT); // LED hijau
pinMode(11, OUTPUT); // Buzzer
pinMode(2, INPUT_PULLUP); // Tombol
}
void loop() {
digitalWrite(7, HIGH);
digitalWrite(8, LOW);
digitalWrite(6, LOW);
digitalWrite(11, LOW);
while (digitalRead(2) == HIGH) {
}
delay(500);
digitalWrite(7, LOW);
digitalWrite(8, HIGH);
delay(3000);
digitalWrite(8, LOW);
digitalWrite(6, HIGH);
delay(3000);
for (int i = 0; i < 5; i++) {
digitalWrite(11, HIGH);
delay(200);
digitalWrite(11, LOW);
delay(200);
}
digitalWrite(6, LOW);
}
Penjelasan Program
pinMode()digunakan untuk mengatur fungsi masing-masing pin sebagai input atau output.digitalWrite(HIGH)digunakan untuk menyalakan LED atau buzzer.digitalRead(2)digunakan untuk membaca kondisi tombol penyeberangan.while (digitalRead(2) == HIGH)membuat sistem menunggu sampai tombol ditekan.for (int i = 0; i < 5; i++)digunakan untuk membunyikan buzzer secara berulang.
Hasil Percobaan
Saat program dijalankan, sistem berada pada kondisi awal dengan LED kuning menyala. Kondisi ini menandakan bahwa simulasi lampu lalu lintas dalam keadaan siap dan sedang menunggu interaksi dari pengguna melalui tombol penyeberangan. Ketika tombol ditekan, Arduino merespons dengan mematikan LED kuning dan menyalakan LED merah selama beberapa detik sebagai tanda berhenti.

Gambar 2. Hasil Percobaan Simulasi Lampu Lalu Lintas
Setelah waktu LED merah selesai, LED hijau akan menyala sebagai tanda diperbolehkannya aktivitas berjalan. Pada saat yang sama, buzzer akan berbunyi secara berulang sebagai indikator suara bahwa waktu lampu hijau akan segera berakhir. Setelah bunyi buzzer selesai, LED hijau akan mati dan sistem kembali ke kondisi awal dengan LED kuning menyala.
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu mengendalikan beberapa output secara berurutan berdasarkan satu input tombol. Sistem bekerja dengan stabil dan dapat mengulang proses yang sama setiap kali tombol ditekan kembali. Melalui simulasi ini, kamu telah mempelajari konsep penting seperti pengendalian multi-output, sistem berbasis urutan, serta integrasi input, LED, dan buzzer dalam satu sistem kendali sederhana.
Tutorial Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Detektor arus AC adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya arus listrik AC pada suatu rangkaian.... selengkapnya
Pada artikel kali ini akan membahas tutorial mengakses sensor soil moisture pada Arduino. Nanti hasilnya akan ditampilkan dalam persen... selengkapnya
USB Host Shield merupakan sebuah board tambahan yang berfungsi untuk komunikasi perangkat antarmuka USB sperti mouse, keyboard, joystick, MIDI,... selengkapnya
Sensor DS18b20 merupakan sebuah sensor untuk mendeteksi suhu ruangan, namun bisa juga untuk suhu air tergantung dari jenis... selengkapnya
Keypad 4×4 berfungsi sebagai penghubung antara perangkat (mesin) elektronik dengan manusia atau dikenal dengan istilah Human Machine Interface (HMI). Papan... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin membahas tentang simulasi penggunaan sensor LDR (sensor cahaya) menggunakan Arduino untuk... selengkapnya
Pada umumnya sebuah output data dapat kita tampilkan di berbagai platform software maupun hardware. Misalnya pada web, aplikasi android,... selengkapnya
SW-420 adalah sensor untuk mendeteksi getaran, cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 1 buah pelampung logam yang berisi 2... selengkapnya
Alat dan Bahan ESP8266 Lolin(Wemos) NodeMcu v3 beli Modul MAX7219 LED dot matrix 8×8 beli Jenis Modul Modul MAX7219... selengkapnya
Motor jadi salah satu komponen elektronik yang seru buat kita pelajari, dengan motor kita bahkan bisa buat mobil mainan yang... selengkapnya
The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Tutorial Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kategori
Artikel Terkait
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Jaga Rumah dari Kebakaran dengan Sistem Monitoring Arduino yang Satset dan Akurat
-
Pantau Tandon Air Gak Pake Ribet dengan ESP32 dan Sensor Water Level
-
Bikin Sendiri Alat Pendeteksi Hujan Pakai Arduino Uno Biar Gak Kaget Pas Jemuran Basah
-
Jaga Kualitas Udara Kamar Tetap Sehat Pakai ESP32 dan Sensor MQ-135

Saat ini belum tersedia komentar.