● online
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol....
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- Jasa Cetak PCB....
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi sistem di dunia nyata, salah satunya adalah lampu lalu lintas. Pada percobaan ini, kita akan membuat simulasi lampu lalu lintas mini yang dilengkapi dengan tombol penyeberangan dan buzzer sebagai indikator suara.
Melalui proyek ini, kamu akan belajar bagaimana Arduino mengendalikan beberapa output secara berurutan berdasarkan satu input tombol. Konsep ini sangat sering digunakan pada sistem kendali di fasilitas umum, seperti lampu lalu lintas, pintu otomatis, dan sistem peringatan.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- LED merah, LED kuning, dan LED hijau
- Push button
- Buzzer aktif
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Simulasi Lampu Lalu Lintas
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian seluruh komponen. Semua kaki negatif komponen led, buzzer dan tombol dihubungkan ke GND Arduino.
Selanjutnya, lakukan penyambungan kaki positif sebagai berikut:
- Kaki positif buzzer ke pin D11
- LED merah ke pin D8
- LED kuning ke pin D7
- LED hijau ke pin D6
- Tombol ke pin D2

Gambar 1. Wiring Rangkaian Simulasi Lampu Lalu Lintas
Menulis Program Simulasi Lampu Lalu Lintas
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); // LED merah
pinMode(7, OUTPUT); // LED kuning
pinMode(6, OUTPUT); // LED hijau
pinMode(11, OUTPUT); // Buzzer
pinMode(2, INPUT_PULLUP); // Tombol
}
void loop() {
digitalWrite(7, HIGH);
digitalWrite(8, LOW);
digitalWrite(6, LOW);
digitalWrite(11, LOW);
while (digitalRead(2) == HIGH) {
}
delay(500);
digitalWrite(7, LOW);
digitalWrite(8, HIGH);
delay(3000);
digitalWrite(8, LOW);
digitalWrite(6, HIGH);
delay(3000);
for (int i = 0; i < 5; i++) {
digitalWrite(11, HIGH);
delay(200);
digitalWrite(11, LOW);
delay(200);
}
digitalWrite(6, LOW);
}
Penjelasan Program
pinMode()digunakan untuk mengatur fungsi masing-masing pin sebagai input atau output.digitalWrite(HIGH)digunakan untuk menyalakan LED atau buzzer.digitalRead(2)digunakan untuk membaca kondisi tombol penyeberangan.while (digitalRead(2) == HIGH)membuat sistem menunggu sampai tombol ditekan.for (int i = 0; i < 5; i++)digunakan untuk membunyikan buzzer secara berulang.
Hasil Percobaan
Saat program dijalankan, sistem berada pada kondisi awal dengan LED kuning menyala. Kondisi ini menandakan bahwa simulasi lampu lalu lintas dalam keadaan siap dan sedang menunggu interaksi dari pengguna melalui tombol penyeberangan. Ketika tombol ditekan, Arduino merespons dengan mematikan LED kuning dan menyalakan LED merah selama beberapa detik sebagai tanda berhenti.

Gambar 2. Hasil Percobaan Simulasi Lampu Lalu Lintas
Setelah waktu LED merah selesai, LED hijau akan menyala sebagai tanda diperbolehkannya aktivitas berjalan. Pada saat yang sama, buzzer akan berbunyi secara berulang sebagai indikator suara bahwa waktu lampu hijau akan segera berakhir. Setelah bunyi buzzer selesai, LED hijau akan mati dan sistem kembali ke kondisi awal dengan LED kuning menyala.
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu mengendalikan beberapa output secara berurutan berdasarkan satu input tombol. Sistem bekerja dengan stabil dan dapat mengulang proses yang sama setiap kali tombol ditekan kembali. Melalui simulasi ini, kamu telah mempelajari konsep penting seperti pengendalian multi-output, sistem berbasis urutan, serta integrasi input, LED, dan buzzer dalam satu sistem kendali sederhana.
Tutorial Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
MPU6050 merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mengukur percepatan suatu benda yang bergerak. Nah kali ini kita akan belajar... selengkapnya
Sedikit kembali ke awal pembelajaran, pembahasan kali ini diperuntukan untuk anda yang masih bingung untuk belajar Arduino dari mana.... selengkapnya
Water level merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi ketinggian air dengan output analog kemudian diolah menggunakan mikrokontroler. Cara kerja... selengkapnya
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tutorial tentang simulasi penggunaan sensor PIR (Passive Infra Red) untuk... selengkapnya
MPU6050 adalah Sensor Gyroscope dan Accelerometer yang memiliki 6-axis Motion Tracking di mana perangkat ini mengkombinasikan 3-axis gyroscope, 3-axis accelerometer... selengkapnya
Motor DC sering digunakan dalam proyek Raspberry Pi seperti robot, kipas otomatis, conveyor mini, dan berbagai sistem mekanik lainnya. Namun,... selengkapnya
Apa itu efek autumn? Efek autumn adalah efek musim gugur, dimana dedaunan akan berubah warna dari hijau menjadi coklat... selengkapnya
Telegram adalah sebuah aplikasi chating yang cukup banyak penggunanya dan telegram ini dapat menjawab sendiri sesuai dengan perintah yang... selengkapnya
Rain sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi hujan turun atau tidak. Intinya sensor ini jika terkena air pada... selengkapnya
Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Tutorial Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kategori
Artikel Terkait
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Getaran Gempa dan Stabilitas Kemiringan Pakai ESP32 dan MPU 6050
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Arduino Uno dan Sensor YL69
-
Bikin Sistem Monitor Volume Air Tandon Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor Ultrasonik
-
Cara Bikin Kipas Angin Otomatis Berbasis Suhu Pakai Arduino Uno dan Sensor LM35
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11

Saat ini belum tersedia komentar.