● online
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear....
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi sistem di dunia nyata, salah satunya adalah lampu lalu lintas. Pada percobaan ini, kita akan membuat simulasi lampu lalu lintas mini yang dilengkapi dengan tombol penyeberangan dan buzzer sebagai indikator suara.
Melalui proyek ini, kamu akan belajar bagaimana Arduino mengendalikan beberapa output secara berurutan berdasarkan satu input tombol. Konsep ini sangat sering digunakan pada sistem kendali di fasilitas umum, seperti lampu lalu lintas, pintu otomatis, dan sistem peringatan.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- LED merah, LED kuning, dan LED hijau
- Push button
- Buzzer aktif
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Simulasi Lampu Lalu Lintas
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian seluruh komponen. Semua kaki negatif komponen led, buzzer dan tombol dihubungkan ke GND Arduino.
Selanjutnya, lakukan penyambungan kaki positif sebagai berikut:
- Kaki positif buzzer ke pin D11
- LED merah ke pin D8
- LED kuning ke pin D7
- LED hijau ke pin D6
- Tombol ke pin D2

Gambar 1. Wiring Rangkaian Simulasi Lampu Lalu Lintas
Menulis Program Simulasi Lampu Lalu Lintas
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); // LED merah
pinMode(7, OUTPUT); // LED kuning
pinMode(6, OUTPUT); // LED hijau
pinMode(11, OUTPUT); // Buzzer
pinMode(2, INPUT_PULLUP); // Tombol
}
void loop() {
digitalWrite(7, HIGH);
digitalWrite(8, LOW);
digitalWrite(6, LOW);
digitalWrite(11, LOW);
while (digitalRead(2) == HIGH) {
}
delay(500);
digitalWrite(7, LOW);
digitalWrite(8, HIGH);
delay(3000);
digitalWrite(8, LOW);
digitalWrite(6, HIGH);
delay(3000);
for (int i = 0; i < 5; i++) {
digitalWrite(11, HIGH);
delay(200);
digitalWrite(11, LOW);
delay(200);
}
digitalWrite(6, LOW);
}
Penjelasan Program
pinMode()digunakan untuk mengatur fungsi masing-masing pin sebagai input atau output.digitalWrite(HIGH)digunakan untuk menyalakan LED atau buzzer.digitalRead(2)digunakan untuk membaca kondisi tombol penyeberangan.while (digitalRead(2) == HIGH)membuat sistem menunggu sampai tombol ditekan.for (int i = 0; i < 5; i++)digunakan untuk membunyikan buzzer secara berulang.
Hasil Percobaan
Saat program dijalankan, sistem berada pada kondisi awal dengan LED kuning menyala. Kondisi ini menandakan bahwa simulasi lampu lalu lintas dalam keadaan siap dan sedang menunggu interaksi dari pengguna melalui tombol penyeberangan. Ketika tombol ditekan, Arduino merespons dengan mematikan LED kuning dan menyalakan LED merah selama beberapa detik sebagai tanda berhenti.

Gambar 2. Hasil Percobaan Simulasi Lampu Lalu Lintas
Setelah waktu LED merah selesai, LED hijau akan menyala sebagai tanda diperbolehkannya aktivitas berjalan. Pada saat yang sama, buzzer akan berbunyi secara berulang sebagai indikator suara bahwa waktu lampu hijau akan segera berakhir. Setelah bunyi buzzer selesai, LED hijau akan mati dan sistem kembali ke kondisi awal dengan LED kuning menyala.
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu mengendalikan beberapa output secara berurutan berdasarkan satu input tombol. Sistem bekerja dengan stabil dan dapat mengulang proses yang sama setiap kali tombol ditekan kembali. Melalui simulasi ini, kamu telah mempelajari konsep penting seperti pengendalian multi-output, sistem berbasis urutan, serta integrasi input, LED, dan buzzer dalam satu sistem kendali sederhana.
Tutorial Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Rotary encoder adalah sebuah perangkat elektronik yang mampu mengkonversi gerakan mekanis berputar menjadi sinyal listrik, menjadi elemen kunci dalam memenuhi... selengkapnya
Water level merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi ketinggian air dengan output analog kemudian diolah menggunakan mikrokontroler. Cara kerja... selengkapnya
Sensor IR adalah sebuah sensor yang dapat mendeteksi rintangan menggunakan cahaya inframerah yang dipantulkan. Sensor ini mempunyai dua bagian... selengkapnya
Sebagai seorang programmer tentu saja harus mempunyai kemampuan di bidang Bahasa pemograman karena landasan utama dalam membangun sebuah aplikasi... selengkapnya
USB Host Shield merupakan sebuah board tambahan yang berfungsi untuk komunikasi perangkat antarmuka USB sperti mouse, keyboard, joystick, MIDI,... selengkapnya
RTC DS3231 merupakan sebuah jenis modul yang dapat menghasilkan waktu digital secara realtime dengan tambahan sebuah baterai tipe kancing... selengkapnya
LDR (Light Dependent Resistor) adalah sensor cahaya yang berbasis nilai resistansi. Semakin banyak intensitas cahaya yang diterima maka semakin... selengkapnya
Oke pada artikel kali ini membahas telegram kembali menggunakan sensor DHT untuk mendeteksi suhu dan kelembaban. Jadi nanti akan... selengkapnya
Oke kali ini saatnya kita mulai running ke mesin CNC router engaraving langsung. Sebelumnya apakah anda sudah mempersiapkan bahan-bahanya?... selengkapnya
Motor servo merupakan salah satu aktuator yang paling sering digunakan dalam dunia robotika, terutama untuk gerakan yang membutuhkan ketelitian posisi.... selengkapnya
12A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm male to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800

Saat ini belum tersedia komentar.