● online
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Android Intent
- Explicit Intent, yaitu suatu Intent yang yang berisi objek yang dideklarasikan secara jelas berupa nama kelas atau jomponen yang memenuhi syarat. Explicit Intent biasanya digunakan untuk memulai komponen atau activity dalam aplikasi Anda sendiri, karena nama kelas aktivitas atau layanan yang ingin Anda mulai sudah diketahui. Saat Anda membuat Explicit Intent untuk memulai aktivitas atau layanan, sistem segera memulai komponen aplikasi yang ditentukan dalam objek Intent.
- Implicit intent, yaitu suatu Intent yang mendeklarasikan tindakan umum untuk dilakukan yang memungkinkan untuk bekerja dengan komponen dari aplikasi lain. Saat Anda membuat Implicit intent, sistem Android menemukan komponen yang sesuai untuk memulai dengan membandingkan konten yang dimaksud dengan yang dideklarasikan dalam file manifest aplikasi lain pada perangkat. Jika cocok dengan filter yang dimaksud, sistem akan memulai komponen tersebut dan mengirimkannya ke objek Intent.

- Kita buat xml untuk Halaman dan Halaman Kedua.
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> <androidx.constraintlayout.widget.ConstraintLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto" xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" android:layout_width="match_parent" android:layout_height="match_parent" tools:context=".MainActivity"> <TextView android:id="@+id/textView" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text="First Screen" app:layout_constraintBottom_toBottomOf="parent" app:layout_constraintLeft_toLeftOf="parent" app:layout_constraintRight_toRightOf="parent" app:layout_constraintTop_toTopOf="parent" app:layout_constraintVertical_bias="0.37" /> <Button android:id="@+id/button" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:layout_marginTop="56dp" android:text="Button" app:layout_constraintBottom_toBottomOf="parent" app:layout_constraintEnd_toEndOf="parent" app:layout_constraintHorizontal_bias="0.498" app:layout_constraintStart_toStartOf="parent" app:layout_constraintTop_toBottomOf="@+id/textView" app:layout_constraintVertical_bias="0.005" /> </androidx.constraintlayout.widget.ConstraintLayout
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> <androidx.constraintlayout.widget.ConstraintLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto" xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" android:layout_width="match_parent" android:layout_height="match_parent" tools:context=".MainActivity"> <TextView android:id="@+id/textView" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text="Second Screen" app:layout_constraintBottom_toBottomOf="parent" app:layout_constraintLeft_toLeftOf="parent" app:layout_constraintRight_toRightOf="parent" app:layout_constraintTop_toTopOf="parent" app:layout_constraintVertical_bias="0.37" /> </androidx.constraintlayout.widget.ConstraintLayout>
2. Lalu kita buat dua kelas yaitu MainActivity.java dan SecondActivity.java
MainActivity.java
package com.example.intentapplication;
import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;
import android.content.Intent;
import android.os.Bundle;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
public class MainActivity extends AppCompatActivity {
Button button;
@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);
button=(Button)findViewById(R.id.button);
button.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(View v) {
Intent intent= new Intent(MainActivity.this,SecondActivity.class);
startActivity(intent);
}});
}
}
SecondActivity.java
package com.example.intentapplication;
import android.os.Bundle;
import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;
public class SecondActivity extends AppCompatActivity {
@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_second);
}
}
Lalu nanti hasil akan seperti ini :
Ketika tombol diklik maka akan memindahkan ke layar kedua (“Second Screen”)



<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> <manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" package="com.example.intentapplication"> <application android:allowBackup="true" android:icon="@mipmap/ic_launcher" android:label="@string/app_name" android:roundIcon="@mipmap/ic_launcher_round" android:supportsRtl="true" android:theme="@style/Theme.IntentApplication"> <activity android:name=".MainActivity" android:exported="true"> <intent-filter> <action android:name="android.intent.action.MAIN" /> <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" /> </intent-filter> </activity> <activity android:name=".SecondActivity" android:exported="true"> <intent-filter> <action android:name="android.intent.action.MAIN" /> <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" /> </intent-filter> </activity> </application> </manifest>
Jika tidak ditambahkan intent untuk SecondActivity maka aplikasi akan mengalami error.
Tags: android, Android Intent
Tutorial Android Intent
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor... selengkapnya
Pada postingan artikel kali ini akan mengupas tentang penggunaan LCD 20×4 pada Arduino. Maksud dari 20×4 adalah lcd ini... selengkapnya
Pernah kepikiran nggak sih gimana mobil-mobil modern bisa parkir sendiri dengan sangat presisi tanpa nyenggol tembok? Teknologi itu bukan sihir,... selengkapnya
Sobat Maker, pernah nggak sih lagi asik merekam video pakai robot atau drone, eh hasilnya malah goyang-goyang kayak jelly? Masalah... selengkapnya
Arduino Pro Micro adalah jenis arduino yang berukuran kecil, ukuranya hampir sama seperti Arduino Pro Mini. Secara fungsi dan... selengkapnya
SW-420 adalah sensor untuk mendeteksi getaran, cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 1 buah pelampung logam yang berisi 2... selengkapnya
Halo Sobat Maker! Pernah nggak sih kalian lagi semangat-semangatnya menekuni hobi smart farming atau sekadar merawat tanaman di rumah, tapi... selengkapnya
Apa itu efek autumn? Efek autumn adalah efek musim gugur, dimana dedaunan akan berubah warna dari hijau menjadi coklat... selengkapnya
Anda mempunyai buzzer? tapi bingung cara menggunakannya? Oke disini saya akan berbagi caranya. Sebelumnya apakah anda tahu apa sih... selengkapnya
Pada postingan sebelumnya sudah membahas tentang kontrol relay menggunakan Arduino di sini. Nah untuk kali ini saya akan membahasnya... selengkapnya
Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000

Saat ini belum tersedia komentar.