● online
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M....
- Dimmer SCR 2000W Motor Speed Controller 220V AC PW....
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengambil Data Analog Sensor Getar Piezoelectric Ceramic Piezo dengan Arduino Uno
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau getaran fisik. Sensor ini cocok digunakan dalam berbagai proyek seperti deteksi sentuhan, getaran mesin, atau bahkan sebagai pemicu alarm sederhana.
Keunggulan sensor piezo terletak pada kemampuannya membaca getaran kecil tanpa memerlukan sumber daya eksternal untuk mendeteksi sinyal. Sensor ini menghasilkan sinyal analog, yang dapat dengan mudah dibaca oleh pin analog pada mikrokontroler seperti Arduino Uno. Pada tutorial kali ini, kita akan mempelajari bagaimana cara menghubungkan sensor piezo ke Arduino Uno, membaca data analognya secara real-time, serta menampilkannya melalui Serial Monitor sebagai langkah awal untuk membuat sistem pendeteksi getaran sederhana.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo)
- Arduino Uno
- Breadboard dan kabel jumper
- Software:
- Arduino IDE
Wiring Rangkaian Piezo
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- kabel Piezo hitam ke GND
- Satu kabel Piezo merah ke input
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin IN/S ke A0

Gambar 1. Wiring Rangkaian Piezo dengan Arduino Uno
Menulis Program Data Analog Piezo
Setelah semua komponen terpasang, buka software Arduino IDE dan tulis kode berikut :
const int piezoPin = A0;
int sensorValue = 0;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
sensorValue = analogRead(piezoPin);
Serial.println(sensorValue);
delay(500);
Penjelasan Kode
const int piezoPin = A0;: Menentukan pin A0 sebagai input dari sensor Piezo.analogRead(piezoPin);: Membaca sinyal analog dari sensor getar.Serial.println(sensorValue);: Menampilkan nilai getaran ke Serial Monitor.delay(100);: Memberi jeda antar pembacaan agar lebih mudah dibaca.
Apa yang Akan Terjadi dengan Piezo?

Gambar 2. Hasil Percobaan Piezo dengan Arduino Uno
Setelah program diunggah dan koneksi selesai, buka Serial Monitor di Arduino IDE. Saat tidak ada getaran atau tekanan pada sensor, nilai yang terbaca akan rendah dan stabil (sekitar 0–10). Namun, ketika sensor disentuh, diketuk, atau digetarkan, nilai analog akan melonjak tajam (bisa mencapai 200–800 atau lebih tergantung kekuatan getaran).
Sensor Piezo bekerja berdasarkan prinsip piezoelektrik: menghasilkan tegangan listrik saat mengalami tekanan atau getaran. Nilai yang ditampilkan di Serial Monitor merupakan representasi dari tegangan tersebut yang diubah oleh Arduino menjadi nilai digital (0–1023).
Tutorial Mengambil Data Analog Sensor Getar Piezoelectric Ceramic Piezo dengan Arduino Uno
Tutorial kali ini akan membahas mengenai penggunaan sensor IR (infrared) untuk mengontrol AC / pendingin udara menggunakan jaringan... selengkapnya
Keypad 4×4 berfungsi sebagai penghubung antara perangkat (mesin) elektronik dengan manusia atau dikenal dengan istilah Human Machine Interface (HMI). Papan... selengkapnya
Sensor sentuh merupakan sebuah saklar yang cara penggunaanya dengan cara disentuh menggunakan jari. Ketika sensor ini disentuh maka sensor... selengkapnya
8×8 LED dot matrix merupakan sebuah display yang terdiri dari kumpulan led yang disusun secara simetris sejumlah 8 baris... selengkapnya
Sebagai seorang programmer tentu saja harus mempunyai kemampuan di bidang Bahasa pemograman karena landasan utama dalam membangun sebuah aplikasi... selengkapnya
MP3 DFPlayer merupakan sebuah modul elektronik yang berfungsi untuk memainkan sebuah suara yang filenya berketensi MP3. Seperti memutar sebuah... selengkapnya
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor... selengkapnya
Oke kali ini saatnya kita mulai running ke mesin CNC router engaraving langsung. Sebelumnya apakah anda sudah mempersiapkan bahan-bahanya?... selengkapnya
Pernah suatu ketika axis X, Y, atau z CNC kita berubah, gcode yang sudah jadi setelah di running tidak... selengkapnya
Setelah berhasil menyalakan LED secara manual melalui pin 3V3 dan GPIO, saatnya melangkah lebih jauh: mengontrol LED menggunakan kode Python.... selengkapnya
2000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800

Saat ini belum tersedia komentar.