● online
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Detektor Arus AC Menggunakan Arduino Uno
Detektor arus AC adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya arus listrik AC pada suatu rangkaian. Prinsip kerja dari sensor ini menggunakan tegangan drop dioda berkisar 2.1 – 3VAC, tegangan drop inilah yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya arus AC yang mengalir. Saat arus AC terdeteksi maka OUT akan berlogik 0 namun saat arus AC tidak terdeteksi maka OUT berlogik 1.

Gambar 1 Detektor Arus AC
Pada tutorial kali ini nilai luaran digital detector arus AC akan ditampilkan pada serial monitor. Untuk lebih memahami tutorial kali ini marilah kita buat percobaan sederhana, namun sebelum itu persiapkan :
Alat dan Bahan
- Arduino Uno
- Detektor arus AC
- Jumper secukupnya
Buatlah rangkaian seperti pada gambar dibawah ini dengan konfigurasi pin:
- VCC dihubungkan dengan 5v Arduino Uno.
- OUT dihubungkan dengan pin A0 Arduino Uno
- GND dihubungkan pada pin GND Arduino Uno.
- AC IN dihubungkan dengan beban / load.

Gambar 2. Gambar Percobaan
Source Code (Enroll)
Selanjutnya buka IDE Arduino Anda (dapat diunduh di arduino.cc), dan copy-kan listing program sebagai berikut :
1. int buttonPin = D0;
2. //Variable to check the sftate
3. int buttonState;
4.
5. void setup()
6. {
7. Serial.begin(9600);
8. // Defining the button pin as input
9. pinMode(buttonPin, INPUT);
10. // Defines the green LED as output
11. }
12.
13. void loop()
14. {
15. // Checks if the button state has change
16. buttonState = digitalRead(buttonPin);
17. Serial.print("Nilai digital: ");
18. Serial.println(buttonState);
19. delay(1000);20. }
Upload sketch (program di atas) dengan menekan tombol upload atau melalui shortkey CTRL+U, pastikan pengaturan board pada Arduino Uno serta pastikan port yang anda gunakan sesuai dengan yang tertera pada device manager. Setelah program selesai diunggah aktifkan serial monitor dan amati nilai digital yang ditampilkan:

Gambar 3. Hasil Percobaan saat arus AC tidak terdeteksi

Gambar 4. Hasil Percobaan saat arus AC terdeteksi
Gambar 3 menunjukkan saat arus listrik AC tidak terdeteksi maka output dari detector arus AC berlogik 1 ( 5 V), namun saat arus listrik AC terdeteksi (Gambar 4) maka output dari sensor current detector berlogik 0. Jika hasil percobaan yang anda lakukan menunjukkan hasil seperti gambar diatas maka anda telah berhasil menggunakan detektor arus AC
Tutorial Detektor Arus AC Menggunakan Arduino Uno
Sensor suara merupakan sensor yang dapat mengubah besaran suara menjadi besaran listrik dimana nilai diperoleh dari besarnya gelombang suara... selengkapnya
Telegram adalah sebuah aplikasi chating yang cukup banyak penggunanya dan telegram ini dapat menjawab sendiri sesuai dengan perintah yang... selengkapnya
Pada pembahasan sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang penggunaan relay silahkan yang belum bisa lihat di sini. Pada artikel... selengkapnya
Pulse sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur banyaknya detak jantung dengan satuan menit atau BPM (Beats Per Minutes). Pada... selengkapnya
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan... selengkapnya
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan... selengkapnya
Oke pada artikel kali ini membahas telegram kembali menggunakan sensor DHT untuk mendeteksi suhu dan kelembaban. Jadi nanti akan... selengkapnya
Sensor MQ-2 merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi kandungan gas seperti Lpg, CO, asap dan masih banyak lainnya. Sensor... selengkapnya
Dulu kita sudah belajar untuk mengisi bootloader Arduino Uno ke IC Atmega328 juga, namun dengan jenis DIP (LIHAT DISINI).... selengkapnya
Sesuai judulnya kali ini kita akan mencoba 7 segment 4 digit pada Arduino. Dengan 4 digit ini berarti terdapat... selengkapnya
Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.30012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Tutorial Detektor Arus AC Menggunakan Arduino Uno
Kategori
Artikel Terkait
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Jaga Rumah dari Kebakaran dengan Sistem Monitoring Arduino yang Satset dan Akurat
-
Pantau Tandon Air Gak Pake Ribet dengan ESP32 dan Sensor Water Level
-
Bikin Sendiri Alat Pendeteksi Hujan Pakai Arduino Uno Biar Gak Kaget Pas Jemuran Basah
-
Jaga Kualitas Udara Kamar Tetap Sehat Pakai ESP32 dan Sensor MQ-135

Saat ini belum tersedia komentar.