● online
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to M....
- ESP32 ESP-32 Wireless Module ESP32-S ESP-WROOM-32 ....
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu....
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Input Tombol Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana untuk memberikan input ke Arduino adalah menggunakan tombol.
Walaupun terlihat sepele, tombol punya peran yang sangat penting dalam dunia elektronika dan robotika. Hampir semua sistem interaktif pasti melibatkan input dari pengguna, entah itu tombol, sensor sentuh, atau sensor lainnya. Dari tombol inilah kamu akan belajar bagaimana Arduino membaca perintah dan mengambil keputusan.
Di percobaan ini, kamu akan mempelajari cara menghubungkan tombol ke Arduino Uno Trainer Kit dan membaca status tombol melalui pin input digital.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Tombol
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Menyusun Rangkaian Tombol
Untuk membaca input dari tombol, rangkaiannya cukup sederhana. Tombol akan dihubungkan ke salah satu pin digital Arduino dan ke ground.
Susunan rangkaian:
- Hubungkan salah satu kaki tombol ke pin D9
- Hubungkan kaki tombol lainnya ke pin GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian Tombol dengan Arduino Uno Pin D9
Menulis Program Pembacaan Tombol
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
void setup() {
pinMode(9, INPUT_PULLUP);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
if (digitalRead(9) == LOW) {
Serial.println("Tombol ditekan");
} else {
Serial.println("Tombol tidak ditekan");
}
Penjelasan Kode
- pinMode(9, INPUT_PULLUP); digunakan untuk mengatur pin D2 sebagai masukan dengan resistor penarik internal
- begin(9600); digunakan untuk memulai komunikasi serial dengan kecepatan 9600 bps
- digitalRead(9); digunakan untuk membaca kondisi logika dari tombol pada pin D9
- println(“Tombol ditekan”); digunakan untuk menampilkan pesan pada serial monitor ketika tombol ditekan
- println(“Tombol tidak ditekan”); digunakan untuk menampilkan pesan saat tombol tidak ditekan
Hasil Percobaana

Gambar 2. Hasil Percobaan Tombol dengan Pin D9
Saat program dijalankan, Arduino akan menampilkan kondisi tombol pada Serial Monitor secara bergantian. Ketika tombol ditekan, pesan yang ditampilkan menunjukkan bahwa tombol berada dalam kondisi aktif. Sebaliknya, ketika tombol tidak ditekan, Arduino akan menampilkan kondisi tidak aktif. Hasil ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca dua kondisi input secara jelas dan konsisten, sehingga konsep dasar interaksi antara pengguna dan sistem kendali dapat dipahami dengan baik.
Tutorial Membaca Input Tombol Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor getar Piezoelektrik adalah komponen yang fantastis untuk mendeteksi benturan, getaran, atau bahkan suara. Namun berbeda dengan modul piezo 3... selengkapnya
Pada zaman yang semakin canggih ini banyak orang yang berbondog-bondong memajukan teknologi, salah satunya mengganti sumber daya listrik dengan menggunakan... selengkapnya
Ketemu lagi dengan sensor DS18b20, kali ini akan kita monitoring menggunakan aplikasi Blynk dan ESP-01. Langsung saja ya kita... selengkapnya
Selain LED dan tombol, Arduino juga bisa digunakan untuk menghasilkan bunyi menggunakan komponen yang disebut buzzer. Buzzer sering dipakai sebagai... selengkapnya
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang menggunakan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik yaitu gelombang yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu benda... selengkapnya
Sensor LM35 merupakan sebuah sensor yang dapat mendeteksi suhu ruangan dengan cara mengubah besaran suhu menjadi besaran listrik dalam... selengkapnya
Sensor suhu DS18b20 digunakan untuk mendeteksi suhu ruangan namun dapat juga digunakan untuk mendeteksi suhu air. Suhu yang dapat... selengkapnya
Android Intent adalah struktur data atau objek yang terdapat deskripsi dari tugas yang akan dijalankan. Salah satu keunggulan dari... selengkapnya
Motor DC sering digunakan dalam proyek Raspberry Pi seperti robot, kipas otomatis, conveyor mini, dan berbagai sistem mekanik lainnya. Namun,... selengkapnya
Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.5002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Tutorial Membaca Input Tombol Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kategori
Artikel Terkait
-
Sistem Kendali Suhu pada Inkubator Penetasan Telur Berbasis PID Diskrit Menggunakan Sensor DHT11 dan Aktuator Lampu Pijar
- Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG
-
Cara Menghubungkan TB6612FNG dengan Raspberry Pi untuk Mengontrol Arah Motor DC
-
Cara Membuat Alarm Keamanan Sederhana dengan Sensor PIR dan Raspberry Pi 5
-
Cara Menghubungkan Sensor PIR ke Raspberry Pi untuk Mendeteksi Gerakan

Saat ini belum tersedia komentar.