● online
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Input Tombol Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana untuk memberikan input ke Arduino adalah menggunakan tombol.
Walaupun terlihat sepele, tombol punya peran yang sangat penting dalam dunia elektronika dan robotika. Hampir semua sistem interaktif pasti melibatkan input dari pengguna, entah itu tombol, sensor sentuh, atau sensor lainnya. Dari tombol inilah kamu akan belajar bagaimana Arduino membaca perintah dan mengambil keputusan.
Di percobaan ini, kamu akan mempelajari cara menghubungkan tombol ke Arduino Uno Trainer Kit dan membaca status tombol melalui pin input digital.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Tombol
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Menyusun Rangkaian Tombol
Untuk membaca input dari tombol, rangkaiannya cukup sederhana. Tombol akan dihubungkan ke salah satu pin digital Arduino dan ke ground.
Susunan rangkaian:
- Hubungkan salah satu kaki tombol ke pin D9
- Hubungkan kaki tombol lainnya ke pin GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian Tombol dengan Arduino Uno Pin D9
Menulis Program Pembacaan Tombol
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
void setup() {
pinMode(9, INPUT_PULLUP);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
if (digitalRead(9) == LOW) {
Serial.println("Tombol ditekan");
} else {
Serial.println("Tombol tidak ditekan");
}
Penjelasan Kode
- pinMode(9, INPUT_PULLUP); digunakan untuk mengatur pin D2 sebagai masukan dengan resistor penarik internal
- begin(9600); digunakan untuk memulai komunikasi serial dengan kecepatan 9600 bps
- digitalRead(9); digunakan untuk membaca kondisi logika dari tombol pada pin D9
- println(“Tombol ditekan”); digunakan untuk menampilkan pesan pada serial monitor ketika tombol ditekan
- println(“Tombol tidak ditekan”); digunakan untuk menampilkan pesan saat tombol tidak ditekan
Hasil Percobaana

Gambar 2. Hasil Percobaan Tombol dengan Pin D9
Saat program dijalankan, Arduino akan menampilkan kondisi tombol pada Serial Monitor secara bergantian. Ketika tombol ditekan, pesan yang ditampilkan menunjukkan bahwa tombol berada dalam kondisi aktif. Sebaliknya, ketika tombol tidak ditekan, Arduino akan menampilkan kondisi tidak aktif. Hasil ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca dua kondisi input secara jelas dan konsisten, sehingga konsep dasar interaksi antara pengguna dan sistem kendali dapat dipahami dengan baik.
Tutorial Membaca Input Tombol Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Modul Led Dot Matrix 32×16 adalah modul display yang menggunakan kumpulan – kumpulan LED yang dirangkai dengan susunan 32... selengkapnya
Traffic Light atau lampu lalu lintas adalah lampu yang mampu menertibkan arus lalu lintas jalanan baik kendaraan bermotor, mobil,... selengkapnya
Potensiometer merupakan sebuah resistor yang nilainya dapat kita atur sesuai keinginan. Bagaimana cara mengaturnya? nah potensiometer memiliki 3... selengkapnya
Panel P10 LED Matrix merupakan sebuah display berisi kumpulan led-led yang disusun secara matrix. Fungsinya untuk menampilkan informasi berupa... selengkapnya
Hallo pada artikel kali ini, saya akan memberikan cara menampilkan teks pada LCD dengan NodeMCU. Bagi anda yang sudah... selengkapnya
Android merupakan sistem operasi untuk perangkat seluler dengan pengguna terbesar di dunia termasuk di Indonesia, dengan market share 90%... selengkapnya
Sensor level A01 Series adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur ketinggian permukaan benda padat atau cairan menggunakan gelombang ultrasonik. Sensor ini... selengkapnya
HK1600B merupakan salah satu sensor tekanan yang mudah kita temukan di pasaran, dengan output analog linear dari 0.5V hingga 4.5V,... selengkapnya
Siapa yang kenal dengan modul SIM? dengan modul ini kita bisa berkomunikasi dengan SIM GSM baik untuk mengirim... selengkapnya
LDR (Light Dependent Resistor) adalah sensor cahaya yang berbasis nilai resistansi. Semakin banyak intensitas cahaya yang diterima maka semakin... selengkapnya
Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.5001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Tutorial Membaca Input Tombol Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kategori
Artikel Terkait
-
Bikin Stabilizer 1-Axis Low Budget Pakai Arduino dan PID
-
Jaga Tanaman Tetap Happy dengan Sistem Irigasi Pintar Berbasis PID dan Arduino
-
Tutorial Kendali Kecepatan Motor DC Arduino PID
-
Sistem Kendali Suhu pada Inkubator Penetasan Telur Berbasis PID Diskrit Menggunakan Sensor DHT11 dan Aktuator Lampu Pijar
- Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG

Saat ini belum tersedia komentar.