● online
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul
- Water Level sensor ketinggian air - deteksi air
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Menggunakan Modul LED RGB pada Arduino
LED RGB adalah lampu led yang mempunyai 3 warna utama yaitu RED/merah, GREEN/hijau dan BLUE/biru. Namun dengan kombinasi dari 3 warna ini dapat menghasilkan banyak warna. Jenis LED ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan project kita, dimana bisa difungsikan sebagai indikator maupun aksesoris agar terlihat lebih menjual hee. LED RGB memiliki 4 buah kaki yaitu R, G, B dan Common (cathoda/GND yang banyak di pasaran).
Pada kesempatan ini, kita akan belajar untuk menggunakan LED RGB ini pada Arduino, adapun komponen yang dibutuhkan berikut ini :
- Arduino Uno R3, BELI
- Modul LED RGB, BELI
- Kabel Jumper male to female, BELI
Rangkaian
Perhatikan rangkaian di bawah ini

Keterangan :
- Pin R dihubungkan ke pin 11 Arduino
- Pin G dihubungkan ke pin 10 Arduino
- Pin B dihubungkan ke pin 9 Arduino
- GND dihubungkan ke pin GND Arduino
Perlu diperhatikan untuk penggunaan LED RGB ini harus dihubungkan ke pin PWM, dimana kita ketahui pin PWM pada Arduino ada 6 buah yaitu pin 3, 5, 6, 9, 10, dan 11.
Sketch Program
Menyalakan 3 warna utama RGB
const int redPin = 11;
const int greenPin = 10;
const int bluePin = 9;
void setup() {
pinMode(redPin, OUTPUT);
pinMode(greenPin, OUTPUT);
pinMode(bluePin, OUTPUT);
}
void loop() {
digitalWrite(redPin, HIGH);
delay(500);
digitalWrite(redPin, LOW);
digitalWrite(greenPin, HIGH);
delay(500);
digitalWrite(greenPin, LOW);
digitalWrite(bluePin, HIGH);
delay(500);
digitalWrite(bluePin, LOW);
}
Menyalakan Berbagai Warna
const int redPin = 11;
const int greenPin = 10;
const int bluePin = 9;
void setup() {
pinMode(redPin, OUTPUT);
pinMode(greenPin, OUTPUT);
pinMode(bluePin, OUTPUT);
}
void loop() {
analogWrite(redPin, random(255));
analogWrite(greenPin, random(255));
analogWrite(bluePin, random(255));
delay(1000);
}
Silahkan upload program di atas dimulai dari menyalakan 3 warna utama kemudian setelah itu menyalakan berbagai warna. Demikian semoga pembahasan kali ini bermanfaat, selamat mencoba dan terima kasih.
Menggunakan Modul LED RGB pada Arduino
LED adalah singkatan dari Light Emiting Diode, yang merupakan sebuah dioda yang dapat mengubah energi listrik menjadi cahaya, dan... selengkapnya
RTC DS3231 merupakan sebuah jenis modul yang dapat menghasilkan waktu digital secara realtime dengan tambahan sebuah baterai tipe kancing... selengkapnya
Pada artikel ini akan membahas bagaimana cara menangani motor stepper dan uln2003 tentunya masih menggunakan Arduino sebagai kontrolernya. Stepper... selengkapnya
Sensor getar Piezoelektrik adalah komponen yang fantastis untuk mendeteksi benturan, getaran, atau bahkan suara. Namun berbeda dengan modul piezo 3... selengkapnya
TM1637 merupakan sebuah komponen elektronika yang terdiri dari 4 digit 7 segment. Pada pembahasan sebelumnya kita sudah mempelajari apa itu... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin membahas tentang simulasi penggunaan sensor LDR (sensor cahaya) menggunakan Arduino untuk... selengkapnya
Bagi anda yang belum tau cara menggunakan LED pada NodeMCU, pada artikel ini akan di bahas cara-caranya. Sebelum melangkah... selengkapnya
Pernah gak sih kamu lupa nyiram tanaman kesayangan sampai daunnya layu dan hampir mati? Padahal, menjaga tanaman tetap segar dan... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang menggunakan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik yaitu gelombang yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu benda... selengkapnya
Setelah kemarin-kemarin sudah sering membahas board esp8266 dengan jenis NodeMCU. Kali ini kita belajar dengan jenis lain yaitu ESP-01,... selengkapnya
Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Menggunakan Modul LED RGB pada Arduino
Kategori
Artikel Terkait
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Getaran Gempa dan Stabilitas Kemiringan Pakai ESP32 dan MPU 6050
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Arduino Uno dan Sensor YL69
-
Bikin Sistem Monitor Volume Air Tandon Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor Ultrasonik
-
Cara Bikin Kipas Angin Otomatis Berbasis Suhu Pakai Arduino Uno dan Sensor LM35
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11

Saat ini belum tersedia komentar.