● online
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co
- Resistor 220 Ohm 220R Ohm 220Ohm 1/4W 1% Metal fil
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Menggunakan Modul LED RGB pada Arduino
LED RGB adalah lampu led yang mempunyai 3 warna utama yaitu RED/merah, GREEN/hijau dan BLUE/biru. Namun dengan kombinasi dari 3 warna ini dapat menghasilkan banyak warna. Jenis LED ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan project kita, dimana bisa difungsikan sebagai indikator maupun aksesoris agar terlihat lebih menjual hee. LED RGB memiliki 4 buah kaki yaitu R, G, B dan Common (cathoda/GND yang banyak di pasaran).
Pada kesempatan ini, kita akan belajar untuk menggunakan LED RGB ini pada Arduino, adapun komponen yang dibutuhkan berikut ini :
- Arduino Uno R3, BELI
- Modul LED RGB, BELI
- Kabel Jumper male to female, BELI
Rangkaian
Perhatikan rangkaian di bawah ini

Keterangan :
- Pin R dihubungkan ke pin 11 Arduino
- Pin G dihubungkan ke pin 10 Arduino
- Pin B dihubungkan ke pin 9 Arduino
- GND dihubungkan ke pin GND Arduino
Perlu diperhatikan untuk penggunaan LED RGB ini harus dihubungkan ke pin PWM, dimana kita ketahui pin PWM pada Arduino ada 6 buah yaitu pin 3, 5, 6, 9, 10, dan 11.
Sketch Program
Menyalakan 3 warna utama RGB
const int redPin = 11;
const int greenPin = 10;
const int bluePin = 9;
void setup() {
pinMode(redPin, OUTPUT);
pinMode(greenPin, OUTPUT);
pinMode(bluePin, OUTPUT);
}
void loop() {
digitalWrite(redPin, HIGH);
delay(500);
digitalWrite(redPin, LOW);
digitalWrite(greenPin, HIGH);
delay(500);
digitalWrite(greenPin, LOW);
digitalWrite(bluePin, HIGH);
delay(500);
digitalWrite(bluePin, LOW);
}
Menyalakan Berbagai Warna
const int redPin = 11;
const int greenPin = 10;
const int bluePin = 9;
void setup() {
pinMode(redPin, OUTPUT);
pinMode(greenPin, OUTPUT);
pinMode(bluePin, OUTPUT);
}
void loop() {
analogWrite(redPin, random(255));
analogWrite(greenPin, random(255));
analogWrite(bluePin, random(255));
delay(1000);
}
Silahkan upload program di atas dimulai dari menyalakan 3 warna utama kemudian setelah itu menyalakan berbagai warna. Demikian semoga pembahasan kali ini bermanfaat, selamat mencoba dan terima kasih.
Menggunakan Modul LED RGB pada Arduino
LDR merupakan sebuah resistor yang nilai resistansinya dapat berubah-ubah sesuai dengan cahaya di sekelilingnya. Untuk pemanfaatan sensor ini sudah... selengkapnya
Kalau kamu tertarik belajar elektronika, robotika, atau ingin membuat proyek-proyek interaktif sendiri, Arduino adalah salah satu platform terbaik untuk memulainya.... selengkapnya
Hallo semuanya, kali ini saya akan mendemonstrasikan penggunaan RFID RC522 untuk membaca e-KTP maupun e-Toll. Pada postingan sebelumnya sudah... selengkapnya
Melanjutakan tutorial edisi telegram kali ini kita akan mendetekesi suhu meggunakan sensor Ds18b20 dan ESP01. Dalam tutorial ini kita... selengkapnya
Limit switch merupakan sebuah saklar yang memiliki tuas sebagai penghubung ataupun pemutus arus litrik. Prinsip kerjanya sama seperti push... selengkapnya
Kali ini kita akan mencoba menggunakan sensor DHT11 pada ESP32. Seperti yang kita ketahui sensor DHT11 ini berfungsi untuk... selengkapnya
HK1600B merupakan salah satu sensor tekanan yang mudah kita temukan di pasaran, dengan output analog linear dari 0.5V hingga 4.5V,... selengkapnya
Sensor suhu lagi? Gpp ya disini kita belajar semua sensor suhu, nah tinggal sensor mana nih yang akan digunakan,... selengkapnya
Raspberry Pi adalah komputer mini yang sangat populer di kalangan penggemar elektronika dan pemrograman. Salah satu kelebihan utamanya adalah pin... selengkapnya
LoRa merupakan singkatan dari Long Range, dimana module ini menggunakan frekuensi radio dengan jarak yang jauh dan konsumsi daya... selengkapnya
this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.8002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.50012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400

Saat ini belum tersedia komentar.