● online
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Kendali Posisi Motor Servo dengan Arduino Uno
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor servo dapat diatur kecepatan, akselerasi dan posisi akhirnya. Setidaknya ada tiga bagian utama dalam motor servo, yaitu: motor, sistem kendali dan sensor posisi (dapat berupa encoder atau potensiometer yang terhubung dengan poros motor). Sensor feedback posisi inilah yang berfungsi untuk memberikan sinyal umpan balik ke sistem kendali apakah posisinya sudah sesuai target atau belum. Motor servo banyak digunakan dalam industri sebagai aktuator atau penggerak, serta sering digunakan dalam dunia elektronika untuk membuat robot. Motor servo seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Motor servo dapat diatur target posisinya dengan mengatur sinyal PWM (Pulse Width Modulation) pada pin kontrolnya. Sinyal PWM dilakukan dengan mengatur lebar pulsanya. Lebar pulsa inilah yang akan menentukan posisi atau sudut putaran motor servo tersebut. Contohnya, lebar pulsa dengan waktu 1,5 milidetik akan memutar motor servo ke sudut 90⁰. Bila sinyal kurang dari dari 1,5 milidetik maka motor servo akan berputar ke arah posisi 0⁰. Dan bila lebar pulsa lebih dari 1,5 milidetik maka motor servo akan berputar ke arah posisi 180⁰. Semakin besar nilai lebar pulsa PWM, sudut putaran akan semakin besar. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini.

Ada 3 jenis motor servo berdasarkan putarannya yaitu:
- Positional Rotation
Motor servo jenis ini maksimal sudut putarannya adalah 180°. Untuk arah putarannya bisa diatur searah jarum jam (Clock Wise) maupun berlawanan arah jarum jam (Counter Clock Wise).
- Continuous Rotation
Motor Servo tipe ini maksimal sudut putarannya dapat mencapai 360° dan dapat digerakkan searah jarum jam maupun berlawanan.
- Linear Rotation
Motor servo ini mirip seperti tipe positional rotation, namun dengan mekanisme gir/girboks yang berbeda. Pada tipe Linear Rotation, girbox tidak bergerak memutar, melainkan maju-mundur (linier).
Pada tutorial kali ini akan mengendalikan motor servo tipe ‘Positional Rotation’ untuk menuju posisi 0° – 90° dengan mikrokontroler Arduino Uno. Untuk lebih memahami tutorial ini marilah kita membuat eksperimen sederhana sebagai berikut :
Alat dan Bahan
- Arduino Uno (beli disini atau disini)
- Motor Servo (MG995) (beli disini atau disini)
- Jumper male-male (beli disini atau disini)
Motor servo yang kita pakai dalam percobaan ini adalah tipe MG995. Motor servo MG995 memiliki 3 kabel yaitu merah (VCC), Coklat (GND), dan Orange untuk sinyal kendali PWM. Untuk percobaan, buatlah rangkaian seperti pada gambar di bawah ini dengan konfigurasi pin:
- Kabel Merah/Vcc ke pin 5V
- Kabel Coklat ke GND.
- Kabel Orange ke pin 10 Arduino Uno

Selanjutnya buka IDE Arduino Anda (dapat diunduh di arduino.cc), dan copy-kan listing program sebagai berikut :
1. #include <Servo.h> // Memanggil library Servo
2. Servo motorServo; // Variabel untuk mengatur posisi servo
3.
4. void setup()
5. {
6. motorServo.attach(10); // aktifkan servo pada pin digital 10
7. }
8.
9. void loop()
10. {
11. motorServo.write(90); // Putar Servo ke sudut 90
12. delay(1000);
13. motorServo.write(0); // Putar Servo ke sudut 0
14. delay(1000); }
Upload sketch/program di atas dengan menekan tombol upload [ada Arduino IDE atau melalui shortkey CTRL+U, setelah program berhasil di unggah amati perubahan posisi motor servo Anda.

Apabila motor servo berubah posisi seperti pada Gambar 4 maka percobaan Anda telah berhasil. Anda dapat memodifikasi program sesuai dengan kebutuhan atau keinginan Anda. Selamat bereksperimen 🙂
Tags: servo
Tutorial Kendali Posisi Motor Servo dengan Arduino Uno
Siapa yang kenal dengan modul SIM? dengan modul ini kita bisa berkomunikasi dengan SIM GSM baik untuk mengirim... selengkapnya
Pasti Anda semua sudah tahukan apa itu pas foto. Bagi Anda yang belum tahu apa itu pas foto, pas... selengkapnya
Rotary encoder adalah sebuah perangkat elektronik yang mampu mengkonversi gerakan mekanis berputar menjadi sinyal listrik, menjadi elemen kunci dalam memenuhi... selengkapnya
Flame sensor sangat sensitif terhadap nyala api (cahaya) dan radiasi di sekitarnya. Sensor ini dapat mendeteksi sumber cahaya biasa... selengkapnya
Jumpa lagi bersama indomaker.com, setelah kemarin kita sudah bisa menampilkan sensor suhu dan kelembaban pada web browser DISINI. Sekarang kita... selengkapnya
Motor merupakan salah satu komponen paling penting dalam dunia robotika karena memungkinkan sebuah sistem untuk bergerak secara fisik. Dengan motor,... selengkapnya
Alat dan Bahan Sensor Inframerah MLX90614 Arduino nano beli Deskripsi Secara internal, MLX90614 terdiri dari dua perangkat yakni... selengkapnya
Dulu kita sudah belajar untuk mengisi bootloader Arduino Uno ke IC Atmega328 juga, namun dengan jenis DIP (LIHAT DISINI).... selengkapnya
Keypad 4×4 merupakan sebuah komponen berisi tombol-tombol dan disusun secara matrix yang berfungsi sebagai inputan kedalam suatu sistem tertentu.... selengkapnya
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.90012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.4001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000

Saat ini belum tersedia komentar.