● online
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp....
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Kendali Posisi Motor Servo dengan Arduino Uno
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor servo dapat diatur kecepatan, akselerasi dan posisi akhirnya. Setidaknya ada tiga bagian utama dalam motor servo, yaitu: motor, sistem kendali dan sensor posisi (dapat berupa encoder atau potensiometer yang terhubung dengan poros motor). Sensor feedback posisi inilah yang berfungsi untuk memberikan sinyal umpan balik ke sistem kendali apakah posisinya sudah sesuai target atau belum. Motor servo banyak digunakan dalam industri sebagai aktuator atau penggerak, serta sering digunakan dalam dunia elektronika untuk membuat robot. Motor servo seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Motor servo dapat diatur target posisinya dengan mengatur sinyal PWM (Pulse Width Modulation) pada pin kontrolnya. Sinyal PWM dilakukan dengan mengatur lebar pulsanya. Lebar pulsa inilah yang akan menentukan posisi atau sudut putaran motor servo tersebut. Contohnya, lebar pulsa dengan waktu 1,5 milidetik akan memutar motor servo ke sudut 90⁰. Bila sinyal kurang dari dari 1,5 milidetik maka motor servo akan berputar ke arah posisi 0⁰. Dan bila lebar pulsa lebih dari 1,5 milidetik maka motor servo akan berputar ke arah posisi 180⁰. Semakin besar nilai lebar pulsa PWM, sudut putaran akan semakin besar. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini.

Ada 3 jenis motor servo berdasarkan putarannya yaitu:
- Positional Rotation
Motor servo jenis ini maksimal sudut putarannya adalah 180°. Untuk arah putarannya bisa diatur searah jarum jam (Clock Wise) maupun berlawanan arah jarum jam (Counter Clock Wise).
- Continuous Rotation
Motor Servo tipe ini maksimal sudut putarannya dapat mencapai 360° dan dapat digerakkan searah jarum jam maupun berlawanan.
- Linear Rotation
Motor servo ini mirip seperti tipe positional rotation, namun dengan mekanisme gir/girboks yang berbeda. Pada tipe Linear Rotation, girbox tidak bergerak memutar, melainkan maju-mundur (linier).
Pada tutorial kali ini akan mengendalikan motor servo tipe ‘Positional Rotation’ untuk menuju posisi 0° – 90° dengan mikrokontroler Arduino Uno. Untuk lebih memahami tutorial ini marilah kita membuat eksperimen sederhana sebagai berikut :
Alat dan Bahan
- Arduino Uno (beli disini atau disini)
- Motor Servo (MG995) (beli disini atau disini)
- Jumper male-male (beli disini atau disini)
Motor servo yang kita pakai dalam percobaan ini adalah tipe MG995. Motor servo MG995 memiliki 3 kabel yaitu merah (VCC), Coklat (GND), dan Orange untuk sinyal kendali PWM. Untuk percobaan, buatlah rangkaian seperti pada gambar di bawah ini dengan konfigurasi pin:
- Kabel Merah/Vcc ke pin 5V
- Kabel Coklat ke GND.
- Kabel Orange ke pin 10 Arduino Uno

Selanjutnya buka IDE Arduino Anda (dapat diunduh di arduino.cc), dan copy-kan listing program sebagai berikut :
1. #include <Servo.h> // Memanggil library Servo
2. Servo motorServo; // Variabel untuk mengatur posisi servo
3.
4. void setup()
5. {
6. motorServo.attach(10); // aktifkan servo pada pin digital 10
7. }
8.
9. void loop()
10. {
11. motorServo.write(90); // Putar Servo ke sudut 90
12. delay(1000);
13. motorServo.write(0); // Putar Servo ke sudut 0
14. delay(1000); }
Upload sketch/program di atas dengan menekan tombol upload [ada Arduino IDE atau melalui shortkey CTRL+U, setelah program berhasil di unggah amati perubahan posisi motor servo Anda.

Apabila motor servo berubah posisi seperti pada Gambar 4 maka percobaan Anda telah berhasil. Anda dapat memodifikasi program sesuai dengan kebutuhan atau keinginan Anda. Selamat bereksperimen 🙂
Tags: servo
Tutorial Kendali Posisi Motor Servo dengan Arduino Uno
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan... selengkapnya
Mendeteksi keberadaan seseorang tidak selalu membutuhkan sensor yang rumit. Salah satu komponen yang paling sering digunakan untuk kebutuhan ini adalah... selengkapnya
Motor jadi salah satu komponen elektronik yang seru buat kita pelajari, dengan motor kita bahkan bisa buat mobil mainan yang... selengkapnya
LED RGB adalah lampu led yang mempunyai 3 warna utama yaitu RED/merah, GREEN/hijau dan BLUE/biru. Namun dengan kombinasi dari... selengkapnya
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor... selengkapnya
Bagi pegiat teknologi, komputer, elektronika, dan Internet Of Things (IoT) maka sudah tidak asing lagi dengan benda yang satu... selengkapnya
Flow meter yaitu sebuah sensor yang berfungsi untuk menghitung aliran air (debit) dan volume air dalam suatu alur dan... selengkapnya
Keypad 4×4 berfungsi sebagai penghubung antara perangkat (mesin) elektronik dengan manusia atau dikenal dengan istilah Human Machine Interface (HMI). Papan... selengkapnya
Android merupakan sistem operasi untuk perangkat seluler dengan pengguna terbesar di dunia termasuk di Indonesia, dengan market share 90%... selengkapnya
Hari ini kita akan belajar untuk membaca data analog dari sensor LDR menggunakan Blynk dan NodeMCU. Tidak hanya membaca... selengkapnya
Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.0001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Tutorial Kendali Posisi Motor Servo dengan Arduino Uno
Kategori
Artikel Terkait
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Getaran Gempa dan Stabilitas Kemiringan Pakai ESP32 dan MPU 6050
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Arduino Uno dan Sensor YL69
-
Bikin Sistem Monitor Volume Air Tandon Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor Ultrasonik
-
Cara Bikin Kipas Angin Otomatis Berbasis Suhu Pakai Arduino Uno dan Sensor LM35
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11

Saat ini belum tersedia komentar.