● online
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp....
- Dimmer SCR 2000W Motor Speed Controller 220V AC PW....
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear....
- Resistor 220 Ohm 220R Ohm 220Ohm 1/4W 1% Metal fil....
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Kendali Posisi Motor Servo dengan Arduino Uno
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor servo dapat diatur kecepatan, akselerasi dan posisi akhirnya. Setidaknya ada tiga bagian utama dalam motor servo, yaitu: motor, sistem kendali dan sensor posisi (dapat berupa encoder atau potensiometer yang terhubung dengan poros motor). Sensor feedback posisi inilah yang berfungsi untuk memberikan sinyal umpan balik ke sistem kendali apakah posisinya sudah sesuai target atau belum. Motor servo banyak digunakan dalam industri sebagai aktuator atau penggerak, serta sering digunakan dalam dunia elektronika untuk membuat robot. Motor servo seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Motor servo dapat diatur target posisinya dengan mengatur sinyal PWM (Pulse Width Modulation) pada pin kontrolnya. Sinyal PWM dilakukan dengan mengatur lebar pulsanya. Lebar pulsa inilah yang akan menentukan posisi atau sudut putaran motor servo tersebut. Contohnya, lebar pulsa dengan waktu 1,5 milidetik akan memutar motor servo ke sudut 90⁰. Bila sinyal kurang dari dari 1,5 milidetik maka motor servo akan berputar ke arah posisi 0⁰. Dan bila lebar pulsa lebih dari 1,5 milidetik maka motor servo akan berputar ke arah posisi 180⁰. Semakin besar nilai lebar pulsa PWM, sudut putaran akan semakin besar. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini.

Ada 3 jenis motor servo berdasarkan putarannya yaitu:
- Positional Rotation
Motor servo jenis ini maksimal sudut putarannya adalah 180°. Untuk arah putarannya bisa diatur searah jarum jam (Clock Wise) maupun berlawanan arah jarum jam (Counter Clock Wise).
- Continuous Rotation
Motor Servo tipe ini maksimal sudut putarannya dapat mencapai 360° dan dapat digerakkan searah jarum jam maupun berlawanan.
- Linear Rotation
Motor servo ini mirip seperti tipe positional rotation, namun dengan mekanisme gir/girboks yang berbeda. Pada tipe Linear Rotation, girbox tidak bergerak memutar, melainkan maju-mundur (linier).
Pada tutorial kali ini akan mengendalikan motor servo tipe ‘Positional Rotation’ untuk menuju posisi 0° – 90° dengan mikrokontroler Arduino Uno. Untuk lebih memahami tutorial ini marilah kita membuat eksperimen sederhana sebagai berikut :
Alat dan Bahan
- Arduino Uno (beli disini atau disini)
- Motor Servo (MG995) (beli disini atau disini)
- Jumper male-male (beli disini atau disini)
Motor servo yang kita pakai dalam percobaan ini adalah tipe MG995. Motor servo MG995 memiliki 3 kabel yaitu merah (VCC), Coklat (GND), dan Orange untuk sinyal kendali PWM. Untuk percobaan, buatlah rangkaian seperti pada gambar di bawah ini dengan konfigurasi pin:
- Kabel Merah/Vcc ke pin 5V
- Kabel Coklat ke GND.
- Kabel Orange ke pin 10 Arduino Uno

Selanjutnya buka IDE Arduino Anda (dapat diunduh di arduino.cc), dan copy-kan listing program sebagai berikut :
1. #include <Servo.h> // Memanggil library Servo
2. Servo motorServo; // Variabel untuk mengatur posisi servo
3.
4. void setup()
5. {
6. motorServo.attach(10); // aktifkan servo pada pin digital 10
7. }
8.
9. void loop()
10. {
11. motorServo.write(90); // Putar Servo ke sudut 90
12. delay(1000);
13. motorServo.write(0); // Putar Servo ke sudut 0
14. delay(1000); }
Upload sketch/program di atas dengan menekan tombol upload [ada Arduino IDE atau melalui shortkey CTRL+U, setelah program berhasil di unggah amati perubahan posisi motor servo Anda.

Apabila motor servo berubah posisi seperti pada Gambar 4 maka percobaan Anda telah berhasil. Anda dapat memodifikasi program sesuai dengan kebutuhan atau keinginan Anda. Selamat bereksperimen 🙂
Tags: servo
Tutorial Kendali Posisi Motor Servo dengan Arduino Uno
Mengendalikan LED dengan tombol bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kali ini, kamu akan mempelajari dua metode umum dan sangat berguna:... selengkapnya
Push button switch merupakan sebuah saklar dimana komponen ini berfungsi untuk mengubungkan atau memutus arus listrik. Saklar jenis ini... selengkapnya
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan... selengkapnya
Sensor DS18b20 merupakan sebuah sensor untuk mendeteksi suhu ruangan, namun bisa juga untuk suhu air tergantung dari jenis... selengkapnya
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi... selengkapnya
Di percobaan sebelumnya, kamu sudah belajar dua hal penting secara terpisah, yaitu menyalakan LED dan membaca input dari tombol. Nah,... selengkapnya
Android merupakan sistem operasi untuk perangkat seluler dengan pengguna terbesar di dunia termasuk di Indonesia, dengan market share 90%... selengkapnya
Selamat datang di indomaker.com, pada pembahasan kali ini admin akan mengupas tentang penggunaan ESP32-CAM. Module ini merupakan sebuah module... selengkapnya
Jumpa lagi bersama indomaker.com, setelah kemarin kita sudah bisa menampilkan sensor suhu dan kelembaban pada web browser DISINI. Sekarang kita... selengkapnya
Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm Male to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.570.000ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300

Saat ini belum tersedia komentar.