● online
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R....
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- 10X RESISTOR 1K 1KOHM 1/4W 1% METAL FILM....
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para pembuat dan pengembang sistem tertanam karena ukurannya yang kecil, kebutuhan daya yang rendah, dan kemampuannya memberikan data rotasi yang cukup akurat untuk berbagai aplikasi baik hobi maupun untuk prototipe profesional. Sensor ini sering digunakan dalam proyek seperti stabilisator kamera, robot yang seimbang sendiri, pengendali penerbangan untuk drone, sistem navigasi inersial, serta mendeteksi gerakan pada antarmuka berbasis gerakan.
Dalam tutorial ini, kita akan membahas L3G4200D dari awal, mulai dari penjelasan fungsinya, cara penyambungan yang aman, sampai contoh kode sederhana yang dapat kamu coba dengan Arduino. Selain langkah-langkah praktis, kamu juga akan mendapatkan penjelasan singkat tentang cara membaca nilai gyroscope, serta tips mengatasi masalah yang sering muncul ketika pertama kali menggunakan sensor ini. Tujuannya adalah agar kamu tidak hanya dapat mengoperasikan sensor, tetapi juga memahami kapan dan bagaimana hasilnya dapat diterapkan dalam proyek nyata. Jika kamu sudah siap, mari kita lanjutkan ke bagian komponen, penyambungan, dan contoh kodenya.
2. Mengenal Pin L3G4200D
Pada modul, biasanya kamu akan menemukan pin berikut:
| Pin | Fungsi |
|---|---|
| VCC | Input tegangan |
| GND | Ground |
| SCL | Clock I2C |
| SDA | Data I2C |
| CS | Pilih mode komunikasi (I2C/SPI) |
| SDO | Alamat I2C (LOW = 0x68, HIGH = 0x69) |
| DR / INT | Pin interrupt |
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Modul Gyroscope L3G4200D
- Arduino Uno
- Kabel jumper
- Breadboard
Wiring Rangkaian Sensor Gy-50 L3G4200D
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin SCL ke A5
- Pin SDA ke A40
- Pin SD0 ke 5V (untuk alamat 0x69)
- Pin CS ke 5v

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Gy-50 L3G4200D
Library yang Digunakan
L3G4200D tidak termasuk dalam library default Arduino, jadi kita menggunakan library dari komunitas.
Install library berikut:
- Buka Arduino IDE
- Menu Sketch → Include Library → Manage Libraries
- Cari: L3G4200D (by Lukasz)
- Klik Install
Menulis Program Sensor Gy-50 L3G4200D
Setelah semua komponen terpasang, buka software Arduino IDE dan tulis kode berikut :
#include <Wire.h>
#define L3G4200D_Address 105 // 0x69
void setup() {
Serial.begin(9600);
Wire.begin();
setupL3G4200D(2000); // range ±2000 dps
}
void loop() {
int x, y, z;
readGyro(&x, &y, &z);
Serial.print("X: "); Serial.print(x);
Serial.print(" | Y: "); Serial.print(y);
Serial.print(" | Z: "); Serial.println(z);
delay(200);
}
void setupL3G4200D(int scale){
writeReg(0x20, 0x0F);
writeReg(0x23, 0x30);
}
void readGyro(int* x, int* y, int* z){
Wire.beginTransmission(L3G4200D_Address);
Wire.write(0x28 | 0x80);
Wire.endTransmission();
Wire.requestFrom(L3G4200D_Address, 6);
*x = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
*y = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
*z = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
}
void writeReg(byte reg, byte val){
Wire.beginTransmission(L3G4200D_Address);
Wire.write(reg);
Wire.write(val);
Wire.endTransmission();
}
Penjelasan Kode
HMC5883L_Address: alamat I2C dari modul GY-50 (HMC5883L) yang digunakan untuk komunikasi data antara Arduino dan sensor.initHMC5883L(): fungsi untuk menginisialisasi sensor, mengatur mode pengukuran, konfigurasi register, dan memastikan sensor aktif sebelum membaca data.readHMC5883L(): mengambil data medan magnet dari tiga sumbu sensor (x,y,z) melalui register internal menggunakan komunikasi I2C.x,y,z: variabel yang menyimpan nilai medan magnet mentah untuk masing-masing sumbu dari sensor GY-50.atan2(y, x): rumus untuk menghitung arah kompas dari dua komponen medan magnet;atan2menentukan kuadran arah secara otomatis sehingga lebih akurat.heading: variabel yang menyimpan hasil sudut kompas dalam derajat setelah konversi dari radian; nilai inilah yang menjadi arah utara relatif.if (heading < 0) heading += 360;: memastikan hasil sudut tetap berada pada rentang 0°–360° dengan menghilangkan nilai negatif.
Cara Membaca Nilai Gyroscope
Sensor akan mengeluarkan nilai rotasi dalam satuan DPS (Degree Per Second).
Interpretasinya:
- X naik → sensor miring ke depan/belakang
- Y naik → sensor miring kiri/kanan
- Z naik → sensor diputar seperti memutar koin
Jika kamu gerakkan modul, nilai akan berubah cepat sesuai kecepatan rotasi.
Apa yang Akan Terjadi dengan Sensor GY-50?
Ketika rangkaian GY-50 dinyalakan dan koneksi I2C berada dalam kondisi yang benar, sensor akan mulai melakukan pembacaan gyro secara kontinu pada sumbu X, Y, dan Z. Setiap perubahan orientasi atau getaran kecil akan menghasilkan nilai kecepatan sudut yang berbeda-beda, dan data tersebut akan tampil di Serial Monitor secara stabil tanpa adanya lonjakan nilai yang tidak wajar. Hal ini menunjukkan bahwa konfigurasi mode I2C dan proses pembacaan register internal sensor berjalan dengan baik.
Jika rangkaian diberi gangguan seperti goyangan cepat atau rotasi mendadak, nilai output akan berubah secara responsif sesuai arah gerakan. Sebaliknya, ketika sensor didiamkan, data akan cenderung berada pada angka yang konstan sehingga memudahkan proses kalibrasi. Jika tombol reset pada sistem ditekan, Arduino akan menginisialisasi ulang komunikasi I2C, membuat sensor menjalankan konfigurasi awal kembali, dan pembacaan nilai gyro dimulai dari kondisi yang bersih tanpa data sisa dari proses sebelumnya.
Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau... selengkapnya
Hallo semuanya, kali ini saya akan mendemonstrasikan penggunaan RFID RC522 untuk membaca e-KTP maupun e-Toll. Pada postingan sebelumnya sudah... selengkapnya
IC AtMega328p pada Arduino Uno anda rusak? panas? atau anda ingin membuat sistem minimum sendiri? tenang solusinya adalah dengan... selengkapnya
Push Button dan LED (Light Emitting Diode) menjadi sebuah komponen yang umum ditemukan pada piranti elektronik sehingga menjadikan... selengkapnya
Sensor LM35 merupakan sebuah sensor yang dapat mendeteksi suhu ruangan dengan cara mengubah besaran suhu menjadi besaran listrik dalam... selengkapnya
Semangat pagi, kali ini kita akan belajar untuk mengontrol LED melalui wifi menggunakan NodeMCU. Mengapa LED? nggak langsung ke... selengkapnya
SMS gateway merupakan layanan yang berguna untuk meneruskan pesan ke jaringan seluler lain... selengkapnya
NodeMCU dikhususkan sebagai board yang dapat terhubung dengan jaringan internet (Wifi), jadi buat yang ingin belajar Internet of... selengkapnya
Pada kesempatan kali ini kita akan belajar bersama mengenai 7 segment. Berbeda dengan tutorial sebelumnya yang membahas 1 digit... selengkapnya
Kalau kamu tertarik belajar elektronika, robotika, atau ingin membuat proyek-proyek interaktif sendiri, Arduino adalah salah satu platform terbaik untuk memulainya.... selengkapnya
Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Kategori
Artikel Terkait
-
Bikin Stabilizer 1-Axis Low Budget Pakai Arduino dan PID
-
Jaga Tanaman Tetap Happy dengan Sistem Irigasi Pintar Berbasis PID dan Arduino
-
Tutorial Kendali Kecepatan Motor DC Arduino PID
-
Sistem Kendali Suhu pada Inkubator Penetasan Telur Berbasis PID Diskrit Menggunakan Sensor DHT11 dan Aktuator Lampu Pijar
- Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG

Saat ini belum tersedia komentar.