● online
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para pembuat dan pengembang sistem tertanam karena ukurannya yang kecil, kebutuhan daya yang rendah, dan kemampuannya memberikan data rotasi yang cukup akurat untuk berbagai aplikasi baik hobi maupun untuk prototipe profesional. Sensor ini sering digunakan dalam proyek seperti stabilisator kamera, robot yang seimbang sendiri, pengendali penerbangan untuk drone, sistem navigasi inersial, serta mendeteksi gerakan pada antarmuka berbasis gerakan.
Dalam tutorial ini, kita akan membahas L3G4200D dari awal, mulai dari penjelasan fungsinya, cara penyambungan yang aman, sampai contoh kode sederhana yang dapat kamu coba dengan Arduino. Selain langkah-langkah praktis, kamu juga akan mendapatkan penjelasan singkat tentang cara membaca nilai gyroscope, serta tips mengatasi masalah yang sering muncul ketika pertama kali menggunakan sensor ini. Tujuannya adalah agar kamu tidak hanya dapat mengoperasikan sensor, tetapi juga memahami kapan dan bagaimana hasilnya dapat diterapkan dalam proyek nyata. Jika kamu sudah siap, mari kita lanjutkan ke bagian komponen, penyambungan, dan contoh kodenya.
2. Mengenal Pin L3G4200D
Pada modul, biasanya kamu akan menemukan pin berikut:
| Pin | Fungsi |
|---|---|
| VCC | Input tegangan |
| GND | Ground |
| SCL | Clock I2C |
| SDA | Data I2C |
| CS | Pilih mode komunikasi (I2C/SPI) |
| SDO | Alamat I2C (LOW = 0x68, HIGH = 0x69) |
| DR / INT | Pin interrupt |
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Modul Gyroscope L3G4200D
- Arduino Uno
- Kabel jumper
- Breadboard
Wiring Rangkaian Sensor Gy-50 L3G4200D
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin SCL ke A5
- Pin SDA ke A40
- Pin SD0 ke 5V (untuk alamat 0x69)
- Pin CS ke 5v

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Gy-50 L3G4200D
Library yang Digunakan
L3G4200D tidak termasuk dalam library default Arduino, jadi kita menggunakan library dari komunitas.
Install library berikut:
- Buka Arduino IDE
- Menu Sketch → Include Library → Manage Libraries
- Cari: L3G4200D (by Lukasz)
- Klik Install
Menulis Program Sensor Gy-50 L3G4200D
Setelah semua komponen terpasang, buka software Arduino IDE dan tulis kode berikut :
#include <Wire.h>
#define L3G4200D_Address 105 // 0x69
void setup() {
Serial.begin(9600);
Wire.begin();
setupL3G4200D(2000); // range ±2000 dps
}
void loop() {
int x, y, z;
readGyro(&x, &y, &z);
Serial.print("X: "); Serial.print(x);
Serial.print(" | Y: "); Serial.print(y);
Serial.print(" | Z: "); Serial.println(z);
delay(200);
}
void setupL3G4200D(int scale){
writeReg(0x20, 0x0F);
writeReg(0x23, 0x30);
}
void readGyro(int* x, int* y, int* z){
Wire.beginTransmission(L3G4200D_Address);
Wire.write(0x28 | 0x80);
Wire.endTransmission();
Wire.requestFrom(L3G4200D_Address, 6);
*x = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
*y = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
*z = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
}
void writeReg(byte reg, byte val){
Wire.beginTransmission(L3G4200D_Address);
Wire.write(reg);
Wire.write(val);
Wire.endTransmission();
}
Penjelasan Kode
HMC5883L_Address: alamat I2C dari modul GY-50 (HMC5883L) yang digunakan untuk komunikasi data antara Arduino dan sensor.initHMC5883L(): fungsi untuk menginisialisasi sensor, mengatur mode pengukuran, konfigurasi register, dan memastikan sensor aktif sebelum membaca data.readHMC5883L(): mengambil data medan magnet dari tiga sumbu sensor (x,y,z) melalui register internal menggunakan komunikasi I2C.x,y,z: variabel yang menyimpan nilai medan magnet mentah untuk masing-masing sumbu dari sensor GY-50.atan2(y, x): rumus untuk menghitung arah kompas dari dua komponen medan magnet;atan2menentukan kuadran arah secara otomatis sehingga lebih akurat.heading: variabel yang menyimpan hasil sudut kompas dalam derajat setelah konversi dari radian; nilai inilah yang menjadi arah utara relatif.if (heading < 0) heading += 360;: memastikan hasil sudut tetap berada pada rentang 0°–360° dengan menghilangkan nilai negatif.
Cara Membaca Nilai Gyroscope
Sensor akan mengeluarkan nilai rotasi dalam satuan DPS (Degree Per Second).
Interpretasinya:
- X naik → sensor miring ke depan/belakang
- Y naik → sensor miring kiri/kanan
- Z naik → sensor diputar seperti memutar koin
Jika kamu gerakkan modul, nilai akan berubah cepat sesuai kecepatan rotasi.
Apa yang Akan Terjadi dengan Sensor GY-50?
Ketika rangkaian GY-50 dinyalakan dan koneksi I2C berada dalam kondisi yang benar, sensor akan mulai melakukan pembacaan gyro secara kontinu pada sumbu X, Y, dan Z. Setiap perubahan orientasi atau getaran kecil akan menghasilkan nilai kecepatan sudut yang berbeda-beda, dan data tersebut akan tampil di Serial Monitor secara stabil tanpa adanya lonjakan nilai yang tidak wajar. Hal ini menunjukkan bahwa konfigurasi mode I2C dan proses pembacaan register internal sensor berjalan dengan baik.
Jika rangkaian diberi gangguan seperti goyangan cepat atau rotasi mendadak, nilai output akan berubah secara responsif sesuai arah gerakan. Sebaliknya, ketika sensor didiamkan, data akan cenderung berada pada angka yang konstan sehingga memudahkan proses kalibrasi. Jika tombol reset pada sistem ditekan, Arduino akan menginisialisasi ulang komunikasi I2C, membuat sensor menjalankan konfigurasi awal kembali, dan pembacaan nilai gyro dimulai dari kondisi yang bersih tanpa data sisa dari proses sebelumnya.
Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Oke pada artikel kali ini membahas telegram kembali menggunakan sensor DHT untuk mendeteksi suhu dan kelembaban. Jadi nanti akan... selengkapnya
Real Time Clock DS3231 adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk menyediakan data waktu dan tanggal dengan tingkat presisi... selengkapnya
MP3 DFPlayer merupakan sebuah modul elektronik yang berfungsi untuk memainkan sebuah suara yang filenya berketensi MP3. Seperti memutar sebuah... selengkapnya
Alat dan Bahan ESP8266 Lolin(Wemos) NodeMcu v3 beli Modul MAX7219 LED dot matrix 8×8 beli Jenis Modul Modul MAX7219... selengkapnya
Motor merupakan salah satu komponen paling penting dalam dunia robotika karena memungkinkan sebuah sistem untuk bergerak secara fisik. Dengan motor,... selengkapnya
Untuk membuat sebuah perangkat otomatis (di artikel ini lampu LED) sebenarnya dapat menggunakan berbagai macam sensor misalnya sensor suhu,... selengkapnya
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi... selengkapnya
SIM800C adalah modul GSM / GPRS yang bekerja di frekuensi 850 – 1900 MHz, modul ini dapat membaca SMS... selengkapnya
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor... selengkapnya
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Tang Crimping Press Skun Ratchet YTH SN-48B Model YTH SN-48B FOR NON INSULATED TERMINAL YTH SN-48B dengan mata Press 0.5… selengkapnya
Rp 150.000Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000

Saat ini belum tersedia komentar.