● online
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Jasa Cetak PCB....
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol....
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para pembuat dan pengembang sistem tertanam karena ukurannya yang kecil, kebutuhan daya yang rendah, dan kemampuannya memberikan data rotasi yang cukup akurat untuk berbagai aplikasi baik hobi maupun untuk prototipe profesional. Sensor ini sering digunakan dalam proyek seperti stabilisator kamera, robot yang seimbang sendiri, pengendali penerbangan untuk drone, sistem navigasi inersial, serta mendeteksi gerakan pada antarmuka berbasis gerakan.
Dalam tutorial ini, kita akan membahas L3G4200D dari awal, mulai dari penjelasan fungsinya, cara penyambungan yang aman, sampai contoh kode sederhana yang dapat kamu coba dengan Arduino. Selain langkah-langkah praktis, kamu juga akan mendapatkan penjelasan singkat tentang cara membaca nilai gyroscope, serta tips mengatasi masalah yang sering muncul ketika pertama kali menggunakan sensor ini. Tujuannya adalah agar kamu tidak hanya dapat mengoperasikan sensor, tetapi juga memahami kapan dan bagaimana hasilnya dapat diterapkan dalam proyek nyata. Jika kamu sudah siap, mari kita lanjutkan ke bagian komponen, penyambungan, dan contoh kodenya.
2. Mengenal Pin L3G4200D
Pada modul, biasanya kamu akan menemukan pin berikut:
| Pin | Fungsi |
|---|---|
| VCC | Input tegangan |
| GND | Ground |
| SCL | Clock I2C |
| SDA | Data I2C |
| CS | Pilih mode komunikasi (I2C/SPI) |
| SDO | Alamat I2C (LOW = 0x68, HIGH = 0x69) |
| DR / INT | Pin interrupt |
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Modul Gyroscope L3G4200D
- Arduino Uno
- Kabel jumper
- Breadboard
Wiring Rangkaian Sensor Gy-50 L3G4200D
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin SCL ke A5
- Pin SDA ke A40
- Pin SD0 ke 5V (untuk alamat 0x69)
- Pin CS ke 5v

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Gy-50 L3G4200D
Library yang Digunakan
L3G4200D tidak termasuk dalam library default Arduino, jadi kita menggunakan library dari komunitas.
Install library berikut:
- Buka Arduino IDE
- Menu Sketch → Include Library → Manage Libraries
- Cari: L3G4200D (by Lukasz)
- Klik Install
Menulis Program Sensor Gy-50 L3G4200D
Setelah semua komponen terpasang, buka software Arduino IDE dan tulis kode berikut :
#include <Wire.h>
#define L3G4200D_Address 105 // 0x69
void setup() {
Serial.begin(9600);
Wire.begin();
setupL3G4200D(2000); // range ±2000 dps
}
void loop() {
int x, y, z;
readGyro(&x, &y, &z);
Serial.print("X: "); Serial.print(x);
Serial.print(" | Y: "); Serial.print(y);
Serial.print(" | Z: "); Serial.println(z);
delay(200);
}
void setupL3G4200D(int scale){
writeReg(0x20, 0x0F);
writeReg(0x23, 0x30);
}
void readGyro(int* x, int* y, int* z){
Wire.beginTransmission(L3G4200D_Address);
Wire.write(0x28 | 0x80);
Wire.endTransmission();
Wire.requestFrom(L3G4200D_Address, 6);
*x = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
*y = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
*z = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
}
void writeReg(byte reg, byte val){
Wire.beginTransmission(L3G4200D_Address);
Wire.write(reg);
Wire.write(val);
Wire.endTransmission();
}
Penjelasan Kode
HMC5883L_Address: alamat I2C dari modul GY-50 (HMC5883L) yang digunakan untuk komunikasi data antara Arduino dan sensor.initHMC5883L(): fungsi untuk menginisialisasi sensor, mengatur mode pengukuran, konfigurasi register, dan memastikan sensor aktif sebelum membaca data.readHMC5883L(): mengambil data medan magnet dari tiga sumbu sensor (x,y,z) melalui register internal menggunakan komunikasi I2C.x,y,z: variabel yang menyimpan nilai medan magnet mentah untuk masing-masing sumbu dari sensor GY-50.atan2(y, x): rumus untuk menghitung arah kompas dari dua komponen medan magnet;atan2menentukan kuadran arah secara otomatis sehingga lebih akurat.heading: variabel yang menyimpan hasil sudut kompas dalam derajat setelah konversi dari radian; nilai inilah yang menjadi arah utara relatif.if (heading < 0) heading += 360;: memastikan hasil sudut tetap berada pada rentang 0°–360° dengan menghilangkan nilai negatif.
Cara Membaca Nilai Gyroscope
Sensor akan mengeluarkan nilai rotasi dalam satuan DPS (Degree Per Second).
Interpretasinya:
- X naik → sensor miring ke depan/belakang
- Y naik → sensor miring kiri/kanan
- Z naik → sensor diputar seperti memutar koin
Jika kamu gerakkan modul, nilai akan berubah cepat sesuai kecepatan rotasi.
Apa yang Akan Terjadi dengan Sensor GY-50?
Ketika rangkaian GY-50 dinyalakan dan koneksi I2C berada dalam kondisi yang benar, sensor akan mulai melakukan pembacaan gyro secara kontinu pada sumbu X, Y, dan Z. Setiap perubahan orientasi atau getaran kecil akan menghasilkan nilai kecepatan sudut yang berbeda-beda, dan data tersebut akan tampil di Serial Monitor secara stabil tanpa adanya lonjakan nilai yang tidak wajar. Hal ini menunjukkan bahwa konfigurasi mode I2C dan proses pembacaan register internal sensor berjalan dengan baik.
Jika rangkaian diberi gangguan seperti goyangan cepat atau rotasi mendadak, nilai output akan berubah secara responsif sesuai arah gerakan. Sebaliknya, ketika sensor didiamkan, data akan cenderung berada pada angka yang konstan sehingga memudahkan proses kalibrasi. Jika tombol reset pada sistem ditekan, Arduino akan menginisialisasi ulang komunikasi I2C, membuat sensor menjalankan konfigurasi awal kembali, dan pembacaan nilai gyro dimulai dari kondisi yang bersih tanpa data sisa dari proses sebelumnya.
Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor... selengkapnya
Motor jadi salah satu komponen elektronik yang seru buat kita pelajari, dengan motor kita bahkan bisa buat mobil mainan yang... selengkapnya
7 segment merupakan sebuah display yang berfungsi menampilkan sebuah karakter baik huruf maupun digit angka. Namun untuk huruf sangat... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat katalog busana muslimah ataupun lainnya, lalu ada objek orang yang sama dengan mengunakan baju berwarna tetapi... selengkapnya
Jumpa lagi dengan indomaker, salam hangat untuk anda-anda diluar sana yang selalu semangat belajar Arduino. Pada tutorial kali ini... selengkapnya
Pulse sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur banyaknya detak jantung dengan satuan menit atau BPM (Beats Per Minutes). Pada... selengkapnya
Sensor suhu lagi? Gpp ya disini kita belajar semua sensor suhu, nah tinggal sensor mana nih yang akan digunakan,... selengkapnya
Sensor sentuh merupakan sebuah saklar yang cara penggunaanya dengan cara disentuh menggunakan jari. Ketika sensor ini disentuh maka sensor... selengkapnya
Melanjutkan tutorial dari postingan sebelumnya tentang cara memulai menggunakan telegram pada NodeMCU, kali kita akan membahas cara membuat notifikasinya... selengkapnya
Bootstrap adalah sebuah framework yang dapat memudahkan seorang programmer web untuk mempercepat dan mempermudah dalam membuat dan mengembangkan website.... selengkapnya
Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Kategori
Artikel Terkait
-
Bikin Stabilizer 1-Axis Low Budget Pakai Arduino dan PID
-
Jaga Tanaman Tetap Happy dengan Sistem Irigasi Pintar Berbasis PID dan Arduino
-
Tutorial Kendali Kecepatan Motor DC Arduino PID
-
Sistem Kendali Suhu pada Inkubator Penetasan Telur Berbasis PID Diskrit Menggunakan Sensor DHT11 dan Aktuator Lampu Pijar
- Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG

Saat ini belum tersedia komentar.