● online
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa....
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M....
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp....
- Water Level sensor ketinggian air - deteksi air....
- 10X RESISTOR 1K 1KOHM 1/4W 1% METAL FILM....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para pembuat dan pengembang sistem tertanam karena ukurannya yang kecil, kebutuhan daya yang rendah, dan kemampuannya memberikan data rotasi yang cukup akurat untuk berbagai aplikasi baik hobi maupun untuk prototipe profesional. Sensor ini sering digunakan dalam proyek seperti stabilisator kamera, robot yang seimbang sendiri, pengendali penerbangan untuk drone, sistem navigasi inersial, serta mendeteksi gerakan pada antarmuka berbasis gerakan.
Dalam tutorial ini, kita akan membahas L3G4200D dari awal, mulai dari penjelasan fungsinya, cara penyambungan yang aman, sampai contoh kode sederhana yang dapat kamu coba dengan Arduino. Selain langkah-langkah praktis, kamu juga akan mendapatkan penjelasan singkat tentang cara membaca nilai gyroscope, serta tips mengatasi masalah yang sering muncul ketika pertama kali menggunakan sensor ini. Tujuannya adalah agar kamu tidak hanya dapat mengoperasikan sensor, tetapi juga memahami kapan dan bagaimana hasilnya dapat diterapkan dalam proyek nyata. Jika kamu sudah siap, mari kita lanjutkan ke bagian komponen, penyambungan, dan contoh kodenya.
2. Mengenal Pin L3G4200D
Pada modul, biasanya kamu akan menemukan pin berikut:
| Pin | Fungsi |
|---|---|
| VCC | Input tegangan |
| GND | Ground |
| SCL | Clock I2C |
| SDA | Data I2C |
| CS | Pilih mode komunikasi (I2C/SPI) |
| SDO | Alamat I2C (LOW = 0x68, HIGH = 0x69) |
| DR / INT | Pin interrupt |
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Modul Gyroscope L3G4200D
- Arduino Uno
- Kabel jumper
- Breadboard
Wiring Rangkaian Sensor Gy-50 L3G4200D
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin SCL ke A5
- Pin SDA ke A40
- Pin SD0 ke 5V (untuk alamat 0x69)
- Pin CS ke 5v

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Gy-50 L3G4200D
Library yang Digunakan
L3G4200D tidak termasuk dalam library default Arduino, jadi kita menggunakan library dari komunitas.
Install library berikut:
- Buka Arduino IDE
- Menu Sketch → Include Library → Manage Libraries
- Cari: L3G4200D (by Lukasz)
- Klik Install
Menulis Program Sensor Gy-50 L3G4200D
Setelah semua komponen terpasang, buka software Arduino IDE dan tulis kode berikut :
#include <Wire.h>
#define L3G4200D_Address 105 // 0x69
void setup() {
Serial.begin(9600);
Wire.begin();
setupL3G4200D(2000); // range ±2000 dps
}
void loop() {
int x, y, z;
readGyro(&x, &y, &z);
Serial.print("X: "); Serial.print(x);
Serial.print(" | Y: "); Serial.print(y);
Serial.print(" | Z: "); Serial.println(z);
delay(200);
}
void setupL3G4200D(int scale){
writeReg(0x20, 0x0F);
writeReg(0x23, 0x30);
}
void readGyro(int* x, int* y, int* z){
Wire.beginTransmission(L3G4200D_Address);
Wire.write(0x28 | 0x80);
Wire.endTransmission();
Wire.requestFrom(L3G4200D_Address, 6);
*x = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
*y = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
*z = Wire.read() | (Wire.read() << 8);
}
void writeReg(byte reg, byte val){
Wire.beginTransmission(L3G4200D_Address);
Wire.write(reg);
Wire.write(val);
Wire.endTransmission();
}
Penjelasan Kode
HMC5883L_Address: alamat I2C dari modul GY-50 (HMC5883L) yang digunakan untuk komunikasi data antara Arduino dan sensor.initHMC5883L(): fungsi untuk menginisialisasi sensor, mengatur mode pengukuran, konfigurasi register, dan memastikan sensor aktif sebelum membaca data.readHMC5883L(): mengambil data medan magnet dari tiga sumbu sensor (x,y,z) melalui register internal menggunakan komunikasi I2C.x,y,z: variabel yang menyimpan nilai medan magnet mentah untuk masing-masing sumbu dari sensor GY-50.atan2(y, x): rumus untuk menghitung arah kompas dari dua komponen medan magnet;atan2menentukan kuadran arah secara otomatis sehingga lebih akurat.heading: variabel yang menyimpan hasil sudut kompas dalam derajat setelah konversi dari radian; nilai inilah yang menjadi arah utara relatif.if (heading < 0) heading += 360;: memastikan hasil sudut tetap berada pada rentang 0°–360° dengan menghilangkan nilai negatif.
Cara Membaca Nilai Gyroscope
Sensor akan mengeluarkan nilai rotasi dalam satuan DPS (Degree Per Second).
Interpretasinya:
- X naik → sensor miring ke depan/belakang
- Y naik → sensor miring kiri/kanan
- Z naik → sensor diputar seperti memutar koin
Jika kamu gerakkan modul, nilai akan berubah cepat sesuai kecepatan rotasi.
Apa yang Akan Terjadi dengan Sensor GY-50?
Ketika rangkaian GY-50 dinyalakan dan koneksi I2C berada dalam kondisi yang benar, sensor akan mulai melakukan pembacaan gyro secara kontinu pada sumbu X, Y, dan Z. Setiap perubahan orientasi atau getaran kecil akan menghasilkan nilai kecepatan sudut yang berbeda-beda, dan data tersebut akan tampil di Serial Monitor secara stabil tanpa adanya lonjakan nilai yang tidak wajar. Hal ini menunjukkan bahwa konfigurasi mode I2C dan proses pembacaan register internal sensor berjalan dengan baik.
Jika rangkaian diberi gangguan seperti goyangan cepat atau rotasi mendadak, nilai output akan berubah secara responsif sesuai arah gerakan. Sebaliknya, ketika sensor didiamkan, data akan cenderung berada pada angka yang konstan sehingga memudahkan proses kalibrasi. Jika tombol reset pada sistem ditekan, Arduino akan menginisialisasi ulang komunikasi I2C, membuat sensor menjalankan konfigurasi awal kembali, dan pembacaan nilai gyro dimulai dari kondisi yang bersih tanpa data sisa dari proses sebelumnya.
Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
NodeMCU dikhususkan sebagai board yang dapat terhubung dengan jaringan internet (Wifi), jadi buat yang ingin belajar Internet of... selengkapnya
RTC DS3231 merupakan sebuah jenis modul yang dapat menghasilkan waktu digital secara realtime dengan tambahan sebuah baterai tipe kancing... selengkapnya
Keypad 4×4 merupakan sebuah komponen berisi tombol-tombol dan disusun secara matrix yang berfungsi sebagai inputan kedalam suatu sistem tertentu.... selengkapnya
Blynk merupakan sebuah platform aplikasi android yang diperuntukan untuk berbagai kontroler hardware seperti arduino, esp8266, raspberry dsb untuk mengendalikan,... selengkapnya
Pada postingan sebelumnya sudah membahas tentang kontrol relay menggunakan Arduino di sini. Nah untuk kali ini saya akan membahasnya... selengkapnya
Anda mempunyai buzzer? tapi bingung cara menggunakannya? Oke disini saya akan berbagi caranya. Sebelumnya apakah anda tahu apa sih... selengkapnya
Halo Sobat! Punya tanaman kesayangan di rumah atau lagi berniat mencoba proyek smart garden? Sering kali kita merasa bingung menentukan... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tapi juga bisa digunakan untuk membuat simulasi lampu... selengkapnya
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Modul Bluetooth DX-BT18 adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat menggunakan koneksi bluetooth. Saat ini penggunaan sensor sidik... selengkapnya
Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.0002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.75012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Tutorial Mengambil Data Sudut dengan Sensor GY-50 L3G4200D berbasis Arduino Uno
Kategori
Artikel Terkait
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Getaran Gempa dan Stabilitas Kemiringan Pakai ESP32 dan MPU 6050
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Arduino Uno dan Sensor YL69
-
Bikin Sistem Monitor Volume Air Tandon Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor Ultrasonik
-
Cara Bikin Kipas Angin Otomatis Berbasis Suhu Pakai Arduino Uno dan Sensor LM35
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11

Saat ini belum tersedia komentar.