● online
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B
- Jasa Cetak PCB
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Menggunakan LCD 16×2 Tanpa Module I2C pada Arduino
Semangat pagi semua, kali ini kita akan belajar mengenai penggunaan LCD pada Arduino tanpa module I2C. Kenapa perlu belajar ini? karena mungkin dari kalian semua ada yang belum sempet beli module i2c ataupun lupa pada saat membeli lcd tidak disertakan atau juga sengaja agar bisa lebih menghemat dalam sisi cost…hee… dan kemudian mencari-cari tutorial cara penggunaan lcd sampai akhirnya mampir di indomaker.com.
Untuk penggunaan lcd tanpa module i2c harus benar-benar diperhatikan rangkaianya dan harus di solder ya, agar tidak terjadi erorr teks tidak tampil dan sebagainya. Oke langsung saja yang dibutuhkan sebagai berikut :
Alat dan Bahan
- Arduino Uno atau jenis lain, BELI
- LCD 16×2, BELI
- Potensiometer 10K ohm, BELI
- Resistor 1k Ohm, BELI
- Kabel jumper secukupnya, BELI
- Pin header male – tulang ikan, BELI
Rangkaian

keterangan :
- Pin VSS : ke GND + potensio kaki kiri
- Pin VDD : ke 5V + potensio kaki kanan
- Pin V0 : kaki tengah Potensiometer (untuk mengatur kecerahan lcd)
- Pin RS : Pin 12
- Pin RW : GND
- Pin E : Pin 11
- Pin D4 : Pin 5
- Pin D5 : Pin 4
- Pin D6 : Pin 3
- Pin D7 : Pin 2
- Pin A : + resistor 1K +5V
- Pin K : GND
Tips :
Solder pin-pin pada lcd menggunakan pin header male(tulang ikan) agar tidak terjadi masalah pada lcd nantinya.
Sketch Program
#include <LiquidCrystal.h>
LiquidCrystal lcd(12, 11, 5, 4, 3, 2);
void setup() {
lcd.begin(16, 2);
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print("Welcome to");
lcd.setCursor(0, 1);
lcd.print("Indomaker.com");
}
void loop() {
//
}
Upload sketch program di atas sampai done uploading, jangan lupa untuk mengecek Board dan Port pada menu Tools Arduino IDE. Jika sudah, maka akan muncul teks pada lcd 16×2.
Cukup sekian pembahasan kali ini, semoga berhasil. Kalau terjadi masalah silahkan komentar di bawah ini ya. Terima kasih.
Menggunakan LCD 16×2 Tanpa Module I2C pada Arduino
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang dapat mendeteksi suatu benda yang ada di depannya dengan jarak tertentu. Prinsip kerja dari... selengkapnya
Sebagai seorang programmer tentu saja harus mempunyai kemampuan di bidang Bahasa pemograman karena landasan utama dalam membangun sebuah aplikasi... selengkapnya
RTC DS3231 merupakan sebuah jenis modul yang dapat menghasilkan waktu digital secara realtime dengan tambahan sebuah baterai tipe kancing... selengkapnya
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan... selengkapnya
Sensor PIR bisa digunakan untuk mendeteksi gerakan manusia dan mengirimkan sinyal ke Raspberry Pi 5. Jika ditambahkan buzzer, rangkaian sederhana... selengkapnya
Pada artikel ini akan membahas bagaimana cara menangani motor stepper dan uln2003 tentunya masih menggunakan Arduino sebagai kontrolernya. Stepper... selengkapnya
Penggunaan LCD I2C sering kali gagal menampilkan teks karena deklarasi awal yaitu alamat I2C yang salah/keliru dikarenakan alamat yang... selengkapnya
NodeMCU dikhususkan sebagai board yang dapat terhubung dengan jaringan internet (Wifi), jadi buat yang ingin belajar Internet of... selengkapnya
Rotary encoder adalah sebuah perangkat elektronik yang mampu mengkonversi gerakan mekanis berputar menjadi sinyal listrik, menjadi elemen kunci dalam memenuhi... selengkapnya
Halo semuanya, di tutorial kali ini Saya akan berbagi tutorial tentang simulasi sistem smart home sederhana. Seperti yang kita... selengkapnya
ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.00012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500Menggunakan LCD 16×2 Tanpa Module I2C pada Arduino
Kategori
Artikel Terkait
-
Bikin Stabilizer 1-Axis Low Budget Pakai Arduino dan PID
-
Jaga Tanaman Tetap Happy dengan Sistem Irigasi Pintar Berbasis PID dan Arduino
-
Sistem Kendali Suhu pada Inkubator Penetasan Telur Berbasis PID Diskrit Menggunakan Sensor DHT11 dan Aktuator Lampu Pijar
- Cara Mengetahui Alamat I2C SHT40 dengan ESP32-C3 Mini
-
Cara Menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini untuk Membaca Suhu dan Kelembapan

Saat ini belum tersedia komentar.