● online
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- Max7219 Led Dot Matrix 32x8 Display Module For Ard....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4....
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Simulasi Sistem Smart Home Sederhana menggunakan Tinkercad
- Arduino Uno R3
- Sensor PIR
- Sensor Photoresistor (LDR)
- Sensor suhu TMP36
- Relay SPDT
- Resistor 1k
- Power Supply (11.2V)
- Light Bulb (Bohlam)
- Motor DC
Simulasi Rangkaian menggunakan Tinkercad
Di bawah ini langkah-langkah untuk membuat simulasi rangkaian di Tinkercad:- Langkah pertama masuk ke https://www.tinkercad.com/dashboard, kemudian klik Circuits → Create new Circuit
- Ganti nama rangkaian simulasi dengan double click pada pojok kiri atas → ketikkan nama yang diinginkan. Misalnya : “Simulasi Smart Home Sederhana”. Dan pilih Components → All, kemudian susun modul serta komponen seperti pada rangkaian di bawah ini


float x, y, z, temp;
void setup()
{
pinMode(8, INPUT);
pinMode(5, OUTPUT);
pinMode(6, OUTPUT);
pinMode(A5, INPUT);
pinMode(A4, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop()
{
x = digitalRead(8);
y = analogRead(A5);
z = analogRead(A4);
Serial.println(x);
Serial.println(y);
Serial.println(z);
temp = (double)z/1024;
temp = temp * 5;
temp = temp - 0.5;
temp = temp * 100;
if ((x>0))
{
if ((y<550)&&(temp>30))
{
digitalWrite(5, HIGH);
digitalWrite(6, HIGH);
}
else if((y<550)&&(temp<30))
{
digitalWrite(5, HIGH);
digitalWrite(6, LOW);
}
else if((y>550)&&(temp>30))
{
digitalWrite(5, LOW);
digitalWrite(6, HIGH);
}
else if((y>550)&&(temp<30))
{
digitalWrite(5, LOW);
digitalWrite(6, LOW);
}
}
else
{
digitalWrite(5, LOW);
digitalWrite(6, LOW);
}
}
4. Jalankan simulasi dengan klik Start Simulation


Penjelasan tentang Cara Kerja Alat
Alat yang dibuat memiliki spesifikasi dapat menyalakan kipas angin (motor DC) serta bohlam secara otomatis berdasarkan feedback (umpan balik) dari sensor PIR, sensor cahaya (photoresistor/LDR), serta sensor suhu (TMP36). 5 Kondisi yang mungkin terjadi adalah a. Jika sensor PIR aktif serta sensor suhu (TMP36) mendeteksi suhu lebih dari 30 , maka kipas angin (motor DC) akan otomatis berputar.




Tags: Smart Home, Tutorial Tinkercad
Simulasi Sistem Smart Home Sederhana menggunakan Tinkercad
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana... selengkapnya
Sobat Maker, pernah nggak sih lagi asik-asiknya mandi tiba-tiba air di tandon habis? Atau sebaliknya, tandon malah meluap sampai air... selengkapnya
Hallo, kali ini akan membahas bagaimana cara untuk membuat dimmer menggunakan mosfet D4184 module. Mosfet mempunyai fungsi yaitu untuk... selengkapnya
Punya SHT40 dan ESP32-C3 Mini tapi masih bingung cara menghubungkannya? Tenang, prosesnya sebenarnya cukup simpel karena SHT40 menggunakan komunikasi I2C,... selengkapnya
Real Time Clock DS3231 adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk menyediakan data waktu dan tanggal dengan tingkat presisi... selengkapnya
7 segment merupakan sebuah display yang berfungsi menampilkan sebuah karakter baik huruf maupun digit angka. Namun untuk huruf sangat... selengkapnya
Pernah nggak sih kamu lagi sayang-sayangnya sama tanaman kesayangan, eh tiba-tiba malah layu gara-gara lupa disiram? Atau justru sebaliknya, tanamannya... selengkapnya
Pulse sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur banyaknya detak jantung dengan satuan menit atau BPM (Beats Per Minutes). Pada... selengkapnya
Alat dan Bahan Sensor Inframerah MLX90614 Arduino nano beli Deskripsi Secara internal, MLX90614 terdiri dari dua perangkat yakni... selengkapnya
Pada komponen tertentu dibutuhkan sebuah library agar komponen tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apa itu library? library adalah sekumpulan... selengkapnya
ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Simulasi Sistem Smart Home Sederhana menggunakan Tinkercad
Kategori
Artikel Terkait
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Getaran Gempa dan Stabilitas Kemiringan Pakai ESP32 dan MPU 6050
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Arduino Uno dan Sensor YL69
-
Bikin Sistem Monitor Volume Air Tandon Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor Ultrasonik
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11
-
Bikin Sensor Parkir Otomatis Pakai Arduino Uno dan HC SR04

Saat ini belum tersedia komentar.