● online
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- Sensor Api Flame detector sensor....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini untuk Membaca Suhu dan Kelembapan
Punya SHT40 dan ESP32-C3 Mini tapi masih bingung cara menghubungkannya? Tenang, prosesnya sebenarnya cukup simpel karena SHT40 menggunakan komunikasi I2C, sehingga hanya membutuhkan beberapa koneksi utama untuk bisa berkomunikasi dengan ESP32-C3 Mini. Sensor ini juga menarik digunakan untuk proyek IoT karena mampu membaca suhu dan kelembapan dengan ukuran sensor yang kecil.
Di artikel ini, kita akan membahas cara menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini mulai dari koneksi pin, kebutuhan komponen, hingga contoh program untuk membaca data suhu dan kelembapan. Jadi, kalau kamu sedang membuat proyek monitoring lingkungan atau perangkat IoT berbasis ESP32-C3 Mini, tutorial ini bisa menjadi langkah awal sebelum mengembangkan rangkaiannya menjadi perangkat yang lebih lengkap.
Alat dan Bahan SHT40 untuk ESP32-C3 Mini
Sebelum mulai menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini, ada beberapa komponen sederhana yang perlu disiapkan. Karena sensor SHT40 menggunakan komunikasi I2C, rangkaiannya tidak membutuhkan banyak kabel atau komponen tambahan. Berikut alat dan bahan yang bisa kamu siapkan untuk mengikuti tutorial ini.
| No. | Alat/Bahan | Jumlah | Estimasi Harga |
|---|---|---|---|
| 1 | ESP32-C3 Mini | 1 buah | Rp25.000 – Rp45.000 |
| 2 | Sensor SHT40 | 1 buah | Rp20.000 – Rp50.000 |
| 3 | Kabel jumper | Secukupnya | Rp5.000 – Rp10.000 |
| 4 | Breadboard | 1 buah | Rp8.000 – Rp15.000 |
| 5 | Kabel USB Type-C | 1 buah | Rp10.000 – Rp20.000 |
| 6 | Komputer/laptop | 1 buah | — |
Dengan komponen tersebut, kita sudah bisa melakukan pengujian dasar SHT40 dengan ESP32-C3 Mini. Untuk tahap awal, breadboard digunakan agar koneksi lebih mudah diubah saat melakukan percobaan. Setelah sensor berhasil membaca suhu dan kelembapan dengan baik, rangkaian ini bisa dikembangkan menjadi PCB yang lebih ringkas dan permanen.
Cara Menghubungkan Pin SHT40 ke ESP32-C3 Mini
1. Tabel koneksi
| SHT40 | ESP32-C3 Mini | Fungsi |
|---|---|---|
| VCC | 3.3V | Catu daya |
| GND | GND | Ground |
| SDA | GPIO SDA | Data I2C |
| SCL | GPIO SCL | Clock I2C |
2. Skematik Rangkaian

Program SHT40 dengan ESP32-C3 Mini
Setelah koneksi SHT40 ke ESP32-C3 Mini selesai, langkah berikutnya adalah membuat program untuk membaca data sensor. Pada contoh ini, kita akan menggunakan library SHT4x agar ESP32-C3 Mini dapat berkomunikasi dengan sensor melalui I2C dan menampilkan hasil pembacaan suhu serta kelembapan melalui Serial Monitor.
Pada contoh program ini, kita menggunakan library Adafruit SHT4x untuk memudahkan komunikasi antara ESP32-C3 Mini dan sensor SHT40 melalui I2C. Library tersebut sudah menyediakan fungsi untuk membaca data suhu dan kelembapan, sehingga kita tidak perlu membuat komunikasi sensor dari awal. Jika ingin melihat dokumentasi dan contoh penggunaan library secara lebih lengkap, kamu bisa mengunjungi dokumentasi Adafruit SHT4x.
Sebelum melakukan upload program, pastikan board ESP32-C3 sudah terhubung ke komputer dan library yang dibutuhkan sudah tersedia di Arduino IDE. Setelah semuanya siap, gunakan kode berikut:
#include <Wire.h>
#include <Adafruit_SHT4x.h>
#define SDA_PIN 8
#define SCL_PIN 9
Adafruit_SHT4x sht4 = Adafruit_SHT4x();
void setup() {
Serial.begin(115200);
Wire.begin(SDA_PIN, SCL_PIN);
if (!sht4.begin(&Wire)) {
Serial.println("Sensor SHT40 tidak terdeteksi!");
while (1) {
delay(10);
}
}
sht4.setPrecision(SHT4X_HIGH_PRECISION);
sht4.setHeater(SHT4X_NO_HEATER);
}
void loop() {
sensors_event_t humidity, temp;
sht4.getEvent(&humidity, &temp);
Serial.print("Suhu: ");
Serial.print(temp.temperature);
Serial.println(" °C");
Serial.print("Kelembapan: ");
Serial.print(humidity.relative_humidity);
Serial.println(" %");
delay(2000);
}
Kalau kamu ingin mengembangkan ESP32-C3 Mini ke proyek IoT lainnya, masih banyak sensor dan modul yang bisa digunakan. Salah satunya adalah HLW8032, yang dapat dimanfaatkan untuk membaca parameter listrik menggunakan ESP32. Kamu bisa melihat contoh penerapannya pada artikel Cara Menggunakan HLW8032 dengan ESP32 untuk Mengukur Tegangan, Arus, dan Daya.
Setelah program berhasil di-upload, buka Serial Monitor pada baud rate 115200. Jika wiring dan sensor sudah benar, ESP32-C3 Mini akan menampilkan nilai suhu dalam derajat Celsius dan kelembapan dalam persen secara berkala.
Jika muncul pesan “Sensor SHT40 tidak terdeteksi!”, jangan langsung menganggap sensornya rusak. Periksa kembali koneksi VCC, GND, SDA, dan SCL, kemudian pastikan nomor GPIO yang digunakan sesuai dengan board ESP32-C3 Mini yang kamu pakai.
Kesimpulan
Menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini ternyata cukup sederhana karena sensor menggunakan komunikasi I2C dengan koneksi utama berupa VCC, GND, SDA, dan SCL. Dengan wiring yang tepat dan library yang sesuai, ESP32-C3 Mini dapat membaca data suhu dan kelembapan dari SHT40 secara berkala melalui program yang sederhana.
Kombinasi ini cocok untuk berbagai proyek IoT monitoring, terutama yang membutuhkan pembacaan suhu dan kelembapan dengan ukuran rangkaian yang tetap ringkas. Setelah berhasil diuji menggunakan breadboard, rangkaian juga bisa dikembangkan menjadi PCB custom agar lebih rapi, compact, dan siap digunakan sebagai perangkat IoT.
Cara Menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini untuk Membaca Suhu dan Kelembapan
Hallo apa kabar pada artikel ini saya berbagi cara kontrol led menggunakan potensiometer pada NodeMCU. Jadi nanti akan mengatur... selengkapnya
Oke Hallo semua pada kesempatan kali ini kita akan belajar mendeteksi kemiringan suatu benda. Sensor yang digunakan adalah tilt... selengkapnya
I2C merupakan sebuah modul komunikasi serial dua arah yang berfungsi untuk mengirim dan menerima data. Keduanya adalah SCL (Serial... selengkapnya
Push button switch merupakan sebuah saklar dimana komponen ini berfungsi untuk mengubungkan atau memutus arus listrik. Saklar jenis ini... selengkapnya
Pernah suatu ketika axis X, Y, atau z CNC kita berubah, gcode yang sudah jadi setelah di running tidak... selengkapnya
Setelah kamu mengenal Arduino Uno dan isi dari Arduino Uno Trainer Kit, sekarang saatnya masuk ke bagian yang lebih teknis... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat suatu objek foto diatas air, lalu di atas air ada pantulan dari objek foto tersebut, nah... selengkapnya
Pada komponen tertentu dibutuhkan sebuah library agar komponen tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apa itu library? library adalah sekumpulan... selengkapnya
Pada kesempatan ini akan dijelaskan mengenai cara pembuatan export/download berupa file excel berdasarkan range tanggal yang dipilih. Filter ini... selengkapnya
Motor servo merupakan salah satu aktuator yang paling sering digunakan dalam dunia robotika, terutama untuk gerakan yang membutuhkan ketelitian posisi.... selengkapnya
Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.50012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000Cara Menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini untuk Membaca Suhu dan Kelembapan
Kategori
Artikel Terkait
-
Sistem Kendali Suhu pada Inkubator Penetasan Telur Berbasis PID Diskrit Menggunakan Sensor DHT11 dan Aktuator Lampu Pijar
- Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG
-
Cara Menghubungkan TB6612FNG dengan Raspberry Pi untuk Mengontrol Arah Motor DC
-
Cara Membuat Alarm Keamanan Sederhana dengan Sensor PIR dan Raspberry Pi 5
-
Cara Menghubungkan Sensor PIR ke Raspberry Pi untuk Mendeteksi Gerakan

Saat ini belum tersedia komentar.