● online
- Sensor Api Flame detector sensor....
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- Max7219 Led Dot Matrix 32x8 Display Module For Ard....
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S....
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Membuat Alarm Keamanan Sederhana dengan Sensor PIR dan Raspberry Pi 5
Sensor PIR bisa digunakan untuk mendeteksi gerakan manusia dan mengirimkan sinyal ke Raspberry Pi 5. Jika ditambahkan buzzer, rangkaian sederhana ini dapat dikembangkan menjadi alarm pendeteksi gerakan yang memberikan bunyi peringatan ketika ada aktivitas di area yang dipantau. Konsepnya cukup sederhana sehingga cocok untuk pemula yang ingin mencoba membuat sistem keamanan berbasis Raspberry Pi.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara menghubungkan sensor PIR dan buzzer ke Raspberry Pi 5, kemudian membuat program Python untuk mengaktifkan alarm ketika gerakan terdeteksi. Jika ingin memahami penggunaan sensor PIR pada Raspberry Pi secara lebih dasar, kamu juga bisa membaca artikel Cara Menghubungkan Sensor PIR ke Raspberry Pi untuk Mendeteksi Gerakan sebagai referensi tambahan.
Alat dan Bahan Alarm Sensor PIR Raspberry Pi 5
Untuk membuat alarm pendeteksi gerakan dengan sensor PIR dan Raspberry Pi 5, kita hanya membutuhkan beberapa komponen dasar. Raspberry Pi 5 berfungsi sebagai pengendali, sensor PIR digunakan untuk mendeteksi gerakan, sedangkan buzzer menjadi output yang menghasilkan bunyi peringatan. Selain itu, kita membutuhkan kabel jumper dan media untuk menjalankan program Python.
| No. | Alat/Bahan | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Raspberry Pi 5 | 1 buah | Pengendali utama |
| 2 | Sensor PIR HC-SR501 | 1 buah | Mendeteksi gerakan |
| 3 | Buzzer | 1 buah | Menghasilkan bunyi alarm |
| 4 | Kabel jumper | Secukupnya | Menghubungkan komponen |
| 5 | Breadboard | 1 buah | Media perakitan rangkaian |
| 6 | Kabel USB-C | 1 buah | Sumber daya dan koneksi Raspberry Pi 5 |
Untuk rangkaian sederhana ini, sensor PIR akan menggunakan GPIO 17 sebagai input, sedangkan buzzer akan dihubungkan ke salah satu GPIO sebagai output. Selanjutnya, kita akan membahas wiring agar setiap komponen terhubung dengan benar sebelum masuk ke program Python.
Wiring Sensor PIR dan Buzzer ke Raspberry Pi 5
Sensor PIR HC-SR501 memiliki tiga pin utama, yaitu VCC, GND, dan OUT. Pada rangkaian ini, VCC sensor dihubungkan ke 5V Raspberry Pi 5, GND ke GND, dan OUT ke GPIO 17 sebagai input untuk membaca sinyal deteksi gerakan. Sementara itu, buzzer digunakan sebagai output alarm dan dihubungkan ke GPIO 18, sehingga Raspberry Pi dapat mengaktifkan atau mematikannya melalui program Python.
| Komponen | Pin | Raspberry Pi 5 | Fungsi |
|---|---|---|---|
| PIR HC-SR501 | VCC | 5V | Catu daya |
| PIR HC-SR501 | GND | GND | Ground |
| PIR HC-SR501 | OUT | GPIO 17 | Input deteksi gerakan |
| Buzzer | (+) | GPIO 18 | Output alarm |
| Buzzer | (-) | GND | Ground |
Gambaran wiring:
Catatan: GPIO Raspberry Pi menggunakan level logika 3,3 V. Pastikan buzzer yang digunakan sesuai untuk dikendalikan dari GPIO dan tidak membutuhkan arus melebihi kemampuan pin. Jika menggunakan buzzer yang membutuhkan daya lebih besar, gunakan rangkaian driver seperti transistor agar GPIO tidak terbebani.
Program Alarm Sensor PIR dengan Raspberry Pi 5
Setelah sensor PIR dan buzzer terhubung, Raspberry Pi 5 dapat diprogram untuk memantau kondisi sensor dan mengaktifkan buzzer ketika gerakan terdeteksi. Pada program ini, MotionSensor digunakan untuk membaca sensor PIR pada GPIO 17, sedangkan Buzzer digunakan untuk mengendalikan buzzer pada GPIO 18. Library GPIO Zero membuat proses tersebut lebih sederhana karena kita tidak perlu mengatur GPIO secara manual. Untuk melihat fungsi MotionSensor dan Buzzer secara lebih lengkap, kamu bisa mengunjungi dokumentasi resmi GPIO Zero.
Berikut program Python yang digunakan:
from gpiozero import MotionSensor, Buzzer
from signal import pause
pir = MotionSensor(17)
buzzer = Buzzer(18)
def gerakan_terdeteksi():
print("Gerakan terdeteksi! Alarm aktif.")
buzzer.on()
def tidak_ada_gerakan():
print("Tidak ada gerakan. Alarm mati.")
buzzer.off()
pir.when_motion = gerakan_terdeteksi
pir.when_no_motion = tidak_ada_gerakan
print("Sistem alarm aktif. Menunggu gerakan...")
pause()
Program tersebut akan terus memantau kondisi sensor PIR. Ketika gerakan terdeteksi, Raspberry Pi 5 akan mengaktifkan buzzer dan menampilkan pesan “Gerakan terdeteksi! Alarm aktif.” pada Terminal. Saat tidak ada gerakan, buzzer akan dimatikan dan status berubah menjadi “Tidak ada gerakan. Alarm mati.”
Cara Kerja Alarm Sensor PIR dengan Raspberry Pi 5
Ketika sensor PIR mendeteksi adanya gerakan, pin OUT akan memberikan sinyal HIGH yang dibaca oleh GPIO 17 pada Raspberry Pi 5. Program kemudian menjalankan perintah untuk mengaktifkan buzzer melalui GPIO 18 sehingga terdengar bunyi alarm. Ketika gerakan tidak lagi terdeteksi, status sensor berubah dan program mematikan buzzer. Secara sederhana, alurnya adalah gerakan terdeteksi → PIR mengirim sinyal → GPIO 17 membaca sinyal → Raspberry Pi memprosesnya → GPIO 18 mengaktifkan buzzer.
Kesimpulan Alarm Sensor PIR dengan Raspberry Pi 5
Membuat alarm pendeteksi gerakan dengan sensor PIR dan Raspberry Pi 5 dapat dilakukan dengan rangkaian yang sederhana. Sensor PIR berfungsi sebagai input untuk mendeteksi gerakan, sedangkan buzzer digunakan sebagai output untuk memberikan peringatan. Dengan memanfaatkan GPIO dan library GPIO Zero, Raspberry Pi 5 dapat mengaktifkan buzzer secara otomatis ketika gerakan terdeteksi.
Rangkaian ini juga bisa menjadi dasar untuk sistem keamanan yang lebih kompleks. Buzzer dapat dikembangkan dengan menambahkan LED, notifikasi melalui jaringan, kamera, atau penyimpanan log sehingga Raspberry Pi 5 tidak hanya memberikan alarm, tetapi juga dapat melakukan monitoring secara lebih lengkap.
Cara Membuat Alarm Keamanan Sederhana dengan Sensor PIR dan Raspberry Pi 5
Sensor MQ-2 merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi kandungan gas seperti Lpg, CO, asap dan masih banyak lainnya. Sensor... selengkapnya
Penggunaan LCD I2C sering kali gagal menampilkan teks karena deklarasi awal yaitu alamat I2C yang salah/keliru dikarenakan alamat yang... selengkapnya
Jumpa lagi bersama indomaker.com, setelah kemarin kita sudah bisa menampilkan sensor suhu dan kelembaban pada web browser DISINI. Sekarang kita... selengkapnya
Pada artikel sebelumnya kita sudah belajar untuk mendaftar ke thingspeak, jika belum silahkan bisa di lihat DISINI. Oke sip... selengkapnya
Pada pembahasan sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang penggunaan relay silahkan yang belum bisa lihat di sini. Pada artikel... selengkapnya
Apa itu efek autumn? Efek autumn adalah efek musim gugur, dimana dedaunan akan berubah warna dari hijau menjadi coklat... selengkapnya
Pada komponen tertentu dibutuhkan sebuah library agar komponen tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apa itu library? library adalah sekumpulan... selengkapnya
Bagi anda yang belum tau cara menggunakan LED pada NodeMCU, pada artikel ini akan di bahas cara-caranya. Sebelum melangkah... selengkapnya
Modul Led Dot Matrix 32×16 adalah modul display yang menggunakan kumpulan – kumpulan LED yang dirangkai dengan susunan 32... selengkapnya
IC AtMega328p pada Arduino Uno anda rusak? panas? atau anda ingin membuat sistem minimum sendiri? tenang solusinya adalah dengan... selengkapnya
Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.4001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Cara Membuat Alarm Keamanan Sederhana dengan Sensor PIR dan Raspberry Pi 5
Kategori
Artikel Terkait
- Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG
-
Cara Menghubungkan TB6612FNG dengan Raspberry Pi untuk Mengontrol Arah Motor DC
-
Cara Menghubungkan Sensor PIR ke Raspberry Pi untuk Mendeteksi Gerakan
- Cara Mengetahui Alamat I2C SHT40 dengan ESP32-C3 Mini
-
Cara Menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini untuk Membaca Suhu dan Kelembapan

Saat ini belum tersedia komentar.