● online
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- ESP32 ESP-32 Wireless Module ESP32-S ESP-WROOM-32 ....
- Max7219 Led Dot Matrix 32x8 Display Module For Ard....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengendalikan Motor DC Menggunakan Arduino Uno dan Motor Driver MX1508
Motor merupakan salah satu komponen paling penting dalam dunia robotika karena memungkinkan sebuah sistem untuk bergerak secara fisik. Dengan motor, kamu bisa membuat berbagai proyek menarik seperti mobil robot, conveyor mini, hingga mekanisme otomatis lainnya. Namun, motor tidak bisa langsung dikendalikan dari pin Arduino Uno.
Alasannya sederhana: motor membutuhkan arus dan daya yang jauh lebih besar dibandingkan kemampuan pin digital Arduino. Selain itu, motor juga bisa menghasilkan tegangan balik saat berhenti atau berubah arah secara tiba-tiba, yang berisiko merusak Arduino. Karena itulah dibutuhkan motor driver sebagai perantara agar motor bisa dikendalikan dengan aman.
Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara mengendalikan empat motor DC menggunakan Arduino Uno dan motor driver MX1508. Sebelum digunakan untuk sistem robot, setiap motor akan diuji untuk memastikan arah putaran dan koneksi sudah benar.
Cara Kerja Sistem Kendali Motor
Arduino mengirimkan sinyal logika ke pin input motor driver. Ketika satu pin bernilai HIGH dan pasangannya bernilai LOW, motor akan berputar ke satu arah. Jika kombinasi logika dibalik, motor akan berputar ke arah sebaliknya. Ketika kedua pin bernilai LOW, motor akan berhenti.
Dengan mengatur beberapa motor secara bersamaan, Arduino dapat mengontrol pergerakan mobil robot, seperti maju, berhenti, dan mundur.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Motor driver MX1508
- Motor DC
- Baterai sebagai sumber daya motor
- Roda atau ban mobil mainan
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Motor Driver
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian motor driver dengan Arduino Uno.
- Motor driver dihubungkan ke sumber daya motor melalui pin positif dan ground.
- Setiap motor DC dihubungkan ke keluaran motor driver.
Pin kendali motor driver dihubungkan ke pin digital Arduino sebagai berikut:
Motor Driver 1
- IN1 ke pin D13 Arduino
- IN2 ke pin D12 Arduino
- IN3 ke pin D11 Arduino
- IN4 ke pin D10 Arduino
Motor Driver 2
- IN1 ke pin D9 Arduino
- IN2 ke pin D8 Arduino
- IN3 ke pin D7 Arduino
- IN4 ke pin D6 Arduino

Gambar 1. Wiring Rangkaian Menggerakan Motor Driver
Setiap pasangan pin IN digunakan untuk mengatur satu motor, dengan kombinasi logika tertentu untuk menentukan arah putaran.
Menulis Program Menggerakkan Motor DC
Setelah rangkaian terpasang dengan benar, buka Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
// ===== DRIVER 1 =====
#define D1_IN1 13
#define D1_IN2 12
#define D1_IN3 11
#define D1_IN4 10
// ===== DRIVER 2 =====
#define D2_IN1 9
#define D2_IN2 8
#define D2_IN3 7
#define D2_IN4 6
void setup() {
pinMode(D1_IN1, OUTPUT);
pinMode(D1_IN2, OUTPUT);
pinMode(D1_IN3, OUTPUT);
pinMode(D1_IN4, OUTPUT);
pinMode(D2_IN1, OUTPUT);
pinMode(D2_IN2, OUTPUT);
pinMode(D2_IN3, OUTPUT);
pinMode(D2_IN4, OUTPUT);
Serial.begin(9600);
Serial.println("2 Motor Driver MX1508 siap digunakan");
}
void loop() {
Serial.println("SEMUA MOTOR MAJU");
semuaMotorMaju();
delay(2000);
Serial.println("SEMUA MOTOR STOP");
stopSemuaMotor();
delay(1000);
Serial.println("SEMUA MOTOR MUNDUR");
semuaMotorMundur();
delay(2000);
Serial.println("SEMUA MOTOR STOP");
stopSemuaMotor();
delay(2000);
}
// ===== FUNGSI =====
void semuaMotorMaju() {
digitalWrite(D1_IN1, LOW);
digitalWrite(D1_IN2, HIGH);
digitalWrite(D1_IN3, LOW);
digitalWrite(D1_IN4, HIGH);
digitalWrite(D2_IN1, LOW);
digitalWrite(D2_IN2, HIGH);
digitalWrite(D2_IN3, HIGH);
digitalWrite(D2_IN4, LOW);
}
void semuaMotorMundur() {
digitalWrite(D1_IN1, HIGH);
digitalWrite(D1_IN2, LOW);
digitalWrite(D1_IN3, HIGH);
digitalWrite(D1_IN4, LOW);
digitalWrite(D2_IN1, HIGH);
digitalWrite(D2_IN2, LOW);
digitalWrite(D2_IN3, LOW);
digitalWrite(D2_IN4, HIGH);
}
void stopSemuaMotor() {
digitalWrite(D1_IN1, LOW);
digitalWrite(D1_IN2, LOW);
digitalWrite(D1_IN3, LOW);
digitalWrite(D1_IN4, LOW);
digitalWrite(D2_IN1, LOW);
digitalWrite(D2_IN2, LOW);
digitalWrite(D2_IN3, LOW);
digitalWrite(D2_IN4, LOW);
}
Penjelasan Kode
- #define D1_IN1 13 hingga #define D1_IN4 10 digunakan untuk mendefinisikan pin kendali motor driver pertama agar mudah dipanggil dalam program
- #define D2_IN1 9 hingga #define D2_IN4 6 digunakan untuk mendefinisikan pin kendali motor driver kedua, dengan penyesuaian arah pada salah satu channel
- pinMode(…, OUTPUT); digunakan untuk mengatur seluruh pin yang terhubung ke motor driver sebagai keluaran
- semuaMotorMaju(); digunakan untuk menjalankan seluruh motor ke arah maju dengan kombinasi logika yang sesuai
- semuaMotorMundur(); digunakan untuk menjalankan seluruh motor ke arah mundur dengan kombinasi logika kebalikan dari arah maju
- stopSemuaMotor(); digunakan untuk menghentikan seluruh motor dengan mematikan semua pin kendali
- digitalWrite(…, HIGH atau LOW); digunakan untuk mengatur arah putaran motor melalui motor driver
Hasil Percobaan
Setelah program diunggah dan rangkaian terhubung dengan benar, sistem akan berjalan sesuai urutan yang telah ditentukan. Pada tahap pertama, seluruh motor akan bergerak maju secara bersamaan. Pergerakan ini menunjukkan bahwa Arduino berhasil mengirimkan sinyal kendali yang tepat ke kedua motor driver, termasuk penyesuaian arah motor yang memiliki orientasi terbalik.

Gambar 2. Hasil Percobaan Menggerakan Motor
Setelah beberapa detik, semua motor akan berhenti sejenak. Kondisi ini menandakan bahwa perintah penghentian motor bekerja dengan baik dan sistem berada dalam keadaan aman. Selanjutnya, motor akan bergerak mundur dengan arah putaran yang berlawanan, tanpa perlu mengubah sambungan kabel.
Siklus maju, berhenti, dan mundur akan terus berulang selama Arduino mendapatkan catu daya. Percobaan ini membuktikan bahwa Arduino Uno mampu mengendalikan beberapa motor DC secara bersamaan dengan stabil dan menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan robot bergerak yang lebih kompleks.
Tutorial Mengendalikan Motor DC Menggunakan Arduino Uno dan Motor Driver MX1508
Dalam menjalankan bisnis online tentu saja harus memperhatikan beberapa aspek agar bisnis kita berjalan dengan lancar. Sebagai contoh di... selengkapnya
Bluetooth merupakan komunikasi wireles (nirkabel) menggunakan SPP (Serial Port Protocol) dengan frekusensi kerja 2.4 GHz. Dengan Bluetooth, kita dapat... selengkapnya
Oke kali ini saatnya kita mulai running ke mesin CNC router engaraving langsung. Sebelumnya apakah anda sudah mempersiapkan bahan-bahanya?... selengkapnya
Push button switch merupakan sebuah saklar dimana komponen ini berfungsi untuk mengubungkan atau memutus arus listrik. Saklar jenis ini... selengkapnya
HK1600B merupakan salah satu sensor tekanan yang mudah kita temukan di pasaran, dengan output analog linear dari 0.5V hingga 4.5V,... selengkapnya
Android merupakan sistem operasi untuk perangkat seluler dengan pengguna terbesar di dunia termasuk di Indonesia, dengan market share 90%... selengkapnya
Arduino Pro Micro adalah jenis arduino yang berukuran kecil, ukuranya hampir sama seperti Arduino Pro Mini. Secara fungsi dan... selengkapnya
Blynk menawarkan beragam fungsi ya, salah satunya untuk mengontrol perangkat. Penggunaan Blynk ini bisa kapan dan dimana saja ya,... selengkapnya
Pada robot elektronik sering kali digunakan motor servo sebagai leher yang bisa bergerak, motor servo adalah perangkat elektromekanis yang dirancang... selengkapnya
Bootstrap adalah sebuah framework yang dapat memudahkan seorang programmer web untuk mempercepat dan mempermudah dalam membuat dan mengembangkan website.... selengkapnya
Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Tutorial Mengendalikan Motor DC Menggunakan Arduino Uno dan Motor Driver MX1508
Kategori
Artikel Terkait
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Getaran Gempa dan Stabilitas Kemiringan Pakai ESP32 dan MPU 6050
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Arduino Uno dan Sensor YL69
-
Bikin Sistem Monitor Volume Air Tandon Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor Ultrasonik
-
Cara Bikin Kipas Angin Otomatis Berbasis Suhu Pakai Arduino Uno dan Sensor LM35
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11

Saat ini belum tersedia komentar.