● online
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R....
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengendalikan Motor DC Menggunakan Arduino Uno dan Motor Driver MX1508
Motor merupakan salah satu komponen paling penting dalam dunia robotika karena memungkinkan sebuah sistem untuk bergerak secara fisik. Dengan motor, kamu bisa membuat berbagai proyek menarik seperti mobil robot, conveyor mini, hingga mekanisme otomatis lainnya. Namun, motor tidak bisa langsung dikendalikan dari pin Arduino Uno.
Alasannya sederhana: motor membutuhkan arus dan daya yang jauh lebih besar dibandingkan kemampuan pin digital Arduino. Selain itu, motor juga bisa menghasilkan tegangan balik saat berhenti atau berubah arah secara tiba-tiba, yang berisiko merusak Arduino. Karena itulah dibutuhkan motor driver sebagai perantara agar motor bisa dikendalikan dengan aman.
Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara mengendalikan empat motor DC menggunakan Arduino Uno dan motor driver MX1508. Sebelum digunakan untuk sistem robot, setiap motor akan diuji untuk memastikan arah putaran dan koneksi sudah benar.
Cara Kerja Sistem Kendali Motor
Arduino mengirimkan sinyal logika ke pin input motor driver. Ketika satu pin bernilai HIGH dan pasangannya bernilai LOW, motor akan berputar ke satu arah. Jika kombinasi logika dibalik, motor akan berputar ke arah sebaliknya. Ketika kedua pin bernilai LOW, motor akan berhenti.
Dengan mengatur beberapa motor secara bersamaan, Arduino dapat mengontrol pergerakan mobil robot, seperti maju, berhenti, dan mundur.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Motor driver MX1508
- Motor DC
- Baterai sebagai sumber daya motor
- Roda atau ban mobil mainan
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Motor Driver
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian motor driver dengan Arduino Uno.
- Motor driver dihubungkan ke sumber daya motor melalui pin positif dan ground.
- Setiap motor DC dihubungkan ke keluaran motor driver.
Pin kendali motor driver dihubungkan ke pin digital Arduino sebagai berikut:
Motor Driver 1
- IN1 ke pin D13 Arduino
- IN2 ke pin D12 Arduino
- IN3 ke pin D11 Arduino
- IN4 ke pin D10 Arduino
Motor Driver 2
- IN1 ke pin D9 Arduino
- IN2 ke pin D8 Arduino
- IN3 ke pin D7 Arduino
- IN4 ke pin D6 Arduino

Gambar 1. Wiring Rangkaian Menggerakan Motor Driver
Setiap pasangan pin IN digunakan untuk mengatur satu motor, dengan kombinasi logika tertentu untuk menentukan arah putaran.
Menulis Program Menggerakkan Motor DC
Setelah rangkaian terpasang dengan benar, buka Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
// ===== DRIVER 1 =====
#define D1_IN1 13
#define D1_IN2 12
#define D1_IN3 11
#define D1_IN4 10
// ===== DRIVER 2 =====
#define D2_IN1 9
#define D2_IN2 8
#define D2_IN3 7
#define D2_IN4 6
void setup() {
pinMode(D1_IN1, OUTPUT);
pinMode(D1_IN2, OUTPUT);
pinMode(D1_IN3, OUTPUT);
pinMode(D1_IN4, OUTPUT);
pinMode(D2_IN1, OUTPUT);
pinMode(D2_IN2, OUTPUT);
pinMode(D2_IN3, OUTPUT);
pinMode(D2_IN4, OUTPUT);
Serial.begin(9600);
Serial.println("2 Motor Driver MX1508 siap digunakan");
}
void loop() {
Serial.println("SEMUA MOTOR MAJU");
semuaMotorMaju();
delay(2000);
Serial.println("SEMUA MOTOR STOP");
stopSemuaMotor();
delay(1000);
Serial.println("SEMUA MOTOR MUNDUR");
semuaMotorMundur();
delay(2000);
Serial.println("SEMUA MOTOR STOP");
stopSemuaMotor();
delay(2000);
}
// ===== FUNGSI =====
void semuaMotorMaju() {
digitalWrite(D1_IN1, LOW);
digitalWrite(D1_IN2, HIGH);
digitalWrite(D1_IN3, LOW);
digitalWrite(D1_IN4, HIGH);
digitalWrite(D2_IN1, LOW);
digitalWrite(D2_IN2, HIGH);
digitalWrite(D2_IN3, HIGH);
digitalWrite(D2_IN4, LOW);
}
void semuaMotorMundur() {
digitalWrite(D1_IN1, HIGH);
digitalWrite(D1_IN2, LOW);
digitalWrite(D1_IN3, HIGH);
digitalWrite(D1_IN4, LOW);
digitalWrite(D2_IN1, HIGH);
digitalWrite(D2_IN2, LOW);
digitalWrite(D2_IN3, LOW);
digitalWrite(D2_IN4, HIGH);
}
void stopSemuaMotor() {
digitalWrite(D1_IN1, LOW);
digitalWrite(D1_IN2, LOW);
digitalWrite(D1_IN3, LOW);
digitalWrite(D1_IN4, LOW);
digitalWrite(D2_IN1, LOW);
digitalWrite(D2_IN2, LOW);
digitalWrite(D2_IN3, LOW);
digitalWrite(D2_IN4, LOW);
}
Penjelasan Kode
- #define D1_IN1 13 hingga #define D1_IN4 10 digunakan untuk mendefinisikan pin kendali motor driver pertama agar mudah dipanggil dalam program
- #define D2_IN1 9 hingga #define D2_IN4 6 digunakan untuk mendefinisikan pin kendali motor driver kedua, dengan penyesuaian arah pada salah satu channel
- pinMode(…, OUTPUT); digunakan untuk mengatur seluruh pin yang terhubung ke motor driver sebagai keluaran
- semuaMotorMaju(); digunakan untuk menjalankan seluruh motor ke arah maju dengan kombinasi logika yang sesuai
- semuaMotorMundur(); digunakan untuk menjalankan seluruh motor ke arah mundur dengan kombinasi logika kebalikan dari arah maju
- stopSemuaMotor(); digunakan untuk menghentikan seluruh motor dengan mematikan semua pin kendali
- digitalWrite(…, HIGH atau LOW); digunakan untuk mengatur arah putaran motor melalui motor driver
Hasil Percobaan
Setelah program diunggah dan rangkaian terhubung dengan benar, sistem akan berjalan sesuai urutan yang telah ditentukan. Pada tahap pertama, seluruh motor akan bergerak maju secara bersamaan. Pergerakan ini menunjukkan bahwa Arduino berhasil mengirimkan sinyal kendali yang tepat ke kedua motor driver, termasuk penyesuaian arah motor yang memiliki orientasi terbalik.

Gambar 2. Hasil Percobaan Menggerakan Motor
Setelah beberapa detik, semua motor akan berhenti sejenak. Kondisi ini menandakan bahwa perintah penghentian motor bekerja dengan baik dan sistem berada dalam keadaan aman. Selanjutnya, motor akan bergerak mundur dengan arah putaran yang berlawanan, tanpa perlu mengubah sambungan kabel.
Siklus maju, berhenti, dan mundur akan terus berulang selama Arduino mendapatkan catu daya. Percobaan ini membuktikan bahwa Arduino Uno mampu mengendalikan beberapa motor DC secara bersamaan dengan stabil dan menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan robot bergerak yang lebih kompleks.
Tutorial Mengendalikan Motor DC Menggunakan Arduino Uno dan Motor Driver MX1508
Mari kita belajar lagi, kali ini membahas sensor LDR. Dimana sensor ini nilainya akan berubah menyesuaikan cahaya yang diterima... selengkapnya
RFID merupakan suatu teknologi yang dapat mengidentifikasi sebuah objek menggunakan frekuensi radio. Untuk dapat menggunakanya kita membutuhkan sebuah ID... selengkapnya
Android merupakan sistem operasi untuk perangkat seluler dengan pengguna terbesar di dunia termasuk di Indonesia, dengan market share 90%... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat katalog busana muslimah ataupun lainnya, lalu ada objek orang yang sama dengan mengunakan baju berwarna tetapi... selengkapnya
Sensor getar Piezoelektrik adalah komponen yang fantastis untuk mendeteksi benturan, getaran, atau bahkan suara. Namun berbeda dengan modul piezo 3... selengkapnya
Jumpa lagi bersama indomaker.com, setelah kemarin kita sudah bisa menampilkan sensor suhu dan kelembaban pada web browser DISINI. Sekarang kita... selengkapnya
8×8 LED dot matrix merupakan sebuah display yang terdiri dari kumpulan led yang disusun secara simetris sejumlah 8 baris... selengkapnya
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Rotary encoder adalah sebuah perangkat elektronik yang mampu mengkonversi gerakan mekanis berputar menjadi sinyal listrik, menjadi elemen kunci dalam memenuhi... selengkapnya
Sobat Maker, pernah nggak sih lagi asik merekam video pakai robot atau drone, eh hasilnya malah goyang-goyang kayak jelly? Masalah... selengkapnya
Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.0001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Tutorial Mengendalikan Motor DC Menggunakan Arduino Uno dan Motor Driver MX1508
Kategori
Artikel Terkait
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Jaga Rumah dari Kebakaran dengan Sistem Monitoring Arduino yang Satset dan Akurat
-
Pantau Tandon Air Gak Pake Ribet dengan ESP32 dan Sensor Water Level
-
Bikin Sendiri Alat Pendeteksi Hujan Pakai Arduino Uno Biar Gak Kaget Pas Jemuran Basah
-
Jaga Kualitas Udara Kamar Tetap Sehat Pakai ESP32 dan Sensor MQ-135

Saat ini belum tersedia komentar.