● online
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear....
- LM35DZ Sensor Suhu - LM35....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Dasar Menyalakan LED Menggunakan Raspberry Pi dan GPIO
Salah satu proyek pertama yang sering dilakukan oleh pemula dalam dunia Raspberry Pi adalah menyalakan LED. Meskipun terlihat sederhana, proyek ini merupakan langkah awal penting untuk memahami bagaimana Raspberry Pi dapat mengontrol perangkat elektronik menggunakan pin GPIO (General Purpose Input/Output). Dalam tutorial ini, kamu akan mempelajari cara menyalakan LED menggunakan Raspberry Pi secara aman dan efektif. Cocok untuk pemula yang ingin mulai bereksperimen dengan physical computing!
LED (Light Emitting Diode) adalah komponen yang dasar sering dipakai dalam berbagai proyek elektronika karena mudah digunakan dan hemat energi. Tapi perlu diingat, LED juga cukup sensitif. Kalau diberi arus terlalu besar, LED bisa rusak dan bahkan bisa sampai meledak.
Supaya aman, kita perlu menambahkan resistor secara seri dengan LED. Resistor ini berfungsi membatasi jumlah arus listrik yang mengalir ke LED, sehingga komponen kecil ini bisa bekerja dengan baik dan tahan lama.
Sebagai contoh, kamu bisa coba hubungkan kaki panjang LED (anoda) ke pin GPIO 3V3 di Raspberry Pi, lalu kaki pendeknya (katoda) ke pin GND. Di antara sambungan tersebut, pasang resistor dengan nilai minimal 50Ω. Semakin besar nilai resistornya, biasanya LED akan terlihat lebih redup—jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Raspberry Pi Trainer Kit V2
- LED
- Resistor
- Breadboard dan kabel jumper
- Software:
- MobaXterm (untuk remote terminal)
- Notepad++ (untuk menulis skrip Python)
Wiring Rangkaian Percobaan Pertama
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin katoda LED ke 3v3
- Pin anoda ke GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian Percobaan LED ke Pin 3v3
Jika LED kamu tersambung ke pin 3V3, maka LED akan langsung menyala. Ini karena pin 3V3 selalu memberikan tegangan, jadi LED akan terus menyala selama Raspberry Pi menyala.

Gambar 2. Hasil Percobaan LED terhubung ke pin 3v3
Tapi sekarang, sebagai perbandingan coba pindahkan koneksi LED dari pin 3V3 ke GPIO. Apa yang dapat terjadi dengan hanya memindahkan 1 kabel?
Wiring Rangkaian Percobaan Kedua
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin VCC ke GPIO 17
- Pin GND ke GND

Gambar 3. Wiring Rangkaian Percobaan ke pin GPIO 17
Apa yang Akan Terjadi?

Gambar 3. Hasil percobaan LED ke pin GPIO 17
Hasilnya? LED akan mati. Ini wajar, karena GPIO 17 tidak memberikan tegangan secara otomatis. Bedanya, sekarang LED sudah terhubung ke pin yang bisa dikendalikan lewat kode!
Tutorial ini merupakan langkah awal yang sederhana namun penting untuk memahami konsep kontrol digital menggunakan Raspberry Pi. Dengan hanya menggunakan LED dan resistor, kamu sudah bisa mulai belajar bagaimana perangkat lunak dan perangkat keras dapat bekerja sama. Setelah ini, kamu bisa mengembangkan proyek ke tingkat berikutnya, seperti menyalakan LED berdasarkan sensor gerak atau membuat sistem notifikasi sederhana. Terus bereksperimen, dan selamat belajar dunia fisik dengan Raspberry Pi!
Tutorial Dasar Menyalakan LED Menggunakan Raspberry Pi dan GPIO
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Pernah suatu ketika axis X, Y, atau z CNC kita berubah, gcode yang sudah jadi setelah di running tidak... selengkapnya
USB Host Shield merupakan sebuah board tambahan yang berfungsi untuk komunikasi perangkat antarmuka USB sperti mouse, keyboard, joystick, MIDI,... selengkapnya
Pada pembahasan sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang penggunaan relay silahkan yang belum bisa lihat di sini. Pada artikel... selengkapnya
Jumpa lagi dengan indomaker, salam hangat untuk anda-anda diluar sana yang selalu semangat belajar Arduino. Pada tutorial kali ini... selengkapnya
Setelah kemarin sudah belajar Blynk dan sensor LDR DISINI, sekarang lanjut ke sensor berikutnya yaitu sensor DHT11 untuk memonitoring... selengkapnya
Mau membuat LED-mu berkedip tanpa perlu menekannya secara manual? Di tutorial ini, kamu akan belajar cara mengatur LED menyala dan... selengkapnya
LED RGB adalah lampu led yang mempunyai 3 warna utama yaitu RED/merah, GREEN/hijau dan BLUE/biru. Namun dengan kombinasi dari... selengkapnya
Sensor TDS meter adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mengukur partikel terlarut dalam air, partikel terlarut termasuk zat organik... selengkapnya
Artikel kali ini, akan membahas tentang mengontrol sebuah LED menggunakan remote. Remote apa yang digunakan? anda dapat menggunakan berbagai... selengkapnya
2000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Tang Crimping Press Skun Ratchet YTH SN-48B Model YTH SN-48B FOR NON INSULATED TERMINAL YTH SN-48B dengan mata Press 0.5… selengkapnya
Rp 150.000

Saat ini belum tersedia komentar.