● online
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- Resistor 220 Ohm 220R Ohm 220Ohm 1/4W 1% Metal fil....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Dasar Menyalakan LED Menggunakan Raspberry Pi dan GPIO
Salah satu proyek pertama yang sering dilakukan oleh pemula dalam dunia Raspberry Pi adalah menyalakan LED. Meskipun terlihat sederhana, proyek ini merupakan langkah awal penting untuk memahami bagaimana Raspberry Pi dapat mengontrol perangkat elektronik menggunakan pin GPIO (General Purpose Input/Output). Dalam tutorial ini, kamu akan mempelajari cara menyalakan LED menggunakan Raspberry Pi secara aman dan efektif. Cocok untuk pemula yang ingin mulai bereksperimen dengan physical computing!
LED (Light Emitting Diode) adalah komponen yang dasar sering dipakai dalam berbagai proyek elektronika karena mudah digunakan dan hemat energi. Tapi perlu diingat, LED juga cukup sensitif. Kalau diberi arus terlalu besar, LED bisa rusak dan bahkan bisa sampai meledak.
Supaya aman, kita perlu menambahkan resistor secara seri dengan LED. Resistor ini berfungsi membatasi jumlah arus listrik yang mengalir ke LED, sehingga komponen kecil ini bisa bekerja dengan baik dan tahan lama.
Sebagai contoh, kamu bisa coba hubungkan kaki panjang LED (anoda) ke pin GPIO 3V3 di Raspberry Pi, lalu kaki pendeknya (katoda) ke pin GND. Di antara sambungan tersebut, pasang resistor dengan nilai minimal 50Ω. Semakin besar nilai resistornya, biasanya LED akan terlihat lebih redup—jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Raspberry Pi Trainer Kit V2
- LED
- Resistor
- Breadboard dan kabel jumper
- Software:
- MobaXterm (untuk remote terminal)
- Notepad++ (untuk menulis skrip Python)
Wiring Rangkaian Percobaan Pertama
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin katoda LED ke 3v3
- Pin anoda ke GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian Percobaan LED ke Pin 3v3
Jika LED kamu tersambung ke pin 3V3, maka LED akan langsung menyala. Ini karena pin 3V3 selalu memberikan tegangan, jadi LED akan terus menyala selama Raspberry Pi menyala.

Gambar 2. Hasil Percobaan LED terhubung ke pin 3v3
Tapi sekarang, sebagai perbandingan coba pindahkan koneksi LED dari pin 3V3 ke GPIO. Apa yang dapat terjadi dengan hanya memindahkan 1 kabel?
Wiring Rangkaian Percobaan Kedua
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin VCC ke GPIO 17
- Pin GND ke GND

Gambar 3. Wiring Rangkaian Percobaan ke pin GPIO 17
Apa yang Akan Terjadi?

Gambar 3. Hasil percobaan LED ke pin GPIO 17
Hasilnya? LED akan mati. Ini wajar, karena GPIO 17 tidak memberikan tegangan secara otomatis. Bedanya, sekarang LED sudah terhubung ke pin yang bisa dikendalikan lewat kode!
Tutorial ini merupakan langkah awal yang sederhana namun penting untuk memahami konsep kontrol digital menggunakan Raspberry Pi. Dengan hanya menggunakan LED dan resistor, kamu sudah bisa mulai belajar bagaimana perangkat lunak dan perangkat keras dapat bekerja sama. Setelah ini, kamu bisa mengembangkan proyek ke tingkat berikutnya, seperti menyalakan LED berdasarkan sensor gerak atau membuat sistem notifikasi sederhana. Terus bereksperimen, dan selamat belajar dunia fisik dengan Raspberry Pi!
Tutorial Dasar Menyalakan LED Menggunakan Raspberry Pi dan GPIO
UI (User Interface) dan UX (User Experience) dalam sebuah pengembangan website dan aplikasi sangat penting dan saling berkaitan. Tetapi... selengkapnya
Sensor Waterflow adalah sensor yang dapat membaca aliran air pada suatu tempat/saluran air. Sensor ini digunakan untuk membaca... selengkapnya
Limit switch merupakan sebuah saklar yang memiliki tuas sebagai penghubung ataupun pemutus arus litrik. Prinsip kerjanya sama seperti push... selengkapnya
Pada pembahasan sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang penggunaan relay silahkan yang belum bisa lihat di sini. Pada artikel... selengkapnya
LCD atau Liquid Crystal Display adalah perangkat yang berfungsi sebagai media penampil dengan memanfaatkan kristal cair sebagai objek penampil utama.... selengkapnya
Flow meter yaitu sebuah sensor yang berfungsi untuk menghitung aliran air (debit) dan volume air dalam suatu alur dan... selengkapnya
Dalam dunia edit-mengedit gambar, bagi orang yang sudah ahli memang sudah tidak heran lagi. Tetapi bagi orang yang awam... selengkapnya
Tidak jauh-jauh dari shield ESP-01 lagi, kali ini akan membahas module shield untuk relay. Cukup praktis dan hemat size... selengkapnya
Motor merupakan salah satu komponen paling penting dalam dunia robotika karena memungkinkan sebuah sistem untuk bergerak secara fisik. Dengan motor,... selengkapnya
Sensor sentuh merupakan sebuah saklar yang cara penggunaanya dengan cara disentuh menggunakan jari. Ketika sensor ini disentuh maka sensor... selengkapnya
Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm Male to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.9001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Tutorial Dasar Menyalakan LED Menggunakan Raspberry Pi dan GPIO
Kategori
Artikel Terkait
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Getaran Gempa dan Stabilitas Kemiringan Pakai ESP32 dan MPU 6050
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Arduino Uno dan Sensor YL69
-
Bikin Sistem Monitor Volume Air Tandon Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor Ultrasonik
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11
-
Bikin Sensor Parkir Otomatis Pakai Arduino Uno dan HC SR04

Saat ini belum tersedia komentar.