● online
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- Sensor Api Flame detector sensor....
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp....
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Membuat Traffic Light LED Dengan Raspberry Pi dan Python
Traffic Light atau lampu lalu lintas adalah lampu yang mampu menertibkan arus lalu lintas jalanan baik kendaraan bermotor, mobil, dan pejalan kaki. Pada setiap traffic light terdapat 3 buah lampu yang masing-masing warnanya yaitu merah, kuning, hijau. Jika lampu menyala merah berarti kendaraan harus berhenti. Jika lampu menyala hijau maka kendaraan harus jalan terus. Sedangkan, jika lampu menyala kuning maka kendaraan harus berjalan pelan-pelan. Pada kesempatan ini, menggunakan Raspberry Pi 3B untuk membuat sebuah logika Traffic Light menggunakan LED.
ALAT DAN BAHAN PERCOBAAN Traffic Light Raspberry Pi
- Raspberry Pi 3B atau 4 (sudah terinstall Raspbian OS)
- Laptop/Personal Computer (PC)
- Kabel USB yang dapat terhubung ke Raspberry Pi
- 3 buah LED (warna: merah, kuning, hijau)
- 3 buah Resistor 220 Ohm
- Kabel Jumper secukupnya
- Protoboard/projectboard/breadboard
RANGKAIAN
Buat rangkaian percobaan seperti pada gambar berikut ini

Langkah berikutnya adalah membuat program/source code traffic light-nya. Pada tutorial ini saya menggunakan bahasa pemrogrman Python dengan Thonny sebagai IDE-nya (IDE=Integrated Development Environment). Berikut contoh programnya :
PERCOBAAN 1 – Traffic Light Raspberry Pi
'''
PROGRAM TRAFFIC LIGHT #1
BY. INDOMAKER
'''
# memasukan library
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# pin LED
R_LED = 14
Y_LED = 15
G_LED = 18
# Setting pin GPIO
GPIO.setmode(GPIO.BCM) # skema penomoran BCM
GPIO.setwarnings(False) # menonaktifkan warning
# pin LED sebagai OUTPUT
GPIO.setup(R_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(Y_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(G_LED,GPIO.OUT)
# eksekusi program terus menerus
try:
while True: # perulangan While-loop
# menyalakan LED Merah
print("LED MERAH NYALA") # menampilkan teks
print("BERHENTI \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
# menyalakan LED Hijau
print("LED HIJAU NYALA") # menampilkan teks
print("MAJU TERUS \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
# menyalakan LED Kuning
print("LED KUNING NYALA") # menampilkan teks
print("PELAN-PELAN \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
except KeyboardInterrupt:
GPIO.cleanup() # membersihkan pin GPIO untuk digunakan kembali
Jika kita lihat hasilnya lewat Shell, outputnya adalah sbb:

PERCOBAAN 2: Program menggunakan Function
Kali ini kita akan coba menyederhanakan program pada Percobaan 1 di atas menggunakan ‘Function’
'''
PROGRAM MEMBUAT TRAFFIC LIGHT #2
BY. INDOMAKER
'''
# memasukan library
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# pin LED
R_LED = 14
Y_LED = 15
G_LED = 18
# Setting pin GPIO
GPIO.setmode(GPIO.BCM)
GPIO.setwarnings(False)
# pin LED sebagai OUTPUT
GPIO.setup(R_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(Y_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(G_LED,GPIO.OUT)
# menyalakan LED Hijau
def led_hijau():
print("LED HIJAU NYALA")
print("MAJU TERUS \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(G_LED, GPIO.HIGH)
time.sleep(3)
# menyalakan LED Merah
def led_merah():
print("LED MERAH NYALA")
print("BERHENTI \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.HIGH)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW)
time.sleep(3)
# menyalakan LED Kuning
def led_kuning():
print("LED KUNING NYALA")
print("PELAN-PELAN \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.HIGH)
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW)
time.sleep(3)
# eksekusi program terus menerus
try:
while True:
# memanggil fungsi
led_merah()
led_hijau()
led_kuning()
except KeyboardInterrupt:
GPIO.cleanup()
Hasilnya dapat di lihat di Shell seperti pada gambar berikut:

Kedua program diatas sama-sama ditunjukkan untuk membuat Traffic Light. Perbedaan program pertama dan kedua hanya pada penggunaan function saja. Pada program pertama, tidak menggunakan function sehingga kode program terlihat begitu kompleks pada while loopnya. Sedangkan, pada program kedua menggunakan function sehingga membuat fungsi untuk beberapa led, seperti led_merah, led_kuning, dan led_hijau dengan penggunaannya lebih praktis memanggilnya di while loop. Kedua program tersebut, membuat 3 buah led menyala dan mati secara bergantian selama 3 detik mulai dari warna merah, hijau, kuning seperti pada lampu traffic light di jalanan.
Demikian sedikit tutorial pada kesempatan kali ini. Program di atas dimaksudkan untuk membuat Traffic Light dengan menggunakan Raspberry Pi. Terdapat 2 percobaan, percobaan pertama program dibuat tanpa bantuan function dengan pengendalian LED atau kontrol logika LED ada dalam baris di dalam while-loop, sehingga terlihat kompleks. Sedangkan, percobaan kedua program dibuat dengan bantuan function yang membuat penulisan program lebih sederhana hanya memanggil fungsi yang telah dibuat ke dalam while-loop. Selamat mencoba.
Membuat Traffic Light LED Dengan Raspberry Pi dan Python
Secara bawaan, GPIO Raspberry Pi hanya bisa membaca input digital yang berarti hanya bisa mendeteksi dua kondisi, yaitu hidup atau... selengkapnya
Sensor Waterflow adalah sensor yang dapat membaca aliran air pada suatu tempat/saluran air. Sensor ini digunakan untuk membaca... selengkapnya
Melanjutakan tutorial edisi telegram kali ini kita akan mendetekesi suhu meggunakan sensor Ds18b20 dan ESP01. Dalam tutorial ini kita... selengkapnya
Kalau kamu baru mulai belajar Arduino, percobaan pertama yang paling wajib dicoba adalah menyalakan LED. Percobaan ini kelihatannya simpel, tapi... selengkapnya
Sensor getar Piezoelektrik adalah komponen yang fantastis untuk mendeteksi benturan, getaran, atau bahkan suara. Namun berbeda dengan modul piezo 3... selengkapnya
Mari kita belajar lagi, kali ini membahas sensor LDR. Dimana sensor ini nilainya akan berubah menyesuaikan cahaya yang diterima... selengkapnya
NodeMCU dikhususkan sebagai board yang dapat terhubung dengan jaringan internet (Wifi), jadi buat yang ingin belajar Internet of... selengkapnya
7 segment merupakan sebuah display yang berfungsi menampilkan sebuah karakter baik huruf maupun digit angka. Namun untuk huruf sangat... selengkapnya
Bagi orang-orang yang sering melihat konten-konten di aplikasi Instagram mungkin sudah tidak asing lagi, melihat gambar atau foto yang... selengkapnya
Pada kesempatan ini akan dijelaskan mengenai cara pembuatan export/download berupa file excel berdasarkan range tanggal yang dipilih. Filter ini... selengkapnya
Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.9002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000

Saat ini belum tersedia komentar.