● online
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Membuat Traffic Light LED Dengan Raspberry Pi dan Python
Traffic Light atau lampu lalu lintas adalah lampu yang mampu menertibkan arus lalu lintas jalanan baik kendaraan bermotor, mobil, dan pejalan kaki. Pada setiap traffic light terdapat 3 buah lampu yang masing-masing warnanya yaitu merah, kuning, hijau. Jika lampu menyala merah berarti kendaraan harus berhenti. Jika lampu menyala hijau maka kendaraan harus jalan terus. Sedangkan, jika lampu menyala kuning maka kendaraan harus berjalan pelan-pelan. Pada kesempatan ini, menggunakan Raspberry Pi 3B untuk membuat sebuah logika Traffic Light menggunakan LED.
ALAT DAN BAHAN PERCOBAAN Traffic Light Raspberry Pi
- Raspberry Pi 3B atau 4 (sudah terinstall Raspbian OS)
- Laptop/Personal Computer (PC)
- Kabel USB yang dapat terhubung ke Raspberry Pi
- 3 buah LED (warna: merah, kuning, hijau)
- 3 buah Resistor 220 Ohm
- Kabel Jumper secukupnya
- Protoboard/projectboard/breadboard
RANGKAIAN
Buat rangkaian percobaan seperti pada gambar berikut ini

Langkah berikutnya adalah membuat program/source code traffic light-nya. Pada tutorial ini saya menggunakan bahasa pemrogrman Python dengan Thonny sebagai IDE-nya (IDE=Integrated Development Environment). Berikut contoh programnya :
PERCOBAAN 1 – Traffic Light Raspberry Pi
'''
PROGRAM TRAFFIC LIGHT #1
BY. INDOMAKER
'''
# memasukan library
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# pin LED
R_LED = 14
Y_LED = 15
G_LED = 18
# Setting pin GPIO
GPIO.setmode(GPIO.BCM) # skema penomoran BCM
GPIO.setwarnings(False) # menonaktifkan warning
# pin LED sebagai OUTPUT
GPIO.setup(R_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(Y_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(G_LED,GPIO.OUT)
# eksekusi program terus menerus
try:
while True: # perulangan While-loop
# menyalakan LED Merah
print("LED MERAH NYALA") # menampilkan teks
print("BERHENTI \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
# menyalakan LED Hijau
print("LED HIJAU NYALA") # menampilkan teks
print("MAJU TERUS \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
# menyalakan LED Kuning
print("LED KUNING NYALA") # menampilkan teks
print("PELAN-PELAN \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
except KeyboardInterrupt:
GPIO.cleanup() # membersihkan pin GPIO untuk digunakan kembali
Jika kita lihat hasilnya lewat Shell, outputnya adalah sbb:

PERCOBAAN 2: Program menggunakan Function
Kali ini kita akan coba menyederhanakan program pada Percobaan 1 di atas menggunakan ‘Function’
'''
PROGRAM MEMBUAT TRAFFIC LIGHT #2
BY. INDOMAKER
'''
# memasukan library
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# pin LED
R_LED = 14
Y_LED = 15
G_LED = 18
# Setting pin GPIO
GPIO.setmode(GPIO.BCM)
GPIO.setwarnings(False)
# pin LED sebagai OUTPUT
GPIO.setup(R_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(Y_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(G_LED,GPIO.OUT)
# menyalakan LED Hijau
def led_hijau():
print("LED HIJAU NYALA")
print("MAJU TERUS \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(G_LED, GPIO.HIGH)
time.sleep(3)
# menyalakan LED Merah
def led_merah():
print("LED MERAH NYALA")
print("BERHENTI \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.HIGH)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW)
time.sleep(3)
# menyalakan LED Kuning
def led_kuning():
print("LED KUNING NYALA")
print("PELAN-PELAN \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.HIGH)
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW)
time.sleep(3)
# eksekusi program terus menerus
try:
while True:
# memanggil fungsi
led_merah()
led_hijau()
led_kuning()
except KeyboardInterrupt:
GPIO.cleanup()
Hasilnya dapat di lihat di Shell seperti pada gambar berikut:

Kedua program diatas sama-sama ditunjukkan untuk membuat Traffic Light. Perbedaan program pertama dan kedua hanya pada penggunaan function saja. Pada program pertama, tidak menggunakan function sehingga kode program terlihat begitu kompleks pada while loopnya. Sedangkan, pada program kedua menggunakan function sehingga membuat fungsi untuk beberapa led, seperti led_merah, led_kuning, dan led_hijau dengan penggunaannya lebih praktis memanggilnya di while loop. Kedua program tersebut, membuat 3 buah led menyala dan mati secara bergantian selama 3 detik mulai dari warna merah, hijau, kuning seperti pada lampu traffic light di jalanan.
Demikian sedikit tutorial pada kesempatan kali ini. Program di atas dimaksudkan untuk membuat Traffic Light dengan menggunakan Raspberry Pi. Terdapat 2 percobaan, percobaan pertama program dibuat tanpa bantuan function dengan pengendalian LED atau kontrol logika LED ada dalam baris di dalam while-loop, sehingga terlihat kompleks. Sedangkan, percobaan kedua program dibuat dengan bantuan function yang membuat penulisan program lebih sederhana hanya memanggil fungsi yang telah dibuat ke dalam while-loop. Selamat mencoba.
Membuat Traffic Light LED Dengan Raspberry Pi dan Python
Potensiometer merupakan sebuah resistor yang nilainya dapat kita atur sesuai keinginan. Bagaimana cara mengaturnya? nah potensiometer memiliki 3... selengkapnya
Selamat datang di indomaker.com, pada pembahasan kali ini admin akan mengupas tentang penggunaan ESP32-CAM. Module ini merupakan sebuah module... selengkapnya
Pada postingan sebelumnya sudah membahas tentang kontrol relay menggunakan Arduino di sini. Nah untuk kali ini saya akan membahasnya... selengkapnya
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para... selengkapnya
Bagi orang-orang yang sering melihat konten-konten di aplikasi Instagram mungkin sudah tidak asing lagi, melihat gambar atau foto yang... selengkapnya
Sensor DS18b20 merupakan sebuah sensor untuk mendeteksi suhu ruangan, namun bisa juga untuk suhu air tergantung dari jenis... selengkapnya
Oke kali ini akan membahas seputar sensor fingerprint, dimana fungsi dari fingerprint ini adalah sebagai validasi data identitas dengan... selengkapnya
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana... selengkapnya
Apa itu relay? Relay merupakan sebuah saklar yang dikendalikan dengan aliran arus listrik. Pada relay terdapat 2 bagian utama... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin membahas tentang simulasi penggunaan sensor LDR (sensor cahaya) menggunakan Arduino untuk... selengkapnya
Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm male to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.000POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Tang Crimping Press Skun Ratchet YTH SN-48B Model YTH SN-48B FOR NON INSULATED TERMINAL YTH SN-48B dengan mata Press 0.5… selengkapnya
Rp 150.000Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600

Saat ini belum tersedia komentar.