● online
- 10X RESISTOR 1K 1KOHM 1/4W 1% METAL FILM....
- Dimmer SCR 2000W Motor Speed Controller 220V AC PW....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear....
- Resistor 220 Ohm 220R Ohm 220Ohm 1/4W 1% Metal fil....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Membuat Traffic Light LED Dengan Raspberry Pi dan Python
Traffic Light atau lampu lalu lintas adalah lampu yang mampu menertibkan arus lalu lintas jalanan baik kendaraan bermotor, mobil, dan pejalan kaki. Pada setiap traffic light terdapat 3 buah lampu yang masing-masing warnanya yaitu merah, kuning, hijau. Jika lampu menyala merah berarti kendaraan harus berhenti. Jika lampu menyala hijau maka kendaraan harus jalan terus. Sedangkan, jika lampu menyala kuning maka kendaraan harus berjalan pelan-pelan. Pada kesempatan ini, menggunakan Raspberry Pi 3B untuk membuat sebuah logika Traffic Light menggunakan LED.
ALAT DAN BAHAN PERCOBAAN Traffic Light Raspberry Pi
- Raspberry Pi 3B atau 4 (sudah terinstall Raspbian OS)
- Laptop/Personal Computer (PC)
- Kabel USB yang dapat terhubung ke Raspberry Pi
- 3 buah LED (warna: merah, kuning, hijau)
- 3 buah Resistor 220 Ohm
- Kabel Jumper secukupnya
- Protoboard/projectboard/breadboard
RANGKAIAN
Buat rangkaian percobaan seperti pada gambar berikut ini

Langkah berikutnya adalah membuat program/source code traffic light-nya. Pada tutorial ini saya menggunakan bahasa pemrogrman Python dengan Thonny sebagai IDE-nya (IDE=Integrated Development Environment). Berikut contoh programnya :
PERCOBAAN 1 – Traffic Light Raspberry Pi
'''
PROGRAM TRAFFIC LIGHT #1
BY. INDOMAKER
'''
# memasukan library
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# pin LED
R_LED = 14
Y_LED = 15
G_LED = 18
# Setting pin GPIO
GPIO.setmode(GPIO.BCM) # skema penomoran BCM
GPIO.setwarnings(False) # menonaktifkan warning
# pin LED sebagai OUTPUT
GPIO.setup(R_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(Y_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(G_LED,GPIO.OUT)
# eksekusi program terus menerus
try:
while True: # perulangan While-loop
# menyalakan LED Merah
print("LED MERAH NYALA") # menampilkan teks
print("BERHENTI \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
# menyalakan LED Hijau
print("LED HIJAU NYALA") # menampilkan teks
print("MAJU TERUS \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
# menyalakan LED Kuning
print("LED KUNING NYALA") # menampilkan teks
print("PELAN-PELAN \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED hijau
time.sleep(3) # timer 3 detik
except KeyboardInterrupt:
GPIO.cleanup() # membersihkan pin GPIO untuk digunakan kembali
Jika kita lihat hasilnya lewat Shell, outputnya adalah sbb:

PERCOBAAN 2: Program menggunakan Function
Kali ini kita akan coba menyederhanakan program pada Percobaan 1 di atas menggunakan ‘Function’
'''
PROGRAM MEMBUAT TRAFFIC LIGHT #2
BY. INDOMAKER
'''
# memasukan library
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# pin LED
R_LED = 14
Y_LED = 15
G_LED = 18
# Setting pin GPIO
GPIO.setmode(GPIO.BCM)
GPIO.setwarnings(False)
# pin LED sebagai OUTPUT
GPIO.setup(R_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(Y_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(G_LED,GPIO.OUT)
# menyalakan LED Hijau
def led_hijau():
print("LED HIJAU NYALA")
print("MAJU TERUS \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(G_LED, GPIO.HIGH)
time.sleep(3)
# menyalakan LED Merah
def led_merah():
print("LED MERAH NYALA")
print("BERHENTI \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.HIGH)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW)
time.sleep(3)
# menyalakan LED Kuning
def led_kuning():
print("LED KUNING NYALA")
print("PELAN-PELAN \n")
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.HIGH)
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW)
time.sleep(3)
# eksekusi program terus menerus
try:
while True:
# memanggil fungsi
led_merah()
led_hijau()
led_kuning()
except KeyboardInterrupt:
GPIO.cleanup()
Hasilnya dapat di lihat di Shell seperti pada gambar berikut:

Kedua program diatas sama-sama ditunjukkan untuk membuat Traffic Light. Perbedaan program pertama dan kedua hanya pada penggunaan function saja. Pada program pertama, tidak menggunakan function sehingga kode program terlihat begitu kompleks pada while loopnya. Sedangkan, pada program kedua menggunakan function sehingga membuat fungsi untuk beberapa led, seperti led_merah, led_kuning, dan led_hijau dengan penggunaannya lebih praktis memanggilnya di while loop. Kedua program tersebut, membuat 3 buah led menyala dan mati secara bergantian selama 3 detik mulai dari warna merah, hijau, kuning seperti pada lampu traffic light di jalanan.
Demikian sedikit tutorial pada kesempatan kali ini. Program di atas dimaksudkan untuk membuat Traffic Light dengan menggunakan Raspberry Pi. Terdapat 2 percobaan, percobaan pertama program dibuat tanpa bantuan function dengan pengendalian LED atau kontrol logika LED ada dalam baris di dalam while-loop, sehingga terlihat kompleks. Sedangkan, percobaan kedua program dibuat dengan bantuan function yang membuat penulisan program lebih sederhana hanya memanggil fungsi yang telah dibuat ke dalam while-loop. Selamat mencoba.
Membuat Traffic Light LED Dengan Raspberry Pi dan Python
LED RGB adalah lampu led yang mempunyai 3 warna utama yaitu RED/merah, GREEN/hijau dan BLUE/biru. Namun dengan kombinasi dari... selengkapnya
Rotary encoder adalah sebuah perangkat elektronik yang mampu mengkonversi gerakan mekanis berputar menjadi sinyal listrik, menjadi elemen kunci dalam memenuhi... selengkapnya
Thingsboard merupakan sebuah platform IoT open-source yang memungkinkan anda untuk mengontrol ataupun memonitoring berbagai perangkat. Penggunaanya mudah, gratis dan... selengkapnya
Pada postingan sebelumnya sudah membahas tentang kontrol relay menggunakan Arduino di sini. Nah untuk kali ini saya akan membahasnya... selengkapnya
LCD 128×64 merupakan sebuah display yang diatur berdasarakn graphic (pixel) bukan karakter. Jadi kita bisa memposisikan pada setiap titik... selengkapnya
Bagi anda yang belum tau cara menggunakan LED pada NodeMCU, pada artikel ini akan di bahas cara-caranya. Sebelum melangkah... selengkapnya
Apa itu relay? Relay merupakan sebuah saklar yang dikendalikan dengan aliran arus listrik. Pada relay terdapat 2 bagian utama... selengkapnya
Pada postingan artikel kali ini akan mengupas tentang penggunaan LCD 20×4 pada Arduino. Maksud dari 20×4 adalah lcd ini... selengkapnya
SW-420 adalah sensor untuk mendeteksi getaran, cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 1 buah pelampung logam yang berisi 2... selengkapnya
Sensor INA219 merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur 2 parameter sekaligus yaitu tegangan (volt) dan arus (ampere). Tegangan yang... selengkapnya
this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.60012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000

Saat ini belum tersedia komentar.