● online
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- LM35DZ Sensor Suhu - LM35....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear....
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to M....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Mengenal Arduino Uno dan Arduino Trainer Kit: Langkah Awal Belajar Elektronika
Kalau kamu tertarik belajar elektronika, robotika, atau ingin membuat proyek-proyek interaktif sendiri, Arduino adalah salah satu platform terbaik untuk memulainya. Arduino banyak digunakan oleh pelajar, mahasiswa, hingga praktisi karena mudah dipahami, fleksibel, dan didukung oleh komunitas yang sangat besar.
Melalui Arduino, kamu bisa membuat berbagai hal menarik, mulai dari menyalakan LED, membaca sensor, mengontrol motor, sampai membangun sistem otomatis sederhana. Supaya proses belajar jadi lebih mudah dan terarah, Arduino Uno Trainer Kit hadir sebagai paket pembelajaran yang sudah dirancang khusus untuk pemula.
Di bab pertama ini, kamu akan diajak berkenalan dulu dengan Arduino Uno dan Arduino Trainer Kit sebelum masuk ke percobaan-percobaan praktikum di bab berikutnya.
Apa itu Arduino?
Arduino adalah papan mikrokontroler yang berfungsi sebagai otak dari sebuah sistem elektronik. Tugas utamanya adalah menerima input dari berbagai komponen, memproses data berdasarkan program yang kamu buat, lalu menghasilkan output sesuai perintah.
Sebagai contoh, Arduino bisa membaca kondisi tombol, mendeteksi jarak dari sensor, lalu menyalakan LED atau menggerakkan motor. Semua proses tersebut dikendalikan oleh program yang kamu unggah ke papan Arduino.
Berbeda dengan komputer atau laptop, Arduino tidak menggunakan sistem operasi. Program yang sudah diunggah akan dijalankan secara terus-menerus. Inilah yang membuat Arduino sangat cocok untuk aplikasi sistem kendali dan robotika yang membutuhkan respon cepat dan stabil.
Mengenal Arduino Uno
Arduino Uno adalah salah satu papan Arduino yang paling populer dan paling sering digunakan untuk mempelajari elektronika dasar. Ukurannya ringkas, susunan pinnya sederhana, dan kemampuannya sudah lebih dari cukup untuk berbagai proyek dasar.

Gambar 1. Papan Arduino Uno
Pada Arduino Uno, kamu akan menemukan:
- Pin input dan output digital untuk membaca input
- Pin analog untuk membaca berbagai sensor dengan keluaran analog
- Port USB yang digunakan untuk pemrograman sekaligus sumber daya
Arduino Uno diprogram menggunakan software resmi bernama Arduino IDE. Melalui aplikasi ini, kamu bisa menulis kode program, mengunggahnya ke papan Arduino, dan memantau proses kerja sistem dengan mudah. Bahasa pemrogramannya juga sederhana, sehingga cocok untuk kamu yang baru pertama kali belajar coding.
Apa itu Arduino Uno Trainer Kit?
Arduino Uno Trainer Kit adalah paket pembelajaran yang dirancang agar kamu bisa belajar Arduino secara praktis dan terstruktur. Dalam satu kit, kamu sudah mendapatkan papan Arduino Uno beserta berbagai komponen pendukung yang sering digunakan dalam proyek elektronika dan robotika dasar.

Gambar 2. Arduino Uno Trainner Kit
Berikut adalah komponen-komponen yang akan kamu temui di dalam Arduino Uno Trainer Kit:
|
Arduino Uno |
Motor Servo |
Potensiometer |
Kabel jumper |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|
button |
LED |
Sensor jarak ultrasonik |
Sensor gerak inframerah pasif |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|
Sensor cahaya LDR |
5V Motor |
Resistor |
Kapasitor |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|
MCP3008 ADC |
Driver motor MX1508 |
Baterai |
Buzzer |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Trainer kit ini sangat cocok digunakan oleh pemula karena:
- Komponennya lengkap dan aman untuk belajar
- Percobaannya disusun dari yang paling dasar
- Membantu kamu memahami hubungan antara rangkaian dan program
Melalui kombinasi komponen ini, kamu bisa membuat sistem yang mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara otomatis.
Apa yang Akan Kamu Pelajari di Blog Ini?
Pada artikel-artikel selanjutnya, kamu akan mulai melakukan berbagai percobaan menggunakan Arduino Uno Trainer Kit. Pembelajaran dimulai dari hal paling dasar dan dilakukan secara bertahap, sehingga mudah diikuti.
Beberapa hal yang akan kamu pelajari antara lain:
- Cara menggunakan pin input dan output pada Arduino
- Dasar pemrograman Arduino menggunakan Arduino IDE
- Cara membaca sensor dan mengendalikan output
- Membuat sistem kendali sederhana berbasis Arduino
Dengan memahami dasar-dasar ini, kamu akan punya bekal yang kuat untuk mengembangkan proyek elektronik dan robotika yang lebih kompleks di masa depan.
Bab pengenalan ini adalah langkah awal perjalananmu bersama Arduino. Di bab selanjutnya, kita akan mulai masuk ke bagian yang lebih teknis, yaitu mengenal pin Arduino Uno dan cara menggunakannya. Jadi, pastikan kamu sudah siap untuk mulai praktik dan bereksperimen.
Mengenal Arduino Uno dan Arduino Trainer Kit: Langkah Awal Belajar Elektronika
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas... selengkapnya
Sensor sentuh merupakan sebuah saklar yang cara penggunaanya dengan cara disentuh menggunakan jari. Ketika sensor ini disentuh maka sensor... selengkapnya
Setelah kamu mengenal Arduino Uno dan isi dari Arduino Uno Trainer Kit, sekarang saatnya masuk ke bagian yang lebih teknis... selengkapnya
Arduino Pro Micro adalah jenis arduino yang berukuran kecil, ukuranya hampir sama seperti Arduino Pro Mini. Secara fungsi dan... selengkapnya
Tutorial kali ini akan membahas mengenai penggunaan sensor IR (infrared) untuk mengontrol AC / pendingin udara menggunakan jaringan... selengkapnya
LDR merupakan sebuah resistor yang nilai resistansinya dapat berubah-ubah sesuai dengan cahaya di sekelilingnya. Untuk pemanfaatan sensor ini sudah... selengkapnya
LoRa merupakan singkatan dari Long Range, dimana module ini menggunakan frekuensi radio dengan jarak yang jauh dan konsumsi daya... selengkapnya
Semangat pagi, salam hangat dari saya untuk semua pengunjung indomaker.com. Kali ini kita akan belajar mengenai penggunaan timer relay... selengkapnya
Mari kita belajar lagi, kali ini membahas sensor LDR. Dimana sensor ini nilainya akan berubah menyesuaikan cahaya yang diterima... selengkapnya
Pada artikel kali ini saya akan membahas penggunaan sensor DHT11, dimana sensor ini fungsinya untuk mengukur suhu dan kelembaban... selengkapnya
Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.0002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500
















Saat ini belum tersedia komentar.