● online
- ESP32 ESP-32 Wireless Module ESP32-S ESP-WROOM-32
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi -
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Pembacaan Data LDR dengan Arduino Uno
LDR (Light Dependent Resistor) adalah sensor cahaya yang berbasis nilai resistansi. Semakin banyak intensitas cahaya yang diterima maka semakin kecil nilai resistansinya. Dan sebaliknya jika intensitas cahaya yang diterima sedikit nilai resistansinya akan semakin besar. Sebagai gambaran, bentuk sensor cahaya LDR dapat dilihat pada gambar di bawah ini

Untuk dapat lebih memahami prinsip kerja sensor cahaya LDR, kita coba akan mengambil data datanya melalui Arduino Uno. Data sensor LDR tersebut kemudian digunakan sebagai kontrol untuk menyalakan atau mematikan LED secara otomatis. Selain itu nilai analog output dari LDR akan ditampilkan di LCD 20×4. Baiklah, mari kita buat eksperimen sederhana untuk membuat sistem tersebut. Dalam percobaan kali ini hal-hal yang perlu disiapkan adalah:
Alat dan Bahan Percobaan LDR-Arduino Uno
- Arduino Uno
- Sensor LDR
- Resistor 220 Ω
- Resistor 10K Ω
- LCD 20×4 (dengan modul I2C)
- Kabel jumper male to female secukupnya
Selanjutnya mari kita buat rangkaian seperti pada gambar berikut ini:

Selanjutnya buka software IDE Arduino Anda (jika belum punya bisa diunduh di arduino.cc), dan copy-kan listing program sebagai berikut :
#include <Wire.h> // Memanggil library wire.h
#include <LiquidCrystal_I2C.h> // Memanggil library LCD dengan I2C
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 20, 4); // Alamat I2C(0x27) LCD dan Jenis LCD (20x4)
#define ldr A0 // Deklarasi LDR pada pin A0
#define led A1 // Deklarasi LED pada pin A1 Arduino Uno
int nilai; // Variabel nilai
void setup() {
pinMode(led, OUTPUT); // Deklarasi LED sebagai Output
pinMode(ldr, INPUT); // Deklarasi LDR sebagai Input
Serial.begin(9600); // Baud komunikasi serial pada 9600
lcd.init(); // instruksi untuk memulai LCD
lcd.begin(20,4); // instruksi untuk menggunakan lcd 20x4
lcd.backlight(); // instruksi untuk mengaktifkan lampu latar LCD
}
void loop() {
nilai = analogRead(ldr); // Instruksi membaca nilai analog LDR
Serial.print("Nilai LDR: "); // Menampilkan Nilai analog LDR pada Serial Monitor
Serial.println(nilai);
delay(1000);
lcd.setCursor(4, 0); // Menampilkan nilai analog pada LCD 20x4
lcd.print("Tutorial LDR");
lcd.setCursor(3, 1);
lcd.print("Dengan LCD 20x4");
lcd.setCursor(0, 2);
lcd.print("Nilai Analog: ");
lcd.print(nilai);
delay(1000);
if (nilai < 800) { // LED On jika nilai analog lebih kecil dari 800
digitalWrite(led, HIGH); // Instruksi menyalakan LED
Serial.print("LED ON");
lcd.setCursor(0,3);
lcd.print("LED : ON ");
}
else {
digitalWrite(led, LOW); // LED Off ika nilai analog lebih besar dari 900
Serial.print("LED OFF"); // Instruksi mematikan LED
lcd.setCursor(0,3);
lcd.print("LED : OFF ");
}
}
Upload sketch (program di atas) dengan menekan tombol upload atau melalui shortkey CTRL+U, pastikan pengaturan board pada Arduino Uno. Kemudian aktifkan tools ‘Serial Monitor’ di Arduino IDE melalui menu tools | Serial Monitor. Pastikan kabel USB antara laptop dan Arduino tetap terpasang. Setelah program selesai diunggah perhatikan nilai analog pada serial monitor, LCD 20×4 dan kondisi LED.

Pada gambar di atas terlihat saat nilai analog LDR diangka 600 (tidak mendapat intensitas cahaya) maka LED aktif dan berdasarkan Gambar 4 terlihat saat nilai analog LDR lebih besar dari 800 (mendapat intensitas cahya) maka LED akan OFF. Hal ini sesuai dengan instruksi di bawah ini.
if (nilai < 800) { // LED On jika nilai analog lebih kecil dari 800
digitalWrite(led, HIGH); // Instruksi menyalakan LED
Serial.print("LED ON");
lcd.setCursor(0,3);
lcd.print("LED : ON ");
}
else {
digitalWrite(led, LOW); // LED Off ika nilai analog lebih besar dari 900
Serial.print("LED OFF"); // Instruksi mematikan LED
lcd.setCursor(0,3);
lcd.print("LED : OFF ");
}
Program di atas mengendalikan LED untuk ON / OFF berdasarkan nilai analog, jika nilai analog LDR kurang dari 800 maka LED akan aktif, namun jika nilai analog di atas 800 maka LED akan aktif.
LED di sini sebagai indikator saja, untuk implementasi riil bisa digantikan dengan relay atau SSR (Solid State Relay) atau dengan aktuator lain sesuai sistem Anda
Jika hasil percobaan Anda telah sesuai dengan hasil pada tutorial ini maka Anda telah berhasil mengendalikan LED berdasarkan data analog LDR serta mengaplikasikan LDR sebagai sensor cahaya. Anda dapat mengembangkan percobaan ini sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Demikian tutorial kali ini semoga bermanfaat untuk Anda.
Tags: Sensor LDR
Tutorial Pembacaan Data LDR dengan Arduino Uno
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana... selengkapnya
Modul Bluetooth DX-BT18 adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat menggunakan koneksi bluetooth. Saat ini penggunaan sensor sidik... selengkapnya
Halo Sobat Maker! Teman-teman pernah ngerasa ribet gak sih kalau harus bolak-balik ngecek ketinggian air kolam ikan secara manual? Apalagi... selengkapnya
Pasti Anda semua sudah tahukan apa itu pas foto. Bagi Anda yang belum tahu apa itu pas foto, pas... selengkapnya
Sensor INA219 merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur 2 parameter sekaligus yaitu tegangan (volt) dan arus (ampere). Tegangan yang... selengkapnya
Mengukur konsumsi listrik secara real-time bisa menjadi salah satu proyek menarik menggunakan ESP32. Dengan bantuan IC HLW8032, ESP32 dapat membaca... selengkapnya
Oke sekarang kita akan belajar menyalakan LED dengan Blynk NodeMCU. Tentunya anda semua sudah menginstal aplikasi Blynk kan ya…... selengkapnya
Push Button dan LED (Light Emitting Diode) menjadi sebuah komponen yang umum ditemukan pada piranti elektronik sehingga menjadikan... selengkapnya
Alat dan Bahan Sensor Inframerah MLX90614 Arduino nano beli Deskripsi Secara internal, MLX90614 terdiri dari dua perangkat yakni... selengkapnya
Mengapa disebut buzzer passive? karena sensor ini tidak mempunyai suara sendiri, melainkan buzzer ini perlu dikontrol dengan kontroler seperti... selengkapnya
This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Tutorial Pembacaan Data LDR dengan Arduino Uno
Kategori
Artikel Terkait
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Jaga Rumah dari Kebakaran dengan Sistem Monitoring Arduino yang Satset dan Akurat
-
Pantau Tandon Air Gak Pake Ribet dengan ESP32 dan Sensor Water Level
-
Bikin Sendiri Alat Pendeteksi Hujan Pakai Arduino Uno Biar Gak Kaget Pas Jemuran Basah
-
Jaga Kualitas Udara Kamar Tetap Sehat Pakai ESP32 dan Sensor MQ-135

Saat ini belum tersedia komentar.