● online
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F....
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Menggunakan Buzzer Aktif dengan Raspberry Pi untuk Menghasilkan Suara
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca tombol, tapi juga bisa menghasilkan suara menggunakan komponen bernama buzzer. Buzzer adalah alat kecil yang bisa mengeluarkan bunyi beep dan sering digunakan di berbagai perangkat seperti alarm, notifikasi, atau indikator status.
Pada tutorial kali ini, kita akan belajar bagaimana cara menggunakan buzzer aktif untuk membuat bunyi sederhana menggunakan Python dan pustaka GPIO Zero.
Jenis Buzzer : Aktif vs. Pasif
Sebelum mulai, penting untuk tahu bahwa ada dua jenis buzzer:
-
Buzzer Pasif
- Butuh sinyal khusus (seperti frekuensi PWM) untuk menghasilkan nada tertentu
- Bisa digunakan untuk membuat melodi, tapi penggunaannya lebih kompleks
-
Buzzer Aktif
- Lebih mudah digunakan
- Cukup diberi tegangan, maka buzzer langsung berbunyi
- Sangat cocok untuk pemula dan penggunaan sederhana
Dalam tutorial ini, kita akan fokus menggunakan buzzer aktif karena lebih simpel dan langsung bisa dicoba tanpa perlu sinyal khusus.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Raspberry Pi
- Buzzer
- Breadboard dan kabel jumper
- Software :
- Notepad++ untuk menulis skrip Python
- MobaXterm atau terminal lainnya untuk menjalankan skrip di Raspberry Pi
Wiring Rangkaian Percobaan Menyalakan Buzzer
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini :
- Positif ke GPIO 17
- Negatif ke GND
Gambar 1. Wiring Rangkaian Buzzer dengan GPIO 17
Menulis Program Menyalakan Buzzer
Setelah semua komponen terpasang, buka Notepad++ dan buat file Python baru. Tulis kode berikut dan simpan file dengan nama buzzer.py :
from gpiozero import Buzzer
from time import sleep
buzzer = Buzzer(17)
while True:
buzzer.on()
sleep(1)
buzzer.off()
sleep(1)
Penjelasan Kode
from gpiozero import Buzzermengimpor pustaka buzzer dari GPIO Zero.from time import sleepmengimpor pustaka jeda dari time.buzzer = Buzzer(17)memberi tahu bahwa buzzer terhubung ke pin GPIO 17.buzzer.on()menyalakan buzzer.buzzer.off()mematikan buzzer.sleep(1)memberi jeda selama 1 detik.
Apa yang Akan Terjadi dengan Buzzer ?
Kode di atas akan membuat buzzer menyala selama satu detik, lalu mati selama satu detik, dan terus berulang. Hasilnya mirip seperti LED yang berkedip, tetapi dalam bentuk suara.
Menggunakan Metode beep()
GPIO Zero juga menyediakan metode khusus bernama beep() yang akan membuat buzzer menyala dan mati secara otomatis dengan interval tertentu, mirip seperti blink() pada LED.
Contoh kode:
from gpiozero import Buzzer buzzer = Buzzer(17) buzzer.beep()
Secara default, buzzer akan menyala dan mati bergantian setiap satu detik. Kamu juga bisa mengatur durasinya dengan parameter tambahan seperti ini:
buzzer.beep(on_time=0.2, off_time=0.2, n=5)
Artinya, buzzer akan menyala selama 0.2 detik, mati selama 0.2 detik, dan diulang sebanyak lima kali.
Menggunakan buzzer aktif dengan Raspberry Pi sangat mudah dan menyenangkan. Kamu bisa mengaplikasikannya dalam berbagai proyek sederhana seperti alarm pintu, indikator status, atau sistem notifikasi.
Coba juga kombinasikan buzzer ini dengan tombol, sensor gerak, atau sensor cahaya untuk membuat proyek yang lebih interaktif. Dunia physical computing punya banyak potensi, dan buzzer bisa jadi langkah awal untuk mengeksplorasinya lebih jauh.
Tutorial Menggunakan Buzzer Aktif dengan Raspberry Pi untuk Menghasilkan Suara
Keypad 4×4 berfungsi sebagai penghubung antara perangkat (mesin) elektronik dengan manusia atau dikenal dengan istilah Human Machine Interface (HMI). Papan... selengkapnya
Raspberry Pi adalah komputer mini yang sangat populer di kalangan penggemar elektronika dan pemrograman. Salah satu kelebihan utamanya adalah pin... selengkapnya
Pernah suatu ketika axis X, Y, atau z CNC kita berubah, gcode yang sudah jadi setelah di running tidak... selengkapnya
Hari ini kita akan mencoba untuk menampilkan data sensor ldr ke web server dengan koneksi WIFI menggunakan board NodeMCU.... selengkapnya
Bootstrap adalah sebuah framework yang dapat memudahkan seorang programmer web untuk mempercepat dan mempermudah dalam membuat dan mengembangkan website.... selengkapnya
MPU6050 merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mengukur percepatan suatu benda yang bergerak. Nah kali ini kita akan belajar... selengkapnya
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin berbagi tutorial tentang simulasi penggunaan sensor suhu TMP36 untuk mengukur suhu... selengkapnya
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan... selengkapnya
Oke pada artikel kali ini membahas telegram kembali menggunakan sensor DHT untuk mendeteksi suhu dan kelembaban. Jadi nanti akan... selengkapnya
Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.0001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300

Saat ini belum tersedia komentar.