● online
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- Sensor Api Flame detector sensor....
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengambil Data Analog Sensor Getar Piezoelectric Ceramic Piezo dengan Arduino Uno
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau getaran fisik. Sensor ini cocok digunakan dalam berbagai proyek seperti deteksi sentuhan, getaran mesin, atau bahkan sebagai pemicu alarm sederhana.
Keunggulan sensor piezo terletak pada kemampuannya membaca getaran kecil tanpa memerlukan sumber daya eksternal untuk mendeteksi sinyal. Sensor ini menghasilkan sinyal analog, yang dapat dengan mudah dibaca oleh pin analog pada mikrokontroler seperti Arduino Uno. Pada tutorial kali ini, kita akan mempelajari bagaimana cara menghubungkan sensor piezo ke Arduino Uno, membaca data analognya secara real-time, serta menampilkannya melalui Serial Monitor sebagai langkah awal untuk membuat sistem pendeteksi getaran sederhana.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo)
- Arduino Uno
- Breadboard dan kabel jumper
- Software:
- Arduino IDE
Wiring Rangkaian Piezo
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- kabel Piezo hitam ke GND
- Satu kabel Piezo merah ke input
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin IN/S ke A0

Gambar 1. Wiring Rangkaian Piezo dengan Arduino Uno
Menulis Program Data Analog Piezo
Setelah semua komponen terpasang, buka software Arduino IDE dan tulis kode berikut :
const int piezoPin = A0;
int sensorValue = 0;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
sensorValue = analogRead(piezoPin);
Serial.println(sensorValue);
delay(500);
Penjelasan Kode
const int piezoPin = A0;: Menentukan pin A0 sebagai input dari sensor Piezo.analogRead(piezoPin);: Membaca sinyal analog dari sensor getar.Serial.println(sensorValue);: Menampilkan nilai getaran ke Serial Monitor.delay(100);: Memberi jeda antar pembacaan agar lebih mudah dibaca.
Apa yang Akan Terjadi dengan Piezo?

Gambar 2. Hasil Percobaan Piezo dengan Arduino Uno
Setelah program diunggah dan koneksi selesai, buka Serial Monitor di Arduino IDE. Saat tidak ada getaran atau tekanan pada sensor, nilai yang terbaca akan rendah dan stabil (sekitar 0–10). Namun, ketika sensor disentuh, diketuk, atau digetarkan, nilai analog akan melonjak tajam (bisa mencapai 200–800 atau lebih tergantung kekuatan getaran).
Sensor Piezo bekerja berdasarkan prinsip piezoelektrik: menghasilkan tegangan listrik saat mengalami tekanan atau getaran. Nilai yang ditampilkan di Serial Monitor merupakan representasi dari tegangan tersebut yang diubah oleh Arduino menjadi nilai digital (0–1023).
Tutorial Mengambil Data Analog Sensor Getar Piezoelectric Ceramic Piezo dengan Arduino Uno
Push button switch merupakan sebuah saklar dimana komponen ini berfungsi untuk mengubungkan atau memutus arus listrik. Saklar jenis ini... selengkapnya
Semangat pagi semua, kali ini kita akan belajar mengenai penggunaan LCD pada Arduino tanpa module I2C. Kenapa perlu belajar... selengkapnya
I2C merupakan sebuah modul komunikasi serial dua arah yang berfungsi untuk mengirim dan menerima data. Keduanya adalah SCL (Serial... selengkapnya
Pada komponen tertentu dibutuhkan sebuah library agar komponen tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apa itu library? library adalah sekumpulan... selengkapnya
Bagi anda yang belum tau cara menggunakan LED pada NodeMCU, pada artikel ini akan di bahas cara-caranya. Sebelum melangkah... selengkapnya
Pada tutorial ini akan dijelaskan bagaimana memulai menggunakan NodeMCU Esp8266 pada Arduino IDE. Meskipun pada tutorial sebelumnya sudah menggunakan... selengkapnya
Pada artikel sebelumnya kita sudah belajar untuk mendaftar ke thingspeak, jika belum silahkan bisa di lihat DISINI. Oke sip... selengkapnya
Computerized Numerical Control (CNC) is a machine based on a stepper motor that can move according to the commands... selengkapnya
Seorang web programmer agar dapat mengembangkan website agar lebih menarik dan nyaman saat digunakan serta memenuhi kebutuhan user wajib... selengkapnya
Jumpa lagi dengan indomaker, salam hangat untuk anda-anda diluar sana yang selalu semangat belajar Arduino. Pada tutorial kali ini... selengkapnya
Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900

Saat ini belum tersedia komentar.