● online
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Penggunaan Module Relay 2 Channel Arduino
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan optocoupler jadi lebih aman untuk jangka panjang. Untuk digunakan pada arduino relay ini membutuhkan 2 kabel untuk inputnya dan 2 lagi untuk supply tegangannya. Bisa dilihat pada label modul relay terdapat IN1 dan IN2 yang akan dihubungkan ke pin Arduino.

Untuk outputnya bisa digunakan untuk AC maupun DC misal lampu AC 220V, lampu 12V dan sebagianya. Yang dibutuhkan untuk menggunakan relay pada Arduino ini sebagai berikut :
Rangkaian
Perhatikan rangkaian relay 2 channel di bawah ini :

Keterangan :
- VCC dihubungkan ke 5v
- GND dihubungkan ke GND
- IN1 : Input 1 dihubungkan ke pin 2
- IN2 : Input 2 dihubungkan ke pin 3
Sketch Program
/*
* Indomaker.com
* relay 2 channel
*/
const int relay1 = 2; //pin2
const int relay2 = 3; //pin3
int relayON = LOW; //relay nyala
int relayOFF = HIGH; //relay mati
void setup() {
pinMode(relay1, OUTPUT);
pinMode(relay2, OUTPUT);
digitalWrite(relay1, relayOFF);
digitalWrite(relay2, relayOFF);
}
void loop() {
//relay1
digitalWrite(relay1, relayON);
delay(1000);
digitalWrite(relay1, relayOFF);
delay(1000);
//relay2
digitalWrite(relay2, relayON);
delay(1000);
digitalWrite(relay2, relayOFF);
delay(1000);
//relay1 dan 2 nyala
digitalWrite(relay1, relayON);
digitalWrite(relay2, relayON);
delay(1000);
//relay1 dan 2 mati
digitalWrite(relay1, relayOFF);
digitalWrite(relay2, relayOFF);
delay(1000);
}
Penggunaan
- Setelah rangkaian sudah selesai silahkan upload sketch program di atas.
- Jangan lupa untuk selalu mengecek Board dan Port pada menu Tools Arduino
- Selesai, silahkan perhatikan hasilnya.
Hasil
Pada saat awal relay1 akan nyala dengan jeda 1 detik kemudian mati selanjutnya giliran relay2 akan nyala dan mati. Setelah itu relay1 dan 2 akan nyala bersamaan kemudian akan mati bersamaan juga dalam waktu jeda 1 detik dan terus akan berulang.
Terima kasih semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di tutorial selanjutnya.
Cara Penggunaan Module Relay 2 Channel Arduino
Potensiometer adalah salah satu jenis resistor yang nilai resistansinya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan rangkaian elektronika ataupun kebutuhan pemakainya.... selengkapnya
Android checkbox adalah tipe dari button yang ada di android. Tipe checkbox ini terdiri dari checked or unchecked. Fungsi... selengkapnya
Pada artikel sebelumnya kita sudah belajar untuk mendaftar ke thingspeak, jika belum silahkan bisa di lihat DISINI. Oke sip... selengkapnya
Halo semuanya, di tutorial kali ini Saya akan berbagi tutorial tentang simulasi sistem smart home sederhana. Seperti yang kita... selengkapnya
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau... selengkapnya
MPU6050 merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mengukur percepatan suatu benda yang bergerak. Nah kali ini kita akan belajar... selengkapnya
Pada tutorial ini akan dijelaskan bagaimana memulai menggunakan NodeMCU Esp8266 pada Arduino IDE. Meskipun pada tutorial sebelumnya sudah menggunakan... selengkapnya
Pada artikel kali ini akan membahas tutorial mengakses sensor soil moisture pada Arduino. Nanti hasilnya akan ditampilkan dalam persen... selengkapnya
Limit switch merupakan sebuah saklar yang memiliki tuas sebagai penghubung ataupun pemutus arus litrik. Prinsip kerjanya sama seperti push... selengkapnya
DHT11 adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mendeteksi kelembapan dan suhu udara. Sensor ini dapat digunakan untuk mendeteksi suhu... selengkapnya
Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm Male to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000

Saat ini belum tersedia komentar.