● online
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- Resistor 220 Ohm 220R Ohm 220Ohm 1/4W 1% Metal fil....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R....
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Menggunakan Tombol/Push Button Switch pada Arduino Uno
- Arduino Uno R3, BELI
- Tombol Push Button Switch
- Lampu LED 5mm
- Resistor 220 Ohm
- Kabel jumper male to male, BELI
- Project board, BELI

- Kaki panjang (+) dihubungkan dengan resistor 220 Ohm dan ke pin digital Arduino Uno
- Kaki pendek (-) dihubungkan dengan GND Arduino Uno

- Button1 (kiri) : Pin 2
- Button2 (tengah) : Pin 3
- Button3 (kanan) : Pin 4
- LED merah : Pin 8
- LED kuning : Pin 9
- LED hijau : Pin 10
const int ledMerah = 8;
const int ledKuning = 9;
const int ledHijau = 10;
const int button1 = 2;
const int button2 = 3;
const int button3 = 4;
int buttonState1, buttonState2, buttonState3;
int oldButton1, oldButton2, oldButton3 = 0;
int state1, state2, state3 = 0;
void setup() {
pinMode(ledMerah, OUTPUT);
pinMode(ledKuning, OUTPUT);
pinMode(ledHijau, OUTPUT);
pinMode(button1, INPUT_PULLUP);
pinMode(button2, INPUT_PULLUP);
pinMode(button3, INPUT_PULLUP);
}
void loop() {
buttonState1 = digitalRead(button1);
buttonState2 = digitalRead(button2);
buttonState3 = digitalRead(button3);
if(!buttonState1 && !oldButton1){
if(state1 == 0){
digitalWrite(ledMerah, HIGH);
state1 = 1;
}else{
digitalWrite(ledMerah, LOW);
state1 = 0;
}
oldButton1 = 1;
}else if(buttonState1 && oldButton1){
oldButton1 = 0;
}
if(!buttonState2 && !oldButton2){
if(state2 == 0){
digitalWrite(ledKuning, HIGH);
state2 = 1;
}else{
digitalWrite(ledKuning, LOW);
state2 = 0;
}
oldButton2 = 1;
}else if(buttonState2 && oldButton2){
oldButton2 = 0;
}
if(!buttonState3 && !oldButton3){
if(state3 == 0){
digitalWrite(ledHijau, HIGH);
state3 = 1;
}else{
digitalWrite(ledHijau, LOW);
state3 = 0;
}
oldButton3 = 1;
}else if(buttonState3 && oldButton3){
oldButton3 = 0;
}
}
Cara penggunaan : sama saja tinggal dirangkai dan upload sketch program di atas.
Hasil :
“Ketika button1 ditekan lampu LED merah nyala, ditekan lagi akan mati dan untuk button2 dan 3 sama seperti button1 hanya LED nya yang berbeda.
Selesai, sekarang anda sudah bisa menggunakan fungsi dari tombol/push button.
Cara Menggunakan Tombol/Push Button Switch pada Arduino Uno
Telegram adalah sebuah aplikasi chating yang cukup banyak penggunanya dan telegram ini dapat menjawab sendiri sesuai dengan perintah yang... selengkapnya
SMS gateway merupakan layanan yang berguna untuk meneruskan pesan ke jaringan seluler lain... selengkapnya
Syarat utama jika anda ingin belajar atau ingin menjadi programmer web sebelum belajar Bahasa pemograman alangkah baiknya memahami dulu... selengkapnya
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau... selengkapnya
IC AtMega328p pada Arduino Uno anda rusak? panas? atau anda ingin membuat sistem minimum sendiri? tenang solusinya adalah dengan... selengkapnya
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi... selengkapnya
MPU6050 merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mengukur percepatan suatu benda yang bergerak. Nah kali ini kita akan belajar... selengkapnya
Pada artikel kali ini akan membahas tutorial mengakses sensor soil moisture pada Arduino. Nanti hasilnya akan ditampilkan dalam persen... selengkapnya
Ada beberapa jenis view di Android dan kali ini yang kita akan bahas adalah ListView. ListView adalah view yang... selengkapnya
Blynk menawarkan beragam fungsi ya, salah satunya untuk mengontrol perangkat. Penggunaan Blynk ini bisa kapan dan dimana saja ya,... selengkapnya
This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900

Saat ini belum tersedia komentar.