● online
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x....
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear....
- Dimmer SCR 2000W Motor Speed Controller 220V AC PW....
- Sensor Api Flame detector sensor....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG
Motor DC sering digunakan dalam proyek Raspberry Pi seperti robot, kipas otomatis, conveyor mini, dan berbagai sistem mekanik lainnya. Namun, mengontrol motor bukan hanya soal membuatnya berputar atau berhenti. Ada kondisi di mana motor perlu berjalan lebih pelan, lebih cepat, atau berada pada kecepatan tertentu agar gerakannya sesuai dengan kebutuhan proyek. Karena itu, Raspberry Pi perlu menggunakan metode khusus untuk mengatur kecepatan motor tanpa memberikan daya motor secara langsung dari GPIO.
Salah satu cara yang praktis adalah menggunakan PWM (Pulse Width Modulation) melalui modul TB6612FNG. Modul ini berfungsi sebagai motor driver yang menerima sinyal kontrol dari Raspberry Pi, kemudian mengatur kerja motor DC berdasarkan sinyal tersebut. Pada channel A, pin AIN1 dan AIN2 digunakan untuk menentukan arah putaran, sedangkan PWMA dapat menerima sinyal PWM untuk mengatur kecepatan motor. Dengan kombinasi ini, Raspberry Pi bisa mengontrol arah sekaligus mengatur seberapa cepat motor berputar.
Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas cara menghubungkan TB6612FNG dengan Raspberry Pi untuk mengontrol arah motor DC. Jika wiring dasar seperti VCC, GND, VM, AIN1, AIN2, PWMA, STBY, dan output motor sudah dipahami, tahap berikutnya adalah membuat kontrol kecepatannya. Pada artikel ini, kita akan fokus menggunakan PWM pada Raspberry Pi untuk mengatur kecepatan motor DC yang terhubung ke channel A TB6612FNG, mulai dari memahami duty cycle sampai membuat program Python untuk menguji beberapa tingkat kecepatan motor.
Apa Itu PWM untuk Mengatur Kecepatan Motor DC?
PWM atau Pulse Width Modulation adalah cara untuk mengatur sinyal digital dengan mengubah lama waktu sinyal berada pada kondisi HIGH dalam satu periode. Perbandingan waktu HIGH tersebut disebut duty cycle. Pada proyek ini, PWM dari GPIO18 Raspberry Pi akan dikirim ke pin PWMA pada modul TB6612FNG untuk mengatur kecepatan motor. Jika ingin melihat detail fungsi pin dan karakteristik TB6612FNG, kamu bisa merujuk ke datasheet resmi TB6612FNG dari Toshiba.
Cara kerjanya sebenarnya cukup mudah dipahami. Saat duty cycle dibuat kecil, misalnya 25%, sinyal HIGH hanya aktif selama sebagian kecil dari satu periode sehingga daya rata-rata yang diberikan ke motor menjadi lebih rendah. Ketika duty cycle dinaikkan menjadi 50% atau 75%, waktu sinyal HIGH juga semakin lama dan motor biasanya akan berputar lebih cepat. Jadi, kita tidak perlu mengubah tegangan sumber motor secara manual, cukup mengubah nilai PWM yang dikirim ke pin PWMA.
Sebagai gambaran, kita bisa mencoba beberapa nilai seperti 25% untuk kecepatan rendah, 50% untuk kecepatan sedang, dan 75% untuk kecepatan tinggi. Hasil putaran motor tidak selalu persis mengikuti angka tersebut karena kecepatan sebenarnya juga dipengaruhi oleh jenis motor, beban, tegangan sumber, dan kondisi mekaniknya. Namun, semakin besar nilai duty cycle yang diberikan, umumnya semakin besar pula kecepatan motor yang dihasilkan.
Wiring TB6612FNG dengan Raspberry Pi untuk PWM Motor DC
Pada contoh ini kita menggunakan channel A pada modul TB6612FNG. Raspberry Pi mengirimkan sinyal kontrol melalui GPIO17, GPIO27, GPIO18, dan GPIO22, sedangkan motor mendapatkan daya dari sumber eksternal melalui pin VM. GPIO18 digunakan sebagai PWM untuk mengatur kecepatan motor, GPIO17 dan GPIO27 menentukan arah putaran, sementara GPIO22 digunakan untuk mengaktifkan pin STBY.
| Raspberry Pi | TB6612FNG | Fungsi |
|---|---|---|
| 3.3V | VCC | Catu daya logika |
| GND | GND | Ground |
| GPIO17 | AIN1 | Kontrol arah |
| GPIO27 | AIN2 | Kontrol arah |
| GPIO18 | PWMA | PWM kecepatan |
| GPIO22 | STBY | Mengaktifkan driver |
| — | VM | Sumber daya motor |
| — | A01/AO1 | Output motor |
| — | A02/AO2 | Output motor |

Pastikan sumber tegangan motor pada VM sesuai dengan kebutuhan motor yang digunakan. Motor tidak boleh mengambil daya langsung dari GPIO Raspberry Pi karena GPIO hanya digunakan sebagai sinyal kontrol. Ground Raspberry Pi, modul TB6612FNG, dan sumber daya motor juga perlu terhubung bersama agar sinyal kontrol dapat bekerja dengan baik.
Program Python PWM untuk Mengatur Kecepatan Motor DC
Setelah wiring selesai, kita bisa mulai mengatur kecepatan motor menggunakan PWM. Pada program ini, GPIO18 digunakan untuk menghasilkan sinyal PWM yang dikirim ke PWMA, sedangkan GPIO17 dan GPIO27 digunakan untuk menentukan arah putaran motor. Kita akan mencoba beberapa nilai duty cycle agar perbedaan kecepatan motor bisa terlihat dengan jelas.
from gpiozero import DigitalOutputDevice, PWMOutputDevice
from time import sleep
# Pin Raspberry Pi
ain1 = DigitalOutputDevice(17)
ain2 = DigitalOutputDevice(27)
pwma = PWMOutputDevice(18)
stby = DigitalOutputDevice(22)
# Aktifkan driver dan tentukan arah motor
stby.on()
ain1.on()
ain2.off()
try:
while True:
print("Kecepatan 25%")
pwma.value = 0.25
sleep(3)
print("Kecepatan 50%")
pwma.value = 0.50
sleep(3)
print("Kecepatan 75%")
pwma.value = 0.75
sleep(3)
print("Kecepatan 100%")
pwma.value = 1.0
sleep(3)
print("Motor berhenti")
pwma.value = 0
sleep(2)
except KeyboardInterrupt:
print("Program dihentikan")
finally:
pwma.value = 0
ain1.off()
ain2.off()
stby.off()
Setiap nilai pada pwma.value menunjukkan duty cycle PWM yang digunakan untuk mengatur kecepatan motor. Nilai 0.25 berarti 25%, 0.50 berarti 50%, 0.75 berarti 75%, sedangkan 1.0 berarti 100%. Program akan menjalankan motor pada setiap tingkat kecepatan selama tiga detik, lalu menghentikannya selama dua detik sebelum mengulang kembali. Jika motor belum mau berputar pada duty cycle rendah, itu masih normal karena setiap motor memiliki karakteristik dan beban awal yang berbeda.
Menguji Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi
Setelah program dijalankan, motor akan melewati beberapa tingkat kecepatan mulai dari 25%, 50%, 75%, hingga 100%. Perhatikan perubahan putaran motor pada setiap tahap untuk melihat pengaruh duty cycle terhadap kecepatannya. Jika motor tidak berputar pada 25% tetapi mulai bergerak pada 50%, itu bukan berarti programnya salah karena motor membutuhkan daya awal tertentu untuk mulai berputar. Kamu juga bisa mengubah nilai pwma.value untuk mencari kecepatan yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek.
Kesimpulan
Mengatur kecepatan motor DC dengan Raspberry Pi dan modul TB6612FNG bisa dilakukan dengan memanfaatkan PWM pada pin PWMA. GPIO Raspberry Pi digunakan untuk mengirim sinyal kontrol, sedangkan daya motor tetap berasal dari sumber eksternal. Dengan mengubah nilai duty cycle, kecepatan motor dapat dinaikkan atau diturunkan sesuai kebutuhan, sementara AIN1 dan AIN2 tetap digunakan untuk menentukan arah putaran.
Dengan kombinasi kontrol arah dan PWM, modul TB6612FNG bisa menjadi solusi praktis untuk berbagai proyek Raspberry Pi yang menggunakan motor DC. Selanjutnya, konsep ini bisa dikembangkan untuk membuat kontrol kecepatan yang lebih interaktif, misalnya menggunakan potensiometer, sensor, joystick, atau input dari aplikasi untuk mengubah kecepatan motor secara real-time.
Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Real Time Clock DS3231 adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk menyediakan data waktu dan tanggal dengan tingkat presisi... selengkapnya
Di dalam dunia elektronika, dikenal dua jenis input dan output (I/O) yaitu, analog dan digital. Untuk yang digital itu gampang... selengkapnya
Alat dan Bahan ESP8266 Lolin(Wemos) NodeMcu v3 beli Modul MAX7219 LED dot matrix 8×8 beli Jenis Modul Modul MAX7219... selengkapnya
Potensiometer merupakan sebuah resistor yang nilainya dapat kita atur sesuai keinginan. Bagaimana cara mengaturnya? nah potensiometer memiliki 3... selengkapnya
Keypad 4×4 berfungsi sebagai penghubung antara perangkat (mesin) elektronik dengan manusia atau dikenal dengan istilah Human Machine Interface (HMI). Papan... selengkapnya
Phyton merupakan bahasa yang sangat populer saat ini. Bahasa yang dibuat oleh Guido Van Rossum pada tahun 1991 ini... selengkapnya
Sudah pernah menyalakan LED menggunakan Python? Atau membaca input dari tombol? Di proyek kali ini, kamu akan menggabungkan dua fungsi... selengkapnya
Dulu kita sudah belajar untuk mengisi bootloader Arduino Uno ke IC Atmega328 juga, namun dengan jenis DIP (LIHAT DISINI).... selengkapnya
Sensor DS18b20 merupakan sebuah sensor untuk mendeteksi suhu ruangan, namun bisa juga untuk suhu air tergantung dari jenis... selengkapnya
This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG
Kategori
Artikel Terkait
-
Sistem Kendali Suhu pada Inkubator Penetasan Telur Berbasis PID Diskrit Menggunakan Sensor DHT11 dan Aktuator Lampu Pijar
-
Cara Menghubungkan TB6612FNG dengan Raspberry Pi untuk Mengontrol Arah Motor DC
-
Cara Membuat Alarm Keamanan Sederhana dengan Sensor PIR dan Raspberry Pi 5
-
Cara Menghubungkan Sensor PIR ke Raspberry Pi untuk Mendeteksi Gerakan
- Cara Mengetahui Alamat I2C SHT40 dengan ESP32-C3 Mini

Saat ini belum tersedia komentar.