● online
- Max7219 Led Dot Matrix 32x8 Display Module For Ard....
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- Jasa Cetak PCB....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Mengontrol LED Menggunakan Tombol pada Arduino Uno Trainer Kit
Di percobaan sebelumnya, kamu sudah belajar dua hal penting secara terpisah, yaitu menyalakan LED dan membaca input dari tombol. Nah, di percobaan ini kita mulai menggabungkan keduanya. Di percobaan ini kita tidak lagi hanya menyalakan LED atau membaca tombol, tapi mulai memebuat rangkaian kontroller dasar.
Lewat percobaan ini, kamu akan membuat program sebuah tombol yang digunakan untuk mengendalikan LED. Konsep ini adalah dasar dari hampir semua sistem interaktif, mulai dari saklar lampu, kontrol menu, sampai sistem robotika.
Agar lebih mudah dipahami, percobaan ini dibagi menjadi dua bagian:
- LED menyala dan mati setiap kali tombol ditekan (toggle)
- LED hanya menyala selama tombol ditekan
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- LED
- Tombol
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Tahap 1: LED Menyala Saat Tombol Ditekan Sekali (Toggle)
Pada tahap ini, LED akan menyala ketika tombol ditekan satu kali. Setelah tombol dilepas, LED tidak langsung mati, melainkan tetap berada dalam kondisi menyala. Hal ini terjadi karena Arduino menyimpan kondisi LED terakhir di dalam program. Ketika tombol ditekan kembali, Arduino akan mendeteksi perubahan input tersebut dan mengubah kondisi LED dari menyala menjadi mati. Pola kerja seperti ini sangat mirip dengan saklar lampu di rumah, di mana satu kali tekan digunakan untuk menyalakan lampu dan tekan berikutnya digunakan untuk mematikannya.
Cara menyusun rangkaian:
Hubungkan kaki panjang LED ke pin D6
Hubungkan kaki pendek LED ke pin GND
Hubungkan salah satu kaki tombol ke pin D9
Hubungkan kaki tombol lainnya ke GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian Tombol dengan Pin D9 dan LED dengan Pin D6
Menulis Program LED Berkedip
Setelah rangkaian siap, buka aplikasi Arduino IDE dan tuliskan program LED toggle, kemudian unggah program tersebut ke papan Arduino:
Tutorial Mengontrol LED Menggunakan Tombol pada Arduino Uno Trainer Kit
Pada umumnya sebuah output data dapat kita tampilkan di berbagai platform software maupun hardware. Misalnya pada web, aplikasi android,... selengkapnya
Sensor Waterflow adalah sensor yang dapat membaca aliran air pada suatu tempat/saluran air. Sensor ini digunakan untuk membaca... selengkapnya
HK1600B merupakan salah satu sensor tekanan yang mudah kita temukan di pasaran, dengan output analog linear dari 0.5V hingga 4.5V,... selengkapnya
LDR (Light Dependent Resistor) adalah sensor cahaya yang berbasis nilai resistansi. Semakin banyak intensitas cahaya yang diterima maka semakin... selengkapnya
Melanjutakan tutorial edisi telegram kali ini kita akan mendetekesi suhu meggunakan sensor Ds18b20 dan ESP01. Dalam tutorial ini kita... selengkapnya
Phyton merupakan bahasa yang sangat populer saat ini. Bahasa yang dibuat oleh Guido Van Rossum pada tahun 1991 ini... selengkapnya
Sensor suhu lagi? Gpp ya disini kita belajar semua sensor suhu, nah tinggal sensor mana nih yang akan digunakan,... selengkapnya
Dalam dunia edit-mengedit gambar, bagi orang yang sudah ahli memang sudah tidak heran lagi. Tetapi bagi orang yang awam... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang menggunakan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik yaitu gelombang yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu benda... selengkapnya
Bluetooth merupakan komunikasi wireles (nirkabel) menggunakan SPP (Serial Port Protocol) dengan frekusensi kerja 2.4 GHz. Dengan Bluetooth, kita dapat... selengkapnya
Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.570.000this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800



Saat ini belum tersedia komentar.