● online
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board....
- Water Level sensor ketinggian air - deteksi air....
- ESP32 ESP-32 Wireless Module ESP32-S ESP-WROOM-32 ....
- Dimmer SCR 2000W Motor Speed Controller 220V AC PW....
- 10X RESISTOR 1K 1KOHM 1/4W 1% METAL FILM....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membuat Power Selector Sederhana Solar Panel dan PLN dari Relay
Pada zaman yang semakin canggih ini banyak orang yang berbondog-bondong memajukan teknologi, salah satunya mengganti sumber daya listrik dengan menggunakan panel surya. Memiliki sistem tenaga cadangan dari panel surya di rumah adalah langkah cerdas, tetapi kita masih tetap memerlukan sumber daya utama dari PLN. Pada artikel ini, kami akan memberikan solusi bagaimana cara otomatis memilih sumber daya antara PLN dan Solar Panel. Artikel ini akan memandu Anda membuat rangkaian sederhana menggunakan modul MP1584 dan dua buah Relay untuk membuat power selector otomatis.
Konsep Dasar Rangkaian
Rangkaian ini bertujuan untuk memilih salah satu dari dua sumber daya, yaitu PLN (utama) dan Solar Panel, untuk disalurkan ke output beban. Pemilihan sumber daya ini dilakukan secara otomatis menggunakan dua buah relay, di mana modul MP1584 berfungsi sebagai step-down converter untuk menghasilkan tegangan kontrol.
Komponen Kunci:
- Modul MP1584: Modul step-down ini akan mengambil input dari salah satu sumber daya PLN dan menghasilkan tegangan output yang stabil untuk mengaktifkan relay.
- Relay : Sakelar elektromagnetik yang berfungsi untuk memindahkan sambungan listrik.
- Jack DC : Terminal input untuk sumber daya utama dan sumber daya cadangan.
- Screw Terminal : Terminal input untuk sumber daya cadangan.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Jack DC
- Screw terminal
- Modul MP1584
- Relay
Wiring Rangkaian Power Selector
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Jack DC+ ke Vin+ MP1584
- Jack D- ke Vin- MP1584
- Vout+ ke Coil Relay 1 dan 2
- Vout- ke Coil Relay 1 dan 2 (GND)
- Sollar Cell + ke NC Relay 1
- Sollar Cell – ke NC Relay 2
- Jack DC + ke NO Relay 1
- Jack DC + ke NO Relay 1
- Common Relay 1 dan 2 ke Terminal Output

Gambar 1. Wiring Rangkaian Power Selector

Gambar 2. Jalur PCB Rangkaian Power Selector

Gambar 3. Design 3D Rangkaian Power Selector
Cara Kerja Rangkaian Power Selector
Rangkaian ini bekerja berdasarkan prinsip prioritas sumber daya yang dikendalikan oleh Relay 1 dan Relay 2. Ketika Sumber daya PLN tersedia, tegangan dari PLN akan disalurkan ke input MP1584 step down converter. Modul MP1584 ini berfungsi mengubah tegangan input PLN menjadi tegangan kontrol yang sesuai untuk koil relay. Tegangan kontrol ini kemudian mengaktifkan koil Relay K1 dan K2 secara bersamaan. Saat relay aktif, sakelar internalnya akan beralih dari terminal Normally Closed (NC) ke terminal Normally Open (NO). Dalam kondisi ini, jalur daya positif dan negatif dari PLN terhubung melalui terminal NO dari relay, dan kemudian disalurkan ke terminal output, sementara jalur Solar Panel terputus karena terhubung ke terminal NC. Sebaliknya, ketika sumber daya PLN mati, MP1584 tidak mendapat daya, menyebabkan koil relay menjadi non-aktif. Sakelar internal relay akan kembali ke posisi NC. Pada posisi ini, jalur daya positif dan negatif dari Solar Panel, yang sebelumnya terhubung ke terminal NC, kini tersambung ke terminal output (J3), sehingga secara otomatis mengalihkan beban ke sumber daya cadangan dari panel surya. Dengan demikian, rangkaian ini memastikan hanya ada satu sumber daya yang terhubung ke beban pada satu waktu, dengan PLN selalu diutamakan saat tersedia.
Tutorial Membuat Power Selector Sederhana Solar Panel dan PLN dari Relay
Arduino Pro Micro adalah jenis arduino yang berukuran kecil, ukuranya hampir sama seperti Arduino Pro Mini. Secara fungsi dan... selengkapnya
RFID merupakan suatu teknologi yang dapat mengidentifikasi sebuah objek menggunakan frekuensi radio. Untuk dapat menggunakanya kita membutuhkan sebuah ID... selengkapnya
Motor servo merupakan salah satu aktuator yang paling sering digunakan dalam dunia robotika, terutama untuk gerakan yang membutuhkan ketelitian posisi.... selengkapnya
Siapa yang nggak kenal dengan running text? Running text merupakan sebuah teks berjalan pada sebuah papan yang berisi led-led... selengkapnya
CNC router merupakan sebuah mesin yang mempunyai kegunaan untuk memotong, mengukir/grafir dan membuat marking. Semua proses itu dapat dilakukan... selengkapnya
Halo Sobat Maker! Teman-teman pernah ngerasa ribet gak sih kalau harus bolak-balik ngecek ketinggian air kolam ikan secara manual? Apalagi... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat suatu objek foto diatas air, lalu di atas air ada pantulan dari objek foto tersebut, nah... selengkapnya
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Pada artikel ini akan membahas bagaimana cara menangani motor stepper dan uln2003 tentunya masih menggunakan Arduino sebagai kontrolernya. Stepper... selengkapnya
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas... selengkapnya
Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Tutorial Membuat Power Selector Sederhana Solar Panel dan PLN dari Relay
Kategori
Artikel Terkait
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Jaga Rumah dari Kebakaran dengan Sistem Monitoring Arduino yang Satset dan Akurat
-
Pantau Tandon Air Gak Pake Ribet dengan ESP32 dan Sensor Water Level
-
Bikin Sendiri Alat Pendeteksi Hujan Pakai Arduino Uno Biar Gak Kaget Pas Jemuran Basah
-
Jaga Kualitas Udara Kamar Tetap Sehat Pakai ESP32 dan Sensor MQ-135

Saat ini belum tersedia komentar.