● online
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A
- Jasa Cetak PCB
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to M
- LM35DZ Sensor Suhu - LM35
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
LED Otomatis Menggunakan Sensor LDR dan NodeMCU
Untuk membuat sebuah perangkat otomatis (di artikel ini lampu LED) sebenarnya dapat menggunakan berbagai macam sensor misalnya sensor suhu, sensor suara, sensor infrared, sensor cahaya LDR dan masih banyak yang lainnya. Nah pada artikel ini akan dibahas menggunakan sensor cahaya LDR. Jadi ketika cahaya berkurang lampu LED akan menyala dan ketika cahaya terang lampu LED akan mati. Oke langsung saja, adapun komponen yang digunakan berikut ini :
Alat dan bahan :
- NodeMCU V3, BELI
- Kabel Micro USB, BELI
- Sensor LDR dan 10k Ohm
- Lampu LED dan Resistor 220 Ohm
- Kabel jumper, BELI
- Project board, BELI
Rangkaian :

Keterangan :
- Output sensor LDR dihubungkan ke pin A0 NodeMCU
- Kaki + LED disambung dengan resistor 220 Ohm dihubungkan ke pin D1
- Kaki – LED dihubungkan ke GND
Sketch program :
#define sensorLDR A0
#define pinLED D1
int nilaiSensor;
void setup() {
Serial.begin(9600);
pinMode(pinLED, OUTPUT);
Serial.println("LED Otomatis NODEMCU");
delay(3000);
}
void loop() {
nilaiSensor = analogRead(sensorLDR);
Serial.print("Nilai Sensor : ");
Serial.println(nilaiSensor);
if(nilaiSensor <=15){
digitalWrite(pinLED, HIGH);
Serial.print("Gelap nih, LED nyala");
}else{
digitalWrite(pinLED, LOW);
Serial.print("Terang nih, LED mati");
}
delay(1000);
}
Penggunaaan :
- Untuk memulainya silahkan rangkai semua komponen seperti gambar di atas dan hubungkan ke laptop dengan kabel Micro USB
- Buka Arduino, masuk menu Tools > Board : NodeMCU 1.0 > Sesuaikan Portnya
- Upload sketch program di atas hingga muncul “Done Uploading“
- Buka Serial Monitor, perhatikan nilai resistansi sensor LDR.
Hasil :
Seperti sudah dijelaskan pada awal artikel, yaitu ketika cahaya berkurang lampu LED akan menyala dan ketika cahaya terang lampu LED akan mati.
Tadaaa !Sampai tahap ini anda sudah berhasil membuat sebuah LED otomatis menggunakan sensor LDR.
LED Otomatis Menggunakan Sensor LDR dan NodeMCU
Apa itu relay? Relay merupakan sebuah saklar yang dikendalikan dengan aliran arus listrik. Pada relay terdapat 2 bagian utama... selengkapnya
Secara bawaan, Arduino Uno sebenarnya sudah memiliki pin analog. Tapi pada beberapa proyek, terutama saat jumlah sensor analog semakin banyak,... selengkapnya
Hallo semua, pada artikel kali saya ini akan membahas kembali seputar push button switch dimana pada artikel yang sebelumnya... selengkapnya
Semangat pagi semua, kali ini kita akan belajar mengenai penggunaan LCD pada Arduino tanpa module I2C. Kenapa perlu belajar... selengkapnya
Mengapa disebut buzzer passive? karena sensor ini tidak mempunyai suara sendiri, melainkan buzzer ini perlu dikontrol dengan kontroler seperti... selengkapnya
7 segment merupakan sebuah display yang berfungsi menampilkan sebuah karakter baik huruf maupun digit angka. Namun untuk huruf sangat... selengkapnya
RTC DS3231 merupakan sebuah jenis modul yang dapat menghasilkan waktu digital secara realtime dengan tambahan sebuah baterai tipe kancing... selengkapnya
Semangat pagi, kali ini kita akan belajar untuk mengontrol LED melalui wifi menggunakan NodeMCU. Mengapa LED? nggak langsung ke... selengkapnya
Mengendalikan LED dengan tombol bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kali ini, kamu akan mempelajari dua metode umum dan sangat berguna:... selengkapnya
Semangat pagi, salam hangat dari saya untuk semua pengunjung indomaker.com. Kali ini kita akan belajar mengenai penggunaan timer relay... selengkapnya
Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500

Saat ini belum tersedia komentar.