● online
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4
- LED 3mm Lampu LED 3 mm
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo
- Dimmer SCR 2000W Motor Speed Controller 220V AC PW
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
LED Otomatis Menggunakan Sensor LDR dan NodeMCU
Untuk membuat sebuah perangkat otomatis (di artikel ini lampu LED) sebenarnya dapat menggunakan berbagai macam sensor misalnya sensor suhu, sensor suara, sensor infrared, sensor cahaya LDR dan masih banyak yang lainnya. Nah pada artikel ini akan dibahas menggunakan sensor cahaya LDR. Jadi ketika cahaya berkurang lampu LED akan menyala dan ketika cahaya terang lampu LED akan mati. Oke langsung saja, adapun komponen yang digunakan berikut ini :
Alat dan bahan :
- NodeMCU V3, BELI
- Kabel Micro USB, BELI
- Sensor LDR dan 10k Ohm
- Lampu LED dan Resistor 220 Ohm
- Kabel jumper, BELI
- Project board, BELI
Rangkaian :

Keterangan :
- Output sensor LDR dihubungkan ke pin A0 NodeMCU
- Kaki + LED disambung dengan resistor 220 Ohm dihubungkan ke pin D1
- Kaki – LED dihubungkan ke GND
Sketch program :
#define sensorLDR A0
#define pinLED D1
int nilaiSensor;
void setup() {
Serial.begin(9600);
pinMode(pinLED, OUTPUT);
Serial.println("LED Otomatis NODEMCU");
delay(3000);
}
void loop() {
nilaiSensor = analogRead(sensorLDR);
Serial.print("Nilai Sensor : ");
Serial.println(nilaiSensor);
if(nilaiSensor <=15){
digitalWrite(pinLED, HIGH);
Serial.print("Gelap nih, LED nyala");
}else{
digitalWrite(pinLED, LOW);
Serial.print("Terang nih, LED mati");
}
delay(1000);
}
Penggunaaan :
- Untuk memulainya silahkan rangkai semua komponen seperti gambar di atas dan hubungkan ke laptop dengan kabel Micro USB
- Buka Arduino, masuk menu Tools > Board : NodeMCU 1.0 > Sesuaikan Portnya
- Upload sketch program di atas hingga muncul “Done Uploading“
- Buka Serial Monitor, perhatikan nilai resistansi sensor LDR.
Hasil :
Seperti sudah dijelaskan pada awal artikel, yaitu ketika cahaya berkurang lampu LED akan menyala dan ketika cahaya terang lampu LED akan mati.
Tadaaa !Sampai tahap ini anda sudah berhasil membuat sebuah LED otomatis menggunakan sensor LDR.
LED Otomatis Menggunakan Sensor LDR dan NodeMCU
Hallo ketemu lagi dengan pembahasan sensor DHT11, kali ini kita akan menggunakannya pada NodemMCU. Nanti akan dibahas mengenai rangkaian... selengkapnya
DHT11 adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mendeteksi kelembapan dan suhu udara. Sensor ini dapat digunakan untuk mendeteksi suhu... selengkapnya
Motor jadi salah satu komponen elektronik yang seru buat kita pelajari, dengan motor kita bahkan bisa buat mobil mainan yang... selengkapnya
Limit switch merupakan sebuah saklar yang memiliki tuas sebagai penghubung ataupun pemutus arus litrik. Prinsip kerjanya sama seperti push... selengkapnya
Bagi anda yang belum tau cara menggunakan LED pada NodeMCU, pada artikel ini akan di bahas cara-caranya. Sebelum melangkah... selengkapnya
Keypad 4×4 merupakan sebuah komponen berisi tombol-tombol dan disusun secara matrix yang berfungsi sebagai inputan kedalam suatu sistem tertentu.... selengkapnya
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana... selengkapnya
Javascript adalah scripting atau bahasa pemrograman yang digunakan pada suatu web pada level klien (Client side) agar web tersebut... selengkapnya
Sensor suara merupakan sensor yang dapat mengubah besaran suara menjadi besaran listrik dimana nilai diperoleh dari besarnya gelombang suara... selengkapnya
Water level merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi ketinggian air dengan output analog kemudian diolah menggunakan mikrokontroler. Cara kerja... selengkapnya
Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400

Saat ini belum tersedia komentar.