● online
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Simulasi Sensor LDR untuk LED Otomatis menggunakan Arduino di Tinkercad

Simulasi LED Otomatis menggunakan Sensor LDR di Tinkercad
Berikut merupakan contoh simulasi sederhana dari implementasi sensor LDR untuk LED otomatis menggunakan Arduino. Jadi, sensor LDR sebagai sensor cahaya akan mendeteksi cahaya yang ada di sekitarnya, jika kondisi gelap LED akan dibuat otomatis menyala, sedangkan pada kondisi terang, LED akan dibuat otomatis mati. Platform yang digunakan untuk simulasi adalah Tinkercad. Berikut merupakan list komponen yang akan digunakan pada tutorial kali ini :- Arduino Uno
- sensor LDR (photoresistor)
- resistor 220 ohm (terhubung ke LED)
- resistor 4.7k ohm (terhubung ke sensor LDR)
- LED.
- Masuk ke https://www.tinkercad.com/dashboard, kemudian klik Circuits → Create new Circuit
- Lalu Anda bisa ganti nama rangkaian simulasi dengan double click pada pojok kiri atas → ketikkan nama yang diinginkan. Misalnya : “Simulasi Lampu Otomatis”. Selanjutnya, pilih Components → All, kemudian susun modul serta komponen seperti pada rangkaian di bawah ini.


// C++ code
int sensorLampu = 0;
void setup()
{
pinMode(A0, INPUT);
pinMode(8, OUTPUT);
}
void loop()
{
sensorLampu = analogRead(A0);
if (sensorLampu < 180) {
digitalWrite(8, HIGH);
} else {
digitalWrite(8, LOW);
}
delay(1); // Wait for 1 millisecond(s)
}
4. Jalankan simulasi dengan klik Start Simulation


Penjelasan tentang Cara Kerja Alat
Alat yang dibuat menggunakan sensor LDR (photoresistor) sebagai pendeteksi gelap/terangnya kondisi di sekitar sensor. Sehingga dua kondisi yang mungkin akan terjadi adalah sebagai berikut : a. Jika sensor LDR (photoresistor) mendeteksi kondisi di sekitar sensor sebagai kondisi gelap, maka LED akan menyala otomatis.

Tags: Sensor LDR, Tutorial, Tutorial Tinkercad
Simulasi Sensor LDR untuk LED Otomatis menggunakan Arduino di Tinkercad
Melanjutakan tutorial edisi telegram kali ini kita akan mendetekesi suhu meggunakan sensor Ds18b20 dan ESP01. Dalam tutorial ini kita... selengkapnya
Alat dan Bahan Sensor Inframerah MLX90614 Arduino nano beli Deskripsi Secara internal, MLX90614 terdiri dari dua perangkat yakni... selengkapnya
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana... selengkapnya
Pada tutorial ini akan dijelaskan bagaimana memulai menggunakan NodeMCU Esp8266 pada Arduino IDE. Meskipun pada tutorial sebelumnya sudah menggunakan... selengkapnya
Aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-harinya tentu tidak jauh dari mendengarkan musik, menonton film atau streaming youtube baik untuk... selengkapnya
I think I need to make a virtual personal assistant that can help me make a self-service video tutorial... selengkapnya
TM1637 merupakan sebuah komponen elektronika yang terdiri dari 4 digit 7 segment. Pada pembahasan sebelumnya kita sudah mempelajari apa itu... selengkapnya
Javascript adalah scripting atau bahasa pemrograman yang digunakan pada suatu web pada level klien (Client side) agar web tersebut... selengkapnya
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas... selengkapnya
Flow meter yaitu sebuah sensor yang berfungsi untuk menghitung aliran air (debit) dan volume air dalam suatu alur dan... selengkapnya
Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.00012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400

Saat ini belum tersedia komentar.