● online
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal
- Sensor Api Flame detector sensor
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Menggerakan Motor dengan Raspberry Pi
Motor jadi salah satu komponen elektronik yang seru buat kita pelajari, dengan motor kita bahkan bisa buat mobil mainan yang bisa bergerak leluasa. Tapi motor nggak bisa langsung dikendalikan lewat pin GPIO di Raspberry Pi, soalnya motor butuh suplai daya variabel (biasanya 5 volt) yang lebih besar dari kemampuan GPIO. Jadi, kamu harus kasih daya terpisah. Untuk itu, kita bisa pakai motor driver board supaya Raspberry Pi bisa mengontrol motor dengan aman.
Di panduan ini, kamu akan belajar cara mengontrol empat motor dari Raspberry Pi pakai bahasa Python, namun sebelum bisa mengendalikan keempat roda, kita juga perlu mengecek satu-persatu bagian motornya.
H-Bridge
Gambar 1. Schematic dari H-Bridge
Motor bisa jalan maju atau mundur, tergantung arah aliran arus listriknya. Tapi masa iya harus bolak-balik pasang kabel setiap mau ganti arah putaran motor? Ribet, kan?
Nah, karena itulah motor driver biasanya sudah punya H-bridge. H-bridge adalah rangkaian yang pakai 4 transistor buat ngatur arah arus secara digital, jadi kamu tinggal kontrol dari kode, gak perlu sentuh kabel.
Biasanya, di dalam H-bridge juga ada flyback diode. Fungsinya adalah mencegah lonjakan tegangan balik yang bisa muncul waktu motor dimatikan tapi masih berputar, supaya gak merusak komponen elektronik lainnya.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Raspberry Pi Trainer Kit v2
- Motor driver mx1508
- Motor
- Baterai
- Ban mobil mainan
- Kabel jumper
- Software:
- MobaXterm (untuk remote terminal)
- Notepad++ (untuk menulis skrip Python)
Wiring Rangkaian Percobaan Motor
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin + MX1508 ke 5V
- Pin – MX1508 ke GND
- Pin A1 ke GPIO 17
- Pin A2 ke GPIO 27
- Pin B1 ke GPIO 22
- Pin B2 ke GPIO 23
- Pin A1 ke GPIO 4
- Pin A2 ke GPIO 24
- Pin B1 ke GPIO 5
- Pin B2 ke GPIO 6

Gambar 2. Wiring Rangkaian Motor Driver dan Raspberry Pi
Menulis Program Motor Driver
Setelah semua komponen terpasang, buka Notepad++ dan buat file Python baru. Tulis kode berikut dan simpan file dengan nama cek motor.py :
import RPi.GPIO as GPIO
import time
IN1 = 17 #ganti gpio untuk pengecekan
IN2 = 27 #ganti gpio untuk pengecekan
GPIO.setmode(GPIO.BCM)
GPIO.setup(IN1, GPIO.OUT)
GPIO.setup(IN2, GPIO.OUT)
def motor_forward():
GPIO.output(IN1, GPIO.HIGH)
GPIO.output(IN2, GPIO.LOW)
def motor_backward():
GPIO.output(IN1, GPIO.LOW)
GPIO.output(IN2, GPIO.HIGH)
def motor_stop():
GPIO.output(IN1, GPIO.LOW)
GPIO.output(IN2, GPIO.LOW)
try:
print("Cek motor maju...")
motor_forward()
time.sleep(2)
print("Cek motor mundur...")
motor_backward()
time.sleep(2)
print("Berhenti")
motor_stop()
except KeyboardInterrupt:
print("Dihentikan oleh user.")
finally:
GPIO.cleanup()
Kamu bisa ganti tiap GPIO untuk cek satu persatu channel dan motor, pastikan tiap motor dapat bergerak dan tidak berlawanan arah dari yang diharapkan. Dengan kode ini motor akan bergerak maju selama 2 detik, kemudian bergerak mundur 2 detik dan berhenti.
Apabila sudah di pastikan seluruh motor berfungsi dengan baik, maka kita bisa melanjutkan ke kode selanjutnya, pastikan jangan lupa simpan file dengan nama motor.py
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# GPIO Pin setup
motor_pins = {
"kiri_depan": (17, 27),
"kiri_belakang": (22, 23),
"kanan_depan": (4, 24),
"kanan_belakang": (5, 6)
}
GPIO.setmode(GPIO.BCM)
GPIO.setwarnings(False)
for pin_pair in motor_pins.values():
GPIO.setup(pin_pair[0], GPIO.OUT)
GPIO.setup(pin_pair[1], GPIO.OUT)
def maju_motor(pin1, pin2):
GPIO.output(pin1, GPIO.HIGH)
GPIO.output(pin2, GPIO.LOW)
def maju_semua():
for motor, (pin1, pin2) in motor_pins.items():
maju_motor(pin1, pin2)
print(f"{motor} maju")
try:
print("Semua motor maju terus...")
maju_semua()
while True:
time.sleep(1)
except KeyboardInterrupt:
print("Berhenti oleh user.")
GPIO.cleanup()
Penjelasan kode
motor_pins = {...}menyimpan pin GPIO untuk masing-masing motor.GPIO.setmode(GPIO.BCM)memilih penomoran pin berdasarkan BCM.GPIO.setup(..., GPIO.OUT)mengatur semua pin sebagai output.maju_motor()mengaktifkan satu motor untuk bergerak maju.maju_semua()menjalankan semua motor ke arah maju.while Truemenjaga motor tetap menyala.KeyboardInterruptmenangani saat pengguna menekan Ctrl + C.GPIO.cleanup()membersihkan konfigurasi GPIO.
Apa yang akan terjadi?

Saat program dijalankan, Raspberry Pi akan mengatur pin GPIO untuk mengontrol empat motor. Semua motor akan bergerak maju secara bersamaan dan terus berputar karena berada dalam loop tak terbatas. Motor baru akan berhenti apabila menekan Ctrl + C pada terminal, program akan berhenti dan semua pin GPIO akan dimatikan dengan aman. Ini menciptakan gerakan maju otomatis untuk mobil robot berbasis Raspberry Pi.
Tutorial Menggerakan Motor dengan Raspberry Pi
Setelah berhasil menyalakan LED secara manual melalui pin 3V3 dan GPIO, saatnya melangkah lebih jauh: mengontrol LED menggunakan kode Python.... selengkapnya
Hallo, kali ini akan membahas bagaimana cara untuk membuat dimmer menggunakan mosfet D4184 module. Mosfet mempunyai fungsi yaitu untuk... selengkapnya
SW-420 adalah sensor untuk mendeteksi getaran, cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 1 buah pelampung logam yang berisi 2... selengkapnya
Detektor arus AC adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya arus listrik AC pada suatu rangkaian.... selengkapnya
Hallo apa kabar pada artikel ini saya berbagi cara kontrol led menggunakan potensiometer pada NodeMCU. Jadi nanti akan mengatur... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tapi juga bisa digunakan untuk membuat simulasi lampu... selengkapnya
Rain sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi hujan turun atau tidak. Intinya sensor ini jika terkena air pada... selengkapnya
Sensor TDS meter adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mengukur partikel terlarut dalam air, partikel terlarut termasuk zat organik... selengkapnya
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana... selengkapnya
I2C merupakan sebuah modul komunikasi serial dua arah yang berfungsi untuk mengirim dan menerima data. Keduanya adalah SCL (Serial... selengkapnya
Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.8002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400

Saat ini belum tersedia komentar.