● online
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- Jasa Cetak PCB....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Cara Mendeteksi Gerakan Menggunakan Sensor PIR (HC-SR501) dan Arduino Uno

Alat dan Bahan Percobaan HCSR501-Uno
- Arduino Uno
- Sensor PIR (HC-SR501)
- Resistor 220Ω
- LED
- Jumper secukupnya
- VCC dihubungkan dengan 5v Arduino Uno.
- Out dihubungkan dengan pin A0 Arduino Uno.
- -GND dihubungkan dengan GND Arduino Uno.
- LED dihubungkan dengan pin A1 Arduino Uno

Source Code HCSR501-Uno
Selanjutnya buka IDE Arduino Anda kemudian salin baris program sebagai berikut:int led = A1; // Deklarasi LED pada pin A1
int PIR = A0; // Deklarasi Pin Sensor PIR pada A0
int data = 0; // variabel untuk menampung data PIR
void setup() {
pinMode(led, OUTPUT); //set pin A1 sbg output
pinMode(PIR, INPUT); // set pin A0 sbg input
Serial.begin(9600); //serial monitor
}
void loop(){
data = digitalRead(PIR); // baca nilai digital sensor
Serial.print("Logic PIR: "); // menampilkan nilai digital sensor pada serial monitor
Serial.print(data);
Serial.print(".\n");
delay(1000);
if (data == HIGH){ // Instrukasi untuk mengaktifkan LED jika gerakan terdeteksi
digitalWrite(led, HIGH); // Mengaktifkan indikator LED
Serial.println("Gerakan Terdeteksi");
}
else if (data == LOW){ // Instruksi untuk mematikan LED jika tidak terdeteksi adanya gerakan
digitalWrite(led, LOW); // Mematikan LED jika gerakan tidak terdeteksi
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
}
Upload sketch (program di atas) dengan menekan tombol upload atau melalui shortkey CTRL+U, pastikan pengaturan board pada Arduino Uno. Kemudian aktifkan tools ‘Serial Monitor’ di Arduino IDE melalui menu tools | Serial Monitor. Pastikan kabel USB antara laptop dan Arduino tetap terpasang. Setelah program selesa diunggah perhatikan nilai digital pada serial monitor.


if (data == HIGH){ // Instruksi untuk mengaktifkan LED jika gerakan terdeteksi
digitalWrite(led, HIGH); // Mengaktifkan indikator LED
Serial.println("Gerakan Terdeteksi");
}
else if (data == LOW){ // Instruksi untuk mematikan LED jika tidak terdeteksi adanya gerakan
digitalWrite(led, LOW); // Mematikan LED jika gerakan tidak terdeteksi
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
Demikian sedikit tutorial pada kesempatan kali ini. Program di atas dimaksudkan untuk mengendalikan LED untuk ON / OFF berdasarkan nilai digital yang dibaca Arduino dari sensor PIR. Saat sensor PIR mendeteksi adanya gerakan maka nilai digital yang terbaca oleh Arduino adalah HIGH atau logika 1, sementara saat sensor PIR tidak mendeteksi adanya gerakan maka nilai digital yang terbaca oleh Arduino adalah LOW atau logika 0. Nilai digital inilah yang digunakan sebagai parameter untuk mengendalikan LED. Jika hasil percobaan Anda sesuai dengan hasil di atas maka percobaan Anda berhasil, Anda dapat kembangkan sesuai dengan keinginan atau kebutuhan Anda. Selamat berkreasi.
Tutorial Cara Mendeteksi Gerakan Menggunakan Sensor PIR (HC-SR501) dan Arduino Uno
Keypad 4×4 berfungsi sebagai penghubung antara perangkat (mesin) elektronik dengan manusia atau dikenal dengan istilah Human Machine Interface (HMI). Papan... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat suatu objek foto diatas air, lalu di atas air ada pantulan dari objek foto tersebut, nah... selengkapnya
Blynk menawarkan beragam fungsi ya, salah satunya untuk mengontrol perangkat. Penggunaan Blynk ini bisa kapan dan dimana saja ya,... selengkapnya
Halo semuanya, di tutorial kali ini Saya akan berbagi tutorial tentang simulasi sistem smart home sederhana. Seperti yang kita... selengkapnya
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan... selengkapnya
Tombol adalah salah satu komponen input paling sederhana namun sangat penting dalam berbagai proyek elektronika. Dalam tutorial ini, kamu akan... selengkapnya
Hallo untuk selingan ya :p kali ini ini akan membahas khusus pemula yang ingin belajar Arduino yaitu membuat simulasi... selengkapnya
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau... selengkapnya
Limit switch merupakan sebuah saklar yang memiliki tuas sebagai penghubung ataupun pemutus arus litrik. Prinsip kerjanya sama seperti push... selengkapnya
Sensor getar Piezoelektrik adalah komponen yang fantastis untuk mendeteksi benturan, getaran, atau bahkan suara. Namun berbeda dengan modul piezo 3... selengkapnya
Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000

Saat ini belum tersedia komentar.