● online
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol....
- 10X RESISTOR 1K 1KOHM 1/4W 1% METAL FILM....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- Jasa Cetak PCB....
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Cara Mendeteksi Gerakan Menggunakan Sensor PIR (HC-SR501) dan Arduino Uno

Alat dan Bahan Percobaan HCSR501-Uno
- Arduino Uno
- Sensor PIR (HC-SR501)
- Resistor 220Ω
- LED
- Jumper secukupnya
- VCC dihubungkan dengan 5v Arduino Uno.
- Out dihubungkan dengan pin A0 Arduino Uno.
- -GND dihubungkan dengan GND Arduino Uno.
- LED dihubungkan dengan pin A1 Arduino Uno

Source Code HCSR501-Uno
Selanjutnya buka IDE Arduino Anda kemudian salin baris program sebagai berikut:int led = A1; // Deklarasi LED pada pin A1
int PIR = A0; // Deklarasi Pin Sensor PIR pada A0
int data = 0; // variabel untuk menampung data PIR
void setup() {
pinMode(led, OUTPUT); //set pin A1 sbg output
pinMode(PIR, INPUT); // set pin A0 sbg input
Serial.begin(9600); //serial monitor
}
void loop(){
data = digitalRead(PIR); // baca nilai digital sensor
Serial.print("Logic PIR: "); // menampilkan nilai digital sensor pada serial monitor
Serial.print(data);
Serial.print(".\n");
delay(1000);
if (data == HIGH){ // Instrukasi untuk mengaktifkan LED jika gerakan terdeteksi
digitalWrite(led, HIGH); // Mengaktifkan indikator LED
Serial.println("Gerakan Terdeteksi");
}
else if (data == LOW){ // Instruksi untuk mematikan LED jika tidak terdeteksi adanya gerakan
digitalWrite(led, LOW); // Mematikan LED jika gerakan tidak terdeteksi
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
}
Upload sketch (program di atas) dengan menekan tombol upload atau melalui shortkey CTRL+U, pastikan pengaturan board pada Arduino Uno. Kemudian aktifkan tools ‘Serial Monitor’ di Arduino IDE melalui menu tools | Serial Monitor. Pastikan kabel USB antara laptop dan Arduino tetap terpasang. Setelah program selesa diunggah perhatikan nilai digital pada serial monitor.


if (data == HIGH){ // Instruksi untuk mengaktifkan LED jika gerakan terdeteksi
digitalWrite(led, HIGH); // Mengaktifkan indikator LED
Serial.println("Gerakan Terdeteksi");
}
else if (data == LOW){ // Instruksi untuk mematikan LED jika tidak terdeteksi adanya gerakan
digitalWrite(led, LOW); // Mematikan LED jika gerakan tidak terdeteksi
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
Demikian sedikit tutorial pada kesempatan kali ini. Program di atas dimaksudkan untuk mengendalikan LED untuk ON / OFF berdasarkan nilai digital yang dibaca Arduino dari sensor PIR. Saat sensor PIR mendeteksi adanya gerakan maka nilai digital yang terbaca oleh Arduino adalah HIGH atau logika 1, sementara saat sensor PIR tidak mendeteksi adanya gerakan maka nilai digital yang terbaca oleh Arduino adalah LOW atau logika 0. Nilai digital inilah yang digunakan sebagai parameter untuk mengendalikan LED. Jika hasil percobaan Anda sesuai dengan hasil di atas maka percobaan Anda berhasil, Anda dapat kembangkan sesuai dengan keinginan atau kebutuhan Anda. Selamat berkreasi.
Tutorial Cara Mendeteksi Gerakan Menggunakan Sensor PIR (HC-SR501) dan Arduino Uno
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Hallo semuanya, kali ini saya akan mendemonstrasikan penggunaan RFID RC522 untuk membaca e-KTP maupun e-Toll. Pada postingan sebelumnya sudah... selengkapnya
Pada komponen tertentu dibutuhkan sebuah library agar komponen tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apa itu library? library adalah sekumpulan... selengkapnya
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor... selengkapnya
Ketemu lagi dengan sensor DS18b20, kali ini akan kita monitoring menggunakan aplikasi Blynk dan ESP-01. Langsung saja ya kita... selengkapnya
Real Time Clock DS3231 adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk menyediakan data waktu dan tanggal dengan tingkat presisi... selengkapnya
Secara bawaan, Arduino Uno sebenarnya sudah memiliki pin analog. Tapi pada beberapa proyek, terutama saat jumlah sensor analog semakin banyak,... selengkapnya
Pulse sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur banyaknya detak jantung dengan satuan menit atau BPM (Beats Per Minutes). Pada... selengkapnya
LED adalah singkatan dari Light Emiting Diode, yang merupakan sebuah dioda yang dapat mengubah energi listrik menjadi cahaya, dan... selengkapnya
Penggunaan LCD I2C sering kali gagal menampilkan teks karena deklarasi awal yaitu alamat I2C yang salah/keliru dikarenakan alamat yang... selengkapnya
Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Tang Crimping Press Skun Ratchet YTH SN-48B Model YTH SN-48B FOR NON INSULATED TERMINAL YTH SN-48B dengan mata Press 0.5… selengkapnya
Rp 150.000Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500

Saat ini belum tersedia komentar.