● online
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F....
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B....
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kalau kamu baru mulai belajar Arduino, percobaan pertama yang paling wajib dicoba adalah menyalakan LED. Percobaan ini kelihatannya simpel, tapi justru penting banget karena dari sinilah kamu mulai paham bagaimana Arduino bekerja dan berinteraksi dengan komponen elektronik. Lewat percobaan LED, kamu akan belajar bagaimana aliran listrik bekerja, bagaimana pin Arduino digunakan, dan bagaimana sebuah baris kode bisa mengubah kondisi perangkat keras di dunia nyata.
LED atau Light Emitting Diode adalah komponen elektronik yang akan menyala saat dialiri arus listrik. Tapi LED tidak bisa asal dihubungkan langsung ke sumber tegangan, karena arus berlebih bisa bikin LED rusak. Makanya, LED harus selalu dipasangkan dengan resistor pembatas arus. Tenang saja, di Arduino Uno Trainer Kit resistor sudah disediakan, jadi kamu bisa langsung fokus ke percobaannya.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- LED
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Tahap 1: Menyalakan LED Langsung dari Pin 5V
Di tahap pertama ini, kita belum pakai program sama sekali. Tujuannya cuma buat memahami aliran listrik dasar. Pin 5V di Arduino akan selalu mengeluarkan tegangan selama Arduino mendapat daya. Jadi kalau LED dihubungkan dengan benar, LED akan langsung menyala.
Cara menyusun rangkaian:
- Hubungkan kaki panjang LED ke pin 5V
- Hubungkan kaki pendek LED ke pin GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian LED dengan Pin 5v
Hasil Percobaan

Gambar 2. Hasil Percobaan LED dengan pin 5v
Apabila rangkaian terpasang dengan benar, LED akan langsung menyala saat Arduino diberi daya. Hal ini terjadi karena pin lima volt selalu menyediakan tegangan tetap yang mengalir melalui resistor pembatas arus sebelum masuk ke LED dan kembali ke ground. Pada tahap ini, Arduino belum menjalankan perintah apa pun, sehingga seluruh proses terjadi secara langsung melalui sumber tegangan.
Tahap 2: Menyalakan LED Menggunakan Pin Digital Arduino
Sekarang kita masuk ke bagian yang lebih menarik. LED tidak lagi dihubungkan ke pin 5V, tapi ke pin digital Arduino. Bedanya, pin digital tidak akan mengeluarkan tegangan kalau tidak diperintah lewat program.
Cara menyusun rangkaian:
- Kaki panjang LED ke pin D13
- Kaki pendek LED ke GND

Gambar 3. Hasil Percobaan LED dengan pin D13
Setelah rangkaian siap, buka Arduino IDE dan tulis program berikut:
void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
digitalWrite(13, HIGH);
}
void loop() {
}
Penjelasan Kode
- pinMode(13, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin 13 sebagai keluaran
- digitalWrite(13, HIGH); digunakan untuk menyalakan LED pada pin 13
Hasil Percobaan

Gambar 4. Hasil Percobaan LED dengan pin D13
Setelah program berhasil diunggah ke papan Arduino, LED akan menyala dan tetap berada dalam kondisi menyala selama Arduino mendapatkan catu daya. Hal ini terjadi karena pin digital telah diatur sebagai keluaran dan diberi logika tinggi melalui program yang dijalankan. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu menjalankan instruksi program dengan benar serta mengendalikan perangkat elektronik melalui pin digital sesuai dengan perintah yang telah ditentukan.
Tahap 3: Percobaan LED Berkedip dengan Pin Digital
Pada percobaan ini, pembahasan dilanjutkan dengan membuat LED menyala dan mati secara berulang atau berkedip. Percobaan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep perulangan program serta pengaturan waktu pada sistem kendali menggunakan Arduino.
Menulis Program LED Berkedip
Buka aplikasi Arduino IDE dan tuliskan program LED berkedip, kemudian unggah program tersebut ke papan Arduino. Program ini akan mengatur LED agar menyala dan mati secara terus menerus dengan jeda waktu tertentu.
void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
}
void loop() {
digitalWrite(13, HIGH);
delay(1000);
digitalWrite(13, LOW);
delay(1000);
}
Penjelasan Kode
- pinMode(13, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin 13 sebagai keluaran
- digitalWrite(13, HIGH); digunakan untuk menyalakan LED pada pin 13
- delay(1000); digunakan untuk memberikan jeda waktu selama satu detik
- digitalWrite(13, LOW); digunakan untuk mematikan LED pada pin 13
Hasil Percobaan

Gambar 5. Hasil Percobaan LED Berkedip dengan Arduino Pin D13
Setelah program dijalankan, LED akan menyala selama selang waktu tertentu kemudian mati selama selang waktu yang sama. Pola ini akan terus berulang selama Arduino mendapatkan catu daya. Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu menjalankan perintah secara berulang dan mengendalikan keluaran berdasarkan logika program yang tersimpan di dalam papan.
Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Phyton merupakan bahasa yang sangat populer saat ini. Bahasa yang dibuat oleh Guido Van Rossum pada tahun 1991 ini... selengkapnya
Arduino Pro Mini merupakan jenis Arduino yang berukuran kecil dibandingkan dengan Nano, Unodan Mega. Dengan ukuran yang kecil ini... selengkapnya
Halo Sobat Maker! Teman-teman pernah ngerasa ribet gak sih kalau harus bolak-balik ngecek ketinggian air kolam ikan secara manual? Apalagi... selengkapnya
8×8 LED dot matrix merupakan sebuah display yang terdiri dari kumpulan led yang disusun secara simetris sejumlah 8 baris... selengkapnya
Tombol adalah salah satu komponen input paling sederhana namun sangat penting dalam berbagai proyek elektronika. Dalam tutorial ini, kamu akan... selengkapnya
Pernah suatu ketika axis X, Y, atau z CNC kita berubah, gcode yang sudah jadi setelah di running tidak... selengkapnya
Dalam menjalankan bisnis online tentu saja harus memperhatikan beberapa aspek agar bisnis kita berjalan dengan lancar. Sebagai contoh di... selengkapnya
Pada kesempatan ini akan dijelaskan mengenai cara pembuatan export/download berupa file excel berdasarkan range tanggal yang dipilih. Filter ini... selengkapnya
Pada artikel ini akan membahas bagaimana cara menangani motor stepper dan uln2003 tentunya masih menggunakan Arduino sebagai kontrolernya. Stepper... selengkapnya
Pernah gak sih motor kamu mendadak “loyo” pas dikasih beban? Atau mungkin kamu lagi eksperimen bikin robot, tapi kecepatan motornya... selengkapnya
Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.8001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kategori
Artikel Terkait
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Jaga Rumah dari Kebakaran dengan Sistem Monitoring Arduino yang Satset dan Akurat
-
Pantau Tandon Air Gak Pake Ribet dengan ESP32 dan Sensor Water Level
-
Bikin Sendiri Alat Pendeteksi Hujan Pakai Arduino Uno Biar Gak Kaget Pas Jemuran Basah
-
Jaga Kualitas Udara Kamar Tetap Sehat Pakai ESP32 dan Sensor MQ-135

Saat ini belum tersedia komentar.