● online
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4....
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang....
- ESP32 ESP-32 Wireless Module ESP32-S ESP-WROOM-32 ....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kalau kamu baru mulai belajar Arduino, percobaan pertama yang paling wajib dicoba adalah menyalakan LED. Percobaan ini kelihatannya simpel, tapi justru penting banget karena dari sinilah kamu mulai paham bagaimana Arduino bekerja dan berinteraksi dengan komponen elektronik. Lewat percobaan LED, kamu akan belajar bagaimana aliran listrik bekerja, bagaimana pin Arduino digunakan, dan bagaimana sebuah baris kode bisa mengubah kondisi perangkat keras di dunia nyata.
LED atau Light Emitting Diode adalah komponen elektronik yang akan menyala saat dialiri arus listrik. Tapi LED tidak bisa asal dihubungkan langsung ke sumber tegangan, karena arus berlebih bisa bikin LED rusak. Makanya, LED harus selalu dipasangkan dengan resistor pembatas arus. Tenang saja, di Arduino Uno Trainer Kit resistor sudah disediakan, jadi kamu bisa langsung fokus ke percobaannya.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- LED
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Tahap 1: Menyalakan LED Langsung dari Pin 5V
Di tahap pertama ini, kita belum pakai program sama sekali. Tujuannya cuma buat memahami aliran listrik dasar. Pin 5V di Arduino akan selalu mengeluarkan tegangan selama Arduino mendapat daya. Jadi kalau LED dihubungkan dengan benar, LED akan langsung menyala.
Cara menyusun rangkaian:
- Hubungkan kaki panjang LED ke pin 5V
- Hubungkan kaki pendek LED ke pin GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian LED dengan Pin 5v
Hasil Percobaan

Gambar 2. Hasil Percobaan LED dengan pin 5v
Apabila rangkaian terpasang dengan benar, LED akan langsung menyala saat Arduino diberi daya. Hal ini terjadi karena pin lima volt selalu menyediakan tegangan tetap yang mengalir melalui resistor pembatas arus sebelum masuk ke LED dan kembali ke ground. Pada tahap ini, Arduino belum menjalankan perintah apa pun, sehingga seluruh proses terjadi secara langsung melalui sumber tegangan.
Tahap 2: Menyalakan LED Menggunakan Pin Digital Arduino
Sekarang kita masuk ke bagian yang lebih menarik. LED tidak lagi dihubungkan ke pin 5V, tapi ke pin digital Arduino. Bedanya, pin digital tidak akan mengeluarkan tegangan kalau tidak diperintah lewat program.
Cara menyusun rangkaian:
- Kaki panjang LED ke pin D13
- Kaki pendek LED ke GND

Gambar 3. Hasil Percobaan LED dengan pin D13
Setelah rangkaian siap, buka Arduino IDE dan tulis program berikut:
void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
digitalWrite(13, HIGH);
}
void loop() {
}
Penjelasan Kode
- pinMode(13, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin 13 sebagai keluaran
- digitalWrite(13, HIGH); digunakan untuk menyalakan LED pada pin 13
Hasil Percobaan

Gambar 4. Hasil Percobaan LED dengan pin D13
Setelah program berhasil diunggah ke papan Arduino, LED akan menyala dan tetap berada dalam kondisi menyala selama Arduino mendapatkan catu daya. Hal ini terjadi karena pin digital telah diatur sebagai keluaran dan diberi logika tinggi melalui program yang dijalankan. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu menjalankan instruksi program dengan benar serta mengendalikan perangkat elektronik melalui pin digital sesuai dengan perintah yang telah ditentukan.
Tahap 3: Percobaan LED Berkedip dengan Pin Digital
Pada percobaan ini, pembahasan dilanjutkan dengan membuat LED menyala dan mati secara berulang atau berkedip. Percobaan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep perulangan program serta pengaturan waktu pada sistem kendali menggunakan Arduino.
Menulis Program LED Berkedip
Buka aplikasi Arduino IDE dan tuliskan program LED berkedip, kemudian unggah program tersebut ke papan Arduino. Program ini akan mengatur LED agar menyala dan mati secara terus menerus dengan jeda waktu tertentu.
void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
}
void loop() {
digitalWrite(13, HIGH);
delay(1000);
digitalWrite(13, LOW);
delay(1000);
}
Penjelasan Kode
- pinMode(13, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin 13 sebagai keluaran
- digitalWrite(13, HIGH); digunakan untuk menyalakan LED pada pin 13
- delay(1000); digunakan untuk memberikan jeda waktu selama satu detik
- digitalWrite(13, LOW); digunakan untuk mematikan LED pada pin 13
Hasil Percobaan

Gambar 5. Hasil Percobaan LED Berkedip dengan Arduino Pin D13
Setelah program dijalankan, LED akan menyala selama selang waktu tertentu kemudian mati selama selang waktu yang sama. Pola ini akan terus berulang selama Arduino mendapatkan catu daya. Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu menjalankan perintah secara berulang dan mengendalikan keluaran berdasarkan logika program yang tersimpan di dalam papan.
Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Javascript adalah scripting atau bahasa pemrograman yang digunakan pada suatu web pada level klien (Client side) agar web tersebut... selengkapnya
Sensor suara merupakan sensor yang dapat mengubah besaran suara menjadi besaran listrik dimana nilai diperoleh dari besarnya gelombang suara... selengkapnya
Bagi anda yang belum tau cara menggunakan LED pada NodeMCU, pada artikel ini akan di bahas cara-caranya. Sebelum melangkah... selengkapnya
Sensor Ultrasonik adalah sensor yang bekerja berdasarkan pantulan gelombang suara untuk mendeteksi keberadaan sebuah objek. Sensor ultrasonik terdapat dua bagian... selengkapnya
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan... selengkapnya
Hari ini kita akan mencoba untuk menampilkan data sensor ldr ke web server dengan koneksi WIFI menggunakan board NodeMCU.... selengkapnya
IC AtMega328p pada Arduino Uno anda rusak? panas? atau anda ingin membuat sistem minimum sendiri? tenang solusinya adalah dengan... selengkapnya
Panel P10 LED Matrix merupakan sebuah display berisi kumpulan led-led yang disusun secara matrix. Fungsinya untuk menampilkan informasi berupa... selengkapnya
Secara bawaan, Arduino Uno sebenarnya sudah memiliki pin analog. Tapi pada beberapa proyek, terutama saat jumlah sensor analog semakin banyak,... selengkapnya
Melanjutkan tutorial dari postingan sebelumnya tentang cara memulai menggunakan telegram pada NodeMCU, kali kita akan membahas cara membuat notifikasinya... selengkapnya
Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.570.000Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.50012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000

Saat ini belum tersedia komentar.