● online
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- Max7219 Led Dot Matrix 32x8 Display Module For Ard....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik, sehingga mampu mendeteksi objek di depannya meskipun tidak bersentuhan secara fisik.
Dalam banyak proyek Arduino, sensor ultrasonik sering digunakan pada robot penghindar halangan, sistem parkir otomatis, pengukur ketinggian air, hingga sistem navigasi sederhana. Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca jarak menggunakan sensor ultrasonik dengan Arduino Uno dan menampilkan hasilnya melalui Serial Monitor.
Cara Kerja Sensor Ultrasonik
Sensor ultrasonik bekerja dengan prinsip pantulan gelombang suara. Sensor akan memancarkan gelombang ultrasonik ke depan, lalu menunggu pantulan gelombang tersebut kembali setelah mengenai suatu objek.
Modul sensor ultrasonik umumnya memiliki dua pin utama:
- Trigger (TRIG), digunakan untuk mengirimkan pulsa ultrasonik
- Echo (ECHO), digunakan untuk menerima pantulan gelombang
Arduino mengirimkan pulsa singkat melalui pin trigger. Ketika gelombang tersebut mengenai objek, gelombang akan dipantulkan kembali dan diterima oleh pin echo. Selisih waktu antara pengiriman dan penerimaan gelombang inilah yang digunakan untuk menghitung jarak objek.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor ultrasonik
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor ultrasonik dengan Arduino.
- Pin VCC sensor ultrasonik dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Pin GND sensor ultrasonik dihubungkan ke pin GND Arduino.
- Pin TRIG sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D9 Arduino.
- Pin ECHO sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D10 Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik dengan Arduino
Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar agar sensor dapat bekerja dengan stabil.
Menulis Program Membaca Sensor Ultrasonik
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int trigPin = 9;
int echoPin = 10;
long duration;
int distance;
void setup() {
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
distance = duration * 0.034 / 2;
Serial.print("Jarak: ");
Serial.print(distance);
Serial.println(" cm");
delay(500);
}
Penjelasan Kode
- int trigPin = 9; digunakan untuk menentukan pin digital sebagai pemicu gelombang ultrasonik
- int echoPin = 10; digunakan untuk menentukan pin digital penerima pantulan gelombang
- pinMode(trigPin, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin trigger sebagai keluaran
- pinMode(echoPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin echo sebagai masukan
- digitalWrite(trigPin, HIGH); digunakan untuk mengirim pulsa ultrasonik
- pulseIn(echoPin, HIGH); digunakan untuk mengukur durasi pantulan gelombang ultrasonik
- distance = duration * 0.034 / 2; digunakan untuk menghitung jarak objek berdasarkan waktu pantulan
- println(distance); digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran jarak ke Serial Monitor
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan menampilkan nilai jarak antara sensor ultrasonik dan objek di depannya dalam satuan sentimeter. Nilai ini akan diperbarui secara berkala setiap setengah detik.
Ketika objek atau tangan didekatkan ke sensor, nilai jarak yang ditampilkan akan semakin kecil. Sebaliknya, ketika objek dijauhkan, nilai jarak akan semakin besar. Perubahan ini dapat diamati secara langsung dengan menggerakkan benda di depan sensor.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor Ultrasonik pada Serial Monitor
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca jarak objek secara non-kontak menggunakan sensor ultrasonik. Dengan pemahaman ini, sensor ultrasonik dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan berbagai sistem otomatis, seperti robot penghindar halangan, sistem parkir pintar, dan aplikasi pengukuran jarak lainnya.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Tutorial kali ini akan membahas mengenai penggunaan sensor IR (infrared) untuk mengontrol AC / pendingin udara menggunakan jaringan... selengkapnya
Panel P10 LED Matrix merupakan sebuah display berisi kumpulan led-led yang disusun secara matrix. Fungsinya untuk menampilkan informasi berupa... selengkapnya
Alat dan Bahan ESP8266 Lolin(Wemos) NodeMcu v3 beli Modul MAX7219 LED dot matrix 8×8 beli Jenis Modul Modul MAX7219... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tutorial tentang simulasi penggunaan sensor PIR (Passive Infra Red) untuk... selengkapnya
Alarm sangat diperlukan untuk keamanan tertentu, misalnya pada rumah, toko, maupun yang berupa barang-barang berharga lainnya dari pencuri. Tentunya... selengkapnya
Blynk merupakan sebuah platform aplikasi android yang diperuntukan untuk berbagai kontroler hardware seperti arduino, esp8266, raspberry dsb untuk mengendalikan,... selengkapnya
Oke pada artikel kali ini membahas telegram kembali menggunakan sensor DHT untuk mendeteksi suhu dan kelembaban. Jadi nanti akan... selengkapnya
Detektor arus AC adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya arus listrik AC pada suatu rangkaian.... selengkapnya
Pada kesempatan ini kita akan menggunakan esp-01 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban. Dimana kemarin kita sudah belajar cara menggunakan... selengkapnya
Hallo semua, pada artikel kali saya ini akan membahas kembali seputar push button switch dimana pada artikel yang sebelumnya... selengkapnya
Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.570.000Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300

Saat ini belum tersedia komentar.