● online
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol....
- Jasa Cetak PCB....
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4....
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik, sehingga mampu mendeteksi objek di depannya meskipun tidak bersentuhan secara fisik.
Dalam banyak proyek Arduino, sensor ultrasonik sering digunakan pada robot penghindar halangan, sistem parkir otomatis, pengukur ketinggian air, hingga sistem navigasi sederhana. Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca jarak menggunakan sensor ultrasonik dengan Arduino Uno dan menampilkan hasilnya melalui Serial Monitor.
Cara Kerja Sensor Ultrasonik
Sensor ultrasonik bekerja dengan prinsip pantulan gelombang suara. Sensor akan memancarkan gelombang ultrasonik ke depan, lalu menunggu pantulan gelombang tersebut kembali setelah mengenai suatu objek.
Modul sensor ultrasonik umumnya memiliki dua pin utama:
- Trigger (TRIG), digunakan untuk mengirimkan pulsa ultrasonik
- Echo (ECHO), digunakan untuk menerima pantulan gelombang
Arduino mengirimkan pulsa singkat melalui pin trigger. Ketika gelombang tersebut mengenai objek, gelombang akan dipantulkan kembali dan diterima oleh pin echo. Selisih waktu antara pengiriman dan penerimaan gelombang inilah yang digunakan untuk menghitung jarak objek.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor ultrasonik
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor ultrasonik dengan Arduino.
- Pin VCC sensor ultrasonik dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Pin GND sensor ultrasonik dihubungkan ke pin GND Arduino.
- Pin TRIG sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D9 Arduino.
- Pin ECHO sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D10 Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik dengan Arduino
Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar agar sensor dapat bekerja dengan stabil.
Menulis Program Membaca Sensor Ultrasonik
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int trigPin = 9;
int echoPin = 10;
long duration;
int distance;
void setup() {
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
distance = duration * 0.034 / 2;
Serial.print("Jarak: ");
Serial.print(distance);
Serial.println(" cm");
delay(500);
}
Penjelasan Kode
- int trigPin = 9; digunakan untuk menentukan pin digital sebagai pemicu gelombang ultrasonik
- int echoPin = 10; digunakan untuk menentukan pin digital penerima pantulan gelombang
- pinMode(trigPin, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin trigger sebagai keluaran
- pinMode(echoPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin echo sebagai masukan
- digitalWrite(trigPin, HIGH); digunakan untuk mengirim pulsa ultrasonik
- pulseIn(echoPin, HIGH); digunakan untuk mengukur durasi pantulan gelombang ultrasonik
- distance = duration * 0.034 / 2; digunakan untuk menghitung jarak objek berdasarkan waktu pantulan
- println(distance); digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran jarak ke Serial Monitor
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan menampilkan nilai jarak antara sensor ultrasonik dan objek di depannya dalam satuan sentimeter. Nilai ini akan diperbarui secara berkala setiap setengah detik.
Ketika objek atau tangan didekatkan ke sensor, nilai jarak yang ditampilkan akan semakin kecil. Sebaliknya, ketika objek dijauhkan, nilai jarak akan semakin besar. Perubahan ini dapat diamati secara langsung dengan menggerakkan benda di depan sensor.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor Ultrasonik pada Serial Monitor
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca jarak objek secara non-kontak menggunakan sensor ultrasonik. Dengan pemahaman ini, sensor ultrasonik dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan berbagai sistem otomatis, seperti robot penghindar halangan, sistem parkir pintar, dan aplikasi pengukuran jarak lainnya.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Ketemu lagi dengan sensor DS18b20, kali ini akan kita monitoring menggunakan aplikasi Blynk dan ESP-01. Langsung saja ya kita... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tapi juga bisa digunakan untuk membuat simulasi lampu... selengkapnya
Bagi pegiat teknologi, komputer, elektronika, dan Internet Of Things (IoT) maka sudah tidak asing lagi dengan benda yang satu... selengkapnya
Pada zaman yang semakin canggih ini banyak orang yang berbondog-bondong memajukan teknologi, salah satunya mengganti sumber daya listrik dengan menggunakan... selengkapnya
Pada postingan sebelumnya sudah membahas tentang kontrol relay menggunakan Arduino di sini. Nah untuk kali ini saya akan membahasnya... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat suatu objek foto diatas air, lalu di atas air ada pantulan dari objek foto tersebut, nah... selengkapnya
Motor merupakan salah satu komponen paling penting dalam dunia robotika karena memungkinkan sebuah sistem untuk bergerak secara fisik. Dengan motor,... selengkapnya
Pada penggunaan mesin CNC router salah satu kegunaanya adalah dapat membuat layout atau jalur PCB. Cara penggunaanya kita memerlukan... selengkapnya
Oke sekarang kita akan belajar menyalakan LED dengan Blynk NodeMCU. Tentunya anda semua sudah menginstal aplikasi Blynk kan ya…... selengkapnya
Sensor suhu lagi? Gpp ya disini kita belajar semua sensor suhu, nah tinggal sensor mana nih yang akan digunakan,... selengkapnya
MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400

Saat ini belum tersedia komentar.