● online
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F....
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- Max7219 Led Dot Matrix 32x8 Display Module For Ard....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik, sehingga mampu mendeteksi objek di depannya meskipun tidak bersentuhan secara fisik.
Dalam banyak proyek Arduino, sensor ultrasonik sering digunakan pada robot penghindar halangan, sistem parkir otomatis, pengukur ketinggian air, hingga sistem navigasi sederhana. Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca jarak menggunakan sensor ultrasonik dengan Arduino Uno dan menampilkan hasilnya melalui Serial Monitor.
Cara Kerja Sensor Ultrasonik
Sensor ultrasonik bekerja dengan prinsip pantulan gelombang suara. Sensor akan memancarkan gelombang ultrasonik ke depan, lalu menunggu pantulan gelombang tersebut kembali setelah mengenai suatu objek.
Modul sensor ultrasonik umumnya memiliki dua pin utama:
- Trigger (TRIG), digunakan untuk mengirimkan pulsa ultrasonik
- Echo (ECHO), digunakan untuk menerima pantulan gelombang
Arduino mengirimkan pulsa singkat melalui pin trigger. Ketika gelombang tersebut mengenai objek, gelombang akan dipantulkan kembali dan diterima oleh pin echo. Selisih waktu antara pengiriman dan penerimaan gelombang inilah yang digunakan untuk menghitung jarak objek.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor ultrasonik
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor ultrasonik dengan Arduino.
- Pin VCC sensor ultrasonik dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Pin GND sensor ultrasonik dihubungkan ke pin GND Arduino.
- Pin TRIG sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D9 Arduino.
- Pin ECHO sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D10 Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik dengan Arduino
Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar agar sensor dapat bekerja dengan stabil.
Menulis Program Membaca Sensor Ultrasonik
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int trigPin = 9;
int echoPin = 10;
long duration;
int distance;
void setup() {
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
distance = duration * 0.034 / 2;
Serial.print("Jarak: ");
Serial.print(distance);
Serial.println(" cm");
delay(500);
}
Penjelasan Kode
- int trigPin = 9; digunakan untuk menentukan pin digital sebagai pemicu gelombang ultrasonik
- int echoPin = 10; digunakan untuk menentukan pin digital penerima pantulan gelombang
- pinMode(trigPin, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin trigger sebagai keluaran
- pinMode(echoPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin echo sebagai masukan
- digitalWrite(trigPin, HIGH); digunakan untuk mengirim pulsa ultrasonik
- pulseIn(echoPin, HIGH); digunakan untuk mengukur durasi pantulan gelombang ultrasonik
- distance = duration * 0.034 / 2; digunakan untuk menghitung jarak objek berdasarkan waktu pantulan
- println(distance); digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran jarak ke Serial Monitor
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan menampilkan nilai jarak antara sensor ultrasonik dan objek di depannya dalam satuan sentimeter. Nilai ini akan diperbarui secara berkala setiap setengah detik.
Ketika objek atau tangan didekatkan ke sensor, nilai jarak yang ditampilkan akan semakin kecil. Sebaliknya, ketika objek dijauhkan, nilai jarak akan semakin besar. Perubahan ini dapat diamati secara langsung dengan menggerakkan benda di depan sensor.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor Ultrasonik pada Serial Monitor
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca jarak objek secara non-kontak menggunakan sensor ultrasonik. Dengan pemahaman ini, sensor ultrasonik dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan berbagai sistem otomatis, seperti robot penghindar halangan, sistem parkir pintar, dan aplikasi pengukuran jarak lainnya.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor sentuh merupakan sebuah saklar yang cara penggunaanya dengan cara disentuh menggunakan jari. Ketika sensor ini disentuh maka sensor... selengkapnya
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan... selengkapnya
Pada kesempatan kali ini kita akan belajar bersama mengenai 7 segment. Berbeda dengan tutorial sebelumnya yang membahas 1 digit... selengkapnya
Jumpa lagi dengan indomaker, salam hangat untuk anda-anda diluar sana yang selalu semangat belajar Arduino. Pada tutorial kali ini... selengkapnya
SMS gateway merupakan layanan yang berguna untuk meneruskan pesan ke jaringan seluler lain... selengkapnya
Seperti yang kita ketahui, Raspberry Pi merupakan komputer mini yang powerful karena dengan ukurannya yang kecil tetapi bisa berfungsi layaknya... selengkapnya
Hallo semuanya, kali ini saya akan mendemonstrasikan penggunaan RFID RC522 untuk membaca e-KTP maupun e-Toll. Pada postingan sebelumnya sudah... selengkapnya
Melihat potensi dari android itu sendiri, akhirnya banyak orang yang berlomba lomba belajar memperdalam sistem operasi ini. Tentunya akan... selengkapnya
Panel P10 LED Matrix merupakan sebuah display berisi kumpulan led-led yang disusun secara matrix. Fungsinya untuk menampilkan informasi berupa... selengkapnya
Arduino Pro Mini merupakan jenis Arduino yang berukuran kecil dibandingkan dengan Nano, Unodan Mega. Dengan ukuran yang kecil ini... selengkapnya
POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000

Saat ini belum tersedia komentar.