● online
- Dimmer SCR 2000W Motor Speed Controller 220V AC PW....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to M....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Sensor Api Flame detector sensor....
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor ini sederhana, murah, dan sangat cocok untuk memahami bagaimana Arduino membaca perubahan kondisi lingkungan, khususnya cahaya.
Pada tutorial ini, kamu akan belajar cara menggunakan sensor LDR untuk membaca intensitas cahaya menggunakan pin analog Arduino. Nilai yang dibaca nantinya bisa digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti lampu otomatis, alarm berbasis cahaya, atau indikator kondisi lingkungan.
Pada Arduino, input digital akan dibaca sebagai LOW atau HIGH tergantung tegangan yang masuk ke pin. Sementara itu, untuk input analog, Arduino mampu membaca berbagai nilai tegangan, bukan hanya dua kondisi saja. Inilah kelebihan Arduino dibandingkan Raspberry Pi dalam hal pembacaan sensor analog.
Kenapa Sensor LDR Termasuk Input Analog?
Sensor LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor yang nilai hambatannya berubah sesuai dengan intensitas cahaya di sekitarnya.
- Saat kondisi terang, nilai resistansi LDR menjadi kecil
- Saat kondisi gelap, nilai resistansinya menjadi besar
Perubahan resistansi ini menghasilkan perubahan tegangan, sehingga LDR termasuk sensor analog. Arduino Uno memiliki ADC (Analog to Digital Converter) bawaan yang memungkinkan perubahan tegangan ini dibaca langsung melalui pin analog.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor LDR
- Kapasitor
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor LDR
Pada rangkaian ini, LDR dipasangkan dengan kapasitor untuk membantu menghasilkan perubahan tegangan yang lebih stabil dan mudah dibaca oleh Arduino.
Susunan rangkaiannya sebagai berikut:
- Salah satu kaki LDR dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Kaki LDR lainnya dihubungkan ke pin A2 melalui positif kapasitor
- Kaki negatif kapasitor dihubungkan ke pin GND Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor LDR dengan Pin A2
Menulis Program Membaca Sensor LDR
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int ldrPin = A2;
int ldrValue = 0;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
ldrValue = analogRead(ldrPin);
Serial.println(ldrValue);
delay(500);
}
Penjelasan Program
ldrPindigunakan untuk menentukan pin analog yang membaca sensor LDR.Serial.begin(9600)digunakan untuk memulai komunikasi antara Arduino dan komputer.analogRead()membaca nilai tegangan pada pin analog dan mengubahnya menjadi nilai 0 sampai 1023.
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan mulai menampilkan angka hasil pembacaan dari sensor LDR. Angka ini menunjukkan seberapa terang atau gelap kondisi di sekitar sensor saat itu.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor LDR Pada Serial Monitor
Ketika LDR terkena cahaya terang, nilai yang muncul di Serial Monitor akan cenderung lebih kecil dan relatif stabil. Sebaliknya, saat sensor ditutup atau berada di kondisi gelap, nilai yang ditampilkan akan meningkat. Perubahan nilai ini bisa kamu lihat secara langsung ketika cahaya di sekitar sensor berubah, misalnya saat tangan menutup LDR atau ketika lampu dinyalakan dan dimatikan.
Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca perubahan intensitas cahaya secara bertahap, bukan hanya mendeteksi kondisi terang dan gelap saja. Dengan pembacaan seperti ini, sensor LDR bisa dimanfaatkan untuk berbagai proyek menarik, seperti lampu otomatis, indikator cahaya, atau sistem peringatan berbasis kondisi lingkungan.
Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
BFD-1000 atau modul Sensor Pelacak Garis 5 Channel adalah sensor yang dirancang untuk digunakan pada robot line follower. Modul ini... selengkapnya
Rain sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi hujan turun atau tidak. Intinya sensor ini jika terkena air pada... selengkapnya
Mari kita belajar lagi, kali ini membahas sensor LDR. Dimana sensor ini nilainya akan berubah menyesuaikan cahaya yang diterima... selengkapnya
Pada pembahasan sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang penggunaan relay silahkan yang belum bisa lihat di sini. Pada artikel... selengkapnya
IC AtMega328p pada Arduino Uno anda rusak? panas? atau anda ingin membuat sistem minimum sendiri? tenang solusinya adalah dengan... selengkapnya
Sudah pernah menyalakan LED menggunakan Python? Atau membaca input dari tombol? Di proyek kali ini, kamu akan menggabungkan dua fungsi... selengkapnya
Mau membuat LED-mu berkedip tanpa perlu menekannya secara manual? Di tutorial ini, kamu akan belajar cara mengatur LED menyala dan... selengkapnya
Blynk merupakan sebuah platform aplikasi android yang diperuntukan untuk berbagai kontroler hardware seperti arduino, esp8266, raspberry dsb untuk mengendalikan,... selengkapnya
MP3 DFPlayer merupakan sebuah modul elektronik yang berfungsi untuk memainkan sebuah suara yang filenya berketensi MP3. Seperti memutar sebuah... selengkapnya
Kalau kamu tertarik belajar elektronika, robotika, atau ingin membuat proyek-proyek interaktif sendiri, Arduino adalah salah satu platform terbaik untuk memulainya.... selengkapnya
Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000

Saat ini belum tersedia komentar.