● online
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu....
- Jasa Cetak PCB....
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M....
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor ini sederhana, murah, dan sangat cocok untuk memahami bagaimana Arduino membaca perubahan kondisi lingkungan, khususnya cahaya.
Pada tutorial ini, kamu akan belajar cara menggunakan sensor LDR untuk membaca intensitas cahaya menggunakan pin analog Arduino. Nilai yang dibaca nantinya bisa digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti lampu otomatis, alarm berbasis cahaya, atau indikator kondisi lingkungan.
Pada Arduino, input digital akan dibaca sebagai LOW atau HIGH tergantung tegangan yang masuk ke pin. Sementara itu, untuk input analog, Arduino mampu membaca berbagai nilai tegangan, bukan hanya dua kondisi saja. Inilah kelebihan Arduino dibandingkan Raspberry Pi dalam hal pembacaan sensor analog.
Kenapa Sensor LDR Termasuk Input Analog?
Sensor LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor yang nilai hambatannya berubah sesuai dengan intensitas cahaya di sekitarnya.
- Saat kondisi terang, nilai resistansi LDR menjadi kecil
- Saat kondisi gelap, nilai resistansinya menjadi besar
Perubahan resistansi ini menghasilkan perubahan tegangan, sehingga LDR termasuk sensor analog. Arduino Uno memiliki ADC (Analog to Digital Converter) bawaan yang memungkinkan perubahan tegangan ini dibaca langsung melalui pin analog.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor LDR
- Kapasitor
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor LDR
Pada rangkaian ini, LDR dipasangkan dengan kapasitor untuk membantu menghasilkan perubahan tegangan yang lebih stabil dan mudah dibaca oleh Arduino.
Susunan rangkaiannya sebagai berikut:
- Salah satu kaki LDR dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Kaki LDR lainnya dihubungkan ke pin A2 melalui positif kapasitor
- Kaki negatif kapasitor dihubungkan ke pin GND Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor LDR dengan Pin A2
Menulis Program Membaca Sensor LDR
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int ldrPin = A2;
int ldrValue = 0;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
ldrValue = analogRead(ldrPin);
Serial.println(ldrValue);
delay(500);
}
Penjelasan Program
ldrPindigunakan untuk menentukan pin analog yang membaca sensor LDR.Serial.begin(9600)digunakan untuk memulai komunikasi antara Arduino dan komputer.analogRead()membaca nilai tegangan pada pin analog dan mengubahnya menjadi nilai 0 sampai 1023.
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan mulai menampilkan angka hasil pembacaan dari sensor LDR. Angka ini menunjukkan seberapa terang atau gelap kondisi di sekitar sensor saat itu.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor LDR Pada Serial Monitor
Ketika LDR terkena cahaya terang, nilai yang muncul di Serial Monitor akan cenderung lebih kecil dan relatif stabil. Sebaliknya, saat sensor ditutup atau berada di kondisi gelap, nilai yang ditampilkan akan meningkat. Perubahan nilai ini bisa kamu lihat secara langsung ketika cahaya di sekitar sensor berubah, misalnya saat tangan menutup LDR atau ketika lampu dinyalakan dan dimatikan.
Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca perubahan intensitas cahaya secara bertahap, bukan hanya mendeteksi kondisi terang dan gelap saja. Dengan pembacaan seperti ini, sensor LDR bisa dimanfaatkan untuk berbagai proyek menarik, seperti lampu otomatis, indikator cahaya, atau sistem peringatan berbasis kondisi lingkungan.
Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Rotary encoder adalah sebuah perangkat elektronik yang mampu mengkonversi gerakan mekanis berputar menjadi sinyal listrik, menjadi elemen kunci dalam memenuhi... selengkapnya
Pada pembahasan sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang penggunaan relay silahkan yang belum bisa lihat di sini. Pada artikel... selengkapnya
Pada kesempatan ini akan dijelaskan mengenai cara pembuatan export/download berupa file excel berdasarkan range tanggal yang dipilih. Filter ini... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat suatu objek foto diatas air, lalu di atas air ada pantulan dari objek foto tersebut, nah... selengkapnya
Telegram adalah sebuah aplikasi chating yang cukup banyak penggunanya dan telegram ini dapat menjawab sendiri sesuai dengan perintah yang... selengkapnya
Hallo, kali ini akan membahas bagaimana cara untuk membuat dimmer menggunakan mosfet D4184 module. Mosfet mempunyai fungsi yaitu untuk... selengkapnya
Raspberry Pi adalah komputer mini yang sangat populer di kalangan penggemar elektronika dan pemrograman. Salah satu kelebihan utamanya adalah pin... selengkapnya
LDR merupakan sebuah resistor yang nilai resistansinya dapat berubah-ubah sesuai dengan cahaya di sekelilingnya. Untuk pemanfaatan sensor ini sudah... selengkapnya
Hallo untuk selingan ya :p kali ini ini akan membahas khusus pemula yang ingin belajar Arduino yaitu membuat simulasi... selengkapnya
Sensor IR adalah sebuah sensor yang dapat mendeteksi rintangan menggunakan cahaya inframerah yang dipantulkan. Sensor ini mempunyai dua bagian... selengkapnya
Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kategori
Artikel Terkait
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11
-
Bikin Sensor Parkir Otomatis Pakai Arduino Uno dan HC SR04
-
Monitoring Suhu Ruang Server Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor DHT22
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Jaga Rumah dari Kebakaran dengan Sistem Monitoring Arduino yang Satset dan Akurat

Saat ini belum tersedia komentar.