● online
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- Sensor Api Flame detector sensor....
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M....
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor ini sederhana, murah, dan sangat cocok untuk memahami bagaimana Arduino membaca perubahan kondisi lingkungan, khususnya cahaya.
Pada tutorial ini, kamu akan belajar cara menggunakan sensor LDR untuk membaca intensitas cahaya menggunakan pin analog Arduino. Nilai yang dibaca nantinya bisa digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti lampu otomatis, alarm berbasis cahaya, atau indikator kondisi lingkungan.
Pada Arduino, input digital akan dibaca sebagai LOW atau HIGH tergantung tegangan yang masuk ke pin. Sementara itu, untuk input analog, Arduino mampu membaca berbagai nilai tegangan, bukan hanya dua kondisi saja. Inilah kelebihan Arduino dibandingkan Raspberry Pi dalam hal pembacaan sensor analog.
Kenapa Sensor LDR Termasuk Input Analog?
Sensor LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor yang nilai hambatannya berubah sesuai dengan intensitas cahaya di sekitarnya.
- Saat kondisi terang, nilai resistansi LDR menjadi kecil
- Saat kondisi gelap, nilai resistansinya menjadi besar
Perubahan resistansi ini menghasilkan perubahan tegangan, sehingga LDR termasuk sensor analog. Arduino Uno memiliki ADC (Analog to Digital Converter) bawaan yang memungkinkan perubahan tegangan ini dibaca langsung melalui pin analog.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor LDR
- Kapasitor
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor LDR
Pada rangkaian ini, LDR dipasangkan dengan kapasitor untuk membantu menghasilkan perubahan tegangan yang lebih stabil dan mudah dibaca oleh Arduino.
Susunan rangkaiannya sebagai berikut:
- Salah satu kaki LDR dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Kaki LDR lainnya dihubungkan ke pin A2 melalui positif kapasitor
- Kaki negatif kapasitor dihubungkan ke pin GND Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor LDR dengan Pin A2
Menulis Program Membaca Sensor LDR
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int ldrPin = A2;
int ldrValue = 0;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
ldrValue = analogRead(ldrPin);
Serial.println(ldrValue);
delay(500);
}
Penjelasan Program
ldrPindigunakan untuk menentukan pin analog yang membaca sensor LDR.Serial.begin(9600)digunakan untuk memulai komunikasi antara Arduino dan komputer.analogRead()membaca nilai tegangan pada pin analog dan mengubahnya menjadi nilai 0 sampai 1023.
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan mulai menampilkan angka hasil pembacaan dari sensor LDR. Angka ini menunjukkan seberapa terang atau gelap kondisi di sekitar sensor saat itu.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor LDR Pada Serial Monitor
Ketika LDR terkena cahaya terang, nilai yang muncul di Serial Monitor akan cenderung lebih kecil dan relatif stabil. Sebaliknya, saat sensor ditutup atau berada di kondisi gelap, nilai yang ditampilkan akan meningkat. Perubahan nilai ini bisa kamu lihat secara langsung ketika cahaya di sekitar sensor berubah, misalnya saat tangan menutup LDR atau ketika lampu dinyalakan dan dimatikan.
Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca perubahan intensitas cahaya secara bertahap, bukan hanya mendeteksi kondisi terang dan gelap saja. Dengan pembacaan seperti ini, sensor LDR bisa dimanfaatkan untuk berbagai proyek menarik, seperti lampu otomatis, indikator cahaya, atau sistem peringatan berbasis kondisi lingkungan.
Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Sensor Waterflow adalah sensor yang dapat membaca aliran air pada suatu tempat/saluran air. Sensor ini digunakan untuk membaca... selengkapnya
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor... selengkapnya
Rain sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi hujan turun atau tidak. Intinya sensor ini jika terkena air pada... selengkapnya
Sensor DS18b20 merupakan sebuah sensor untuk mendeteksi suhu ruangan, namun bisa juga untuk suhu air tergantung dari jenis... selengkapnya
Secara bawaan, Arduino Uno sebenarnya sudah memiliki pin analog. Tapi pada beberapa proyek, terutama saat jumlah sensor analog semakin banyak,... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang dapat mendeteksi suatu benda yang ada di depannya dengan jarak tertentu. Prinsip kerja dari... selengkapnya
Apa itu efek autumn? Efek autumn adalah efek musim gugur, dimana dedaunan akan berubah warna dari hijau menjadi coklat... selengkapnya
Pada artikel ini akan membahas bagaimana cara menangani motor stepper dan uln2003 tentunya masih menggunakan Arduino sebagai kontrolernya. Stepper... selengkapnya
Sensor level A01 Series adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur ketinggian permukaan benda padat atau cairan menggunakan gelombang ultrasonik. Sensor ini... selengkapnya
Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm male to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.3002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500

Saat ini belum tersedia komentar.