● online
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor ini sederhana, murah, dan sangat cocok untuk memahami bagaimana Arduino membaca perubahan kondisi lingkungan, khususnya cahaya.
Pada tutorial ini, kamu akan belajar cara menggunakan sensor LDR untuk membaca intensitas cahaya menggunakan pin analog Arduino. Nilai yang dibaca nantinya bisa digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti lampu otomatis, alarm berbasis cahaya, atau indikator kondisi lingkungan.
Pada Arduino, input digital akan dibaca sebagai LOW atau HIGH tergantung tegangan yang masuk ke pin. Sementara itu, untuk input analog, Arduino mampu membaca berbagai nilai tegangan, bukan hanya dua kondisi saja. Inilah kelebihan Arduino dibandingkan Raspberry Pi dalam hal pembacaan sensor analog.
Kenapa Sensor LDR Termasuk Input Analog?
Sensor LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor yang nilai hambatannya berubah sesuai dengan intensitas cahaya di sekitarnya.
- Saat kondisi terang, nilai resistansi LDR menjadi kecil
- Saat kondisi gelap, nilai resistansinya menjadi besar
Perubahan resistansi ini menghasilkan perubahan tegangan, sehingga LDR termasuk sensor analog. Arduino Uno memiliki ADC (Analog to Digital Converter) bawaan yang memungkinkan perubahan tegangan ini dibaca langsung melalui pin analog.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor LDR
- Kapasitor
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor LDR
Pada rangkaian ini, LDR dipasangkan dengan kapasitor untuk membantu menghasilkan perubahan tegangan yang lebih stabil dan mudah dibaca oleh Arduino.
Susunan rangkaiannya sebagai berikut:
- Salah satu kaki LDR dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Kaki LDR lainnya dihubungkan ke pin A2 melalui positif kapasitor
- Kaki negatif kapasitor dihubungkan ke pin GND Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor LDR dengan Pin A2
Menulis Program Membaca Sensor LDR
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int ldrPin = A2;
int ldrValue = 0;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
ldrValue = analogRead(ldrPin);
Serial.println(ldrValue);
delay(500);
}
Penjelasan Program
ldrPindigunakan untuk menentukan pin analog yang membaca sensor LDR.Serial.begin(9600)digunakan untuk memulai komunikasi antara Arduino dan komputer.analogRead()membaca nilai tegangan pada pin analog dan mengubahnya menjadi nilai 0 sampai 1023.
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan mulai menampilkan angka hasil pembacaan dari sensor LDR. Angka ini menunjukkan seberapa terang atau gelap kondisi di sekitar sensor saat itu.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor LDR Pada Serial Monitor
Ketika LDR terkena cahaya terang, nilai yang muncul di Serial Monitor akan cenderung lebih kecil dan relatif stabil. Sebaliknya, saat sensor ditutup atau berada di kondisi gelap, nilai yang ditampilkan akan meningkat. Perubahan nilai ini bisa kamu lihat secara langsung ketika cahaya di sekitar sensor berubah, misalnya saat tangan menutup LDR atau ketika lampu dinyalakan dan dimatikan.
Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca perubahan intensitas cahaya secara bertahap, bukan hanya mendeteksi kondisi terang dan gelap saja. Dengan pembacaan seperti ini, sensor LDR bisa dimanfaatkan untuk berbagai proyek menarik, seperti lampu otomatis, indikator cahaya, atau sistem peringatan berbasis kondisi lingkungan.
Tutorial Membaca Sensor LDR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Ketemu lagi dengan sensor DS18b20, kali ini akan kita monitoring menggunakan aplikasi Blynk dan ESP-01. Langsung saja ya kita... selengkapnya
Kalau kamu baru mulai belajar Arduino, percobaan pertama yang paling wajib dicoba adalah menyalakan LED. Percobaan ini kelihatannya simpel, tapi... selengkapnya
Sensor TDS meter adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mengukur partikel terlarut dalam air, partikel terlarut termasuk zat organik... selengkapnya
Setelah kemarin-kemarin sudah sering membahas board esp8266 dengan jenis NodeMCU. Kali ini kita belajar dengan jenis lain yaitu ESP-01,... selengkapnya
Sensor suara merupakan sensor yang dapat mengubah besaran suara menjadi besaran listrik dimana nilai diperoleh dari besarnya gelombang suara... selengkapnya
Secara bawaan, Arduino Uno sebenarnya sudah memiliki pin analog. Tapi pada beberapa proyek, terutama saat jumlah sensor analog semakin banyak,... selengkapnya
Sensor Ultrasonik adalah sensor yang bekerja berdasarkan pantulan gelombang suara untuk mendeteksi keberadaan sebuah objek. Sensor ultrasonik terdapat dua bagian... selengkapnya
Arduino Pro Micro adalah jenis arduino yang berukuran kecil, ukuranya hampir sama seperti Arduino Pro Mini. Secara fungsi dan... selengkapnya
Halo semuanya, di tutorial kali ini Saya akan berbagi tutorial tentang simulasi sistem smart home sederhana. Seperti yang kita... selengkapnya
Real Time Clock DS3231 adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk menyediakan data waktu dan tanggal dengan tingkat presisi... selengkapnya
Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.570.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400

Saat ini belum tersedia komentar.