● online
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Akses Data Sensor Water Flow Menggunakan Arduino Uno
Sensor Waterflow adalah sensor yang dapat membaca aliran air pada suatu tempat/saluran air. Sensor ini digunakan untuk membaca kecepatan putaran rotor yang berputar disebabkan oleh adanya aliran air. Salah satu sensor waterflow yang banyak tersedia di pasaran seperti terlihat pada gambar di bawah ini, yakni tipe YF-S201

Sensor waterflow YF-S201 terdapat 3 kabel yaitu Merah (Vcc), Hitam (GND), dan Kuning (Signal). Prinsip kerja sensor ini adalah dengan mengukur debit air dengan menghitung putaran kincir yang terdapat pada alat. Jika air mengenai kincir air, maka kincir berputar. Di dalam kincir terdapat sebuah rotor dengan magnet dan ketika berputar menghasilkan magnet berdasarkan fenomena Hall effect. Semakin cepat aliran air melalui sensor ini, semakin cepat putaran rotor dan oleh karena itu semakin tinggi angka yang terbaca pada sensor. Angka ini merupakan sinyal keluaran berupa gelombang kotak, yang nantinya akan dihitung sehingga kita dapat mengetahui aliran dan volume air yang melewati alat tersebut. Untuk lebih memahami cara akses data sensor marilah buat percobaan sederhana, sebelum itu persiapkan:
Alat dan Bahan Percobaan Water Flow – Uno
Buatlah rangkaian seperti pada gambar dibawah ini dengan konfigurasi pin:
- Arduino Uno
- Sensor waterflow YF-S201
- Jumper secukupnya (Male to Male)
Buatlah rangkaian seperti pada gambar dibawah ini dengan konfigurasi pin:
- VCC dihubungkan dengan 5V Arduino Uno.
- GND dihubungkan dengan GND Arduino Uno.
- Signal dihubungkan dengan pin 2 Arduino Uno

Contoh Program YF-S201 – Uno
Selanjutnya buka IDE Arduino Anda, dan copy-kan contoh program akses data sensor water flow dengan Arduino sebagai berikut :
volatile int pulsa_sensor;
unsigned int literPerjam;
unsigned char pinFlowsensor = 2; //Pin sensor terhubung pada pin 2 Arduino Uno
unsigned long waktuAktual;
unsigned long waktuLoop;
double liter;
void cacahPulsa()
{
pulsa_sensor++;
}
void setup()
{
pinMode(pinFlowsensor, INPUT); //Deklarasi sensor sebagai input
digitalWrite(pinFlowsensor, HIGH);
Serial.begin(9600);
attachInterrupt(0, cacahPulsa, RISING);
sei();
waktuAktual = millis();
waktuLoop = waktuAktual;
}
void loop()
{
waktuAktual = millis();
if(waktuAktual >= (waktuLoop + 1000))
{
waktuLoop = waktuAktual;
literPerjam = (pulsa_sensor*60/7.5); //instruksi untuk mengukur debit air
pulsa_sensor = 0;
Serial.print(literPerjam, DEC);
Serial.println(" L/jam"); //menampilkan nilai debit air pada Serial Monitor
}
}
Setelah berhasil mengupload program di atas ke Arduino, seharusnya tampilan Serial Monitor Anda akan seperti berikut: (sambil tiup sensor waterflow nya ya 😂🤭)

Berdasarkan Gambar di atas pada saat sensor tidak mendeteksi adanya aliran air (simulasi: tidak ada tiupan angin) maka memunculkan nilai 0 L/jam pada serial monitor, namun saat sensor mendeteksi adanya aliran air (simulasi: ada tiupan angin) maka akan memunculkan nilai seperti pada gambar di atas. Semakin deras aliran air (simulasi: semakin kencang tiupan angin) maka nilai yang di tampilkan pada serial monitor akan semakin besar.
Demikian sedikit percobaan bagaimana mengakses data pada sensor water flow menggunakan Arduino Uno, semoga dapat bermanfaat. Anda dapat pula mengembangkan tutorial sederhana di atas untuk membuat sistem yang lebih kompleks. Ditunggu ya project-project briliannya 😊
Tutorial Akses Data Sensor Water Flow Menggunakan Arduino Uno
Salah satu proyek pertama yang sering dilakukan oleh pemula dalam dunia Raspberry Pi adalah menyalakan LED. Meskipun terlihat sederhana, proyek... selengkapnya
Kalau kamu tertarik belajar elektronika, robotika, atau ingin membuat proyek-proyek interaktif sendiri, Arduino adalah salah satu platform terbaik untuk memulainya.... selengkapnya
Pada postingan sebelumnya sudah membahas tentang kontrol relay menggunakan Arduino di sini. Nah untuk kali ini saya akan membahasnya... selengkapnya
Jumpa lagi bersama indomaker.com, setelah kemarin kita sudah bisa menampilkan sensor suhu dan kelembaban pada web browser DISINI. Sekarang kita... selengkapnya
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor... selengkapnya
Menetaskan telur pakai inkubator jadi salah satu cara yang cukup praktis buat membantu proses penetasan. Tapi, ada satu hal yang... selengkapnya
Setelah kemarin-kemarin sudah sering membahas board esp8266 dengan jenis NodeMCU. Kali ini kita belajar dengan jenis lain yaitu ESP-01,... selengkapnya
UI (User Interface) dan UX (User Experience) dalam sebuah pengembangan website dan aplikasi sangat penting dan saling berkaitan. Tetapi... selengkapnya
Sensor Inframerah atau infrared (IR) adalah sensor yang dapat mendeteksi hambatan menggunakan cahaya inframerah yang dipantulkan. Sensor ini memiliki... selengkapnya
Halo semuanya, di tutorial kali ini Saya akan berbagi tutorial tentang simulasi sistem smart home sederhana. Seperti yang kita... selengkapnya
Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.5002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Tutorial Akses Data Sensor Water Flow Menggunakan Arduino Uno
Kategori
Artikel Terkait
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Jaga Rumah dari Kebakaran dengan Sistem Monitoring Arduino yang Satset dan Akurat
-
Pantau Tandon Air Gak Pake Ribet dengan ESP32 dan Sensor Water Level
-
Bikin Sendiri Alat Pendeteksi Hujan Pakai Arduino Uno Biar Gak Kaget Pas Jemuran Basah
-
Jaga Kualitas Udara Kamar Tetap Sehat Pakai ESP32 dan Sensor MQ-135

Saat ini belum tersedia komentar.