● online
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M....
- Sensor Api Flame detector sensor....
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Female to Female Pe....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard....
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- Jasa Cetak PCB....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Menggunakan Sensor Sentuh (Capasitive Touch Sensor) pada Arduino

Alat dan bahan :
- Arduino Uno R3, BELI
- Sensor sentuh, BELI
- LED dan resistor 220 Ohm, BELI
- Kabel jumper, BELI
- Projectboard, BELI
Rangkaian :

Konfigurasi pin :
- Sensor sentuh : SIG/DATA dihubungkan ke pin 7; VCC dihubungkan ke 5V; GND dihubungkan ke GND
- LED : (+) dihubungkan dengan resistor 220 Ohm dan ke pin 2; (-) dihubungkan ke GND
Sketch program :
const int pinSensor = 7;
const int pinLed = 2;
void setup() {
pinMode(pinSensor, INPUT_PULLUP);
pinMode(pinLed, OUTPUT);
}
void loop() {
if (digitalRead(pinSensor) == HIGH) {
while (digitalRead(pinSensor) == HIGH) {}
digitalWrite(pinLed, !digitalRead(pinLed));
}
delay(500);
}
Penggunaan :
- Rangkai semua komponen kemudian hubungkan Arduino ke komputer anda.
- Buka Arduino IDE, dan pilih Board dan Port yang sesuai
- Upload sketch program di atas sampai done uploading.
Hasil :
Silahkan uji coba dengan menyentuh sensor dengan jari kemudian lepas, yang terjadi adalah lampu LED akan menyala dan ketika di tekan lagi lampu LED akan mati. Demikian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat. Terima kasih.Menggunakan Sensor Sentuh (Capasitive Touch Sensor) pada Arduino
Melanjutkan tutorial dari postingan sebelumnya tentang cara memulai menggunakan telegram pada NodeMCU, kali kita akan membahas cara membuat notifikasinya... selengkapnya
Jumpa lagi bersama indomaker.com, setelah kemarin kita sudah bisa menampilkan sensor suhu dan kelembaban pada web browser DISINI. Sekarang kita... selengkapnya
Secara bawaan, GPIO Raspberry Pi hanya bisa membaca input digital yang berarti hanya bisa mendeteksi dua kondisi, yaitu hidup atau... selengkapnya
Pada postingan artikel kali ini akan mengupas tentang penggunaan LCD 20×4 pada Arduino. Maksud dari 20×4 adalah lcd ini... selengkapnya
Mengapa disebut buzzer passive? karena sensor ini tidak mempunyai suara sendiri, melainkan buzzer ini perlu dikontrol dengan kontroler seperti... selengkapnya
Tombol adalah salah satu komponen input paling sederhana namun sangat penting dalam berbagai proyek elektronika. Dalam tutorial ini, kamu akan... selengkapnya
Tutorial kali ini akan membahas mengenai penggunaan sensor IR (infrared) untuk mengontrol AC / pendingin udara menggunakan jaringan... selengkapnya
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para... selengkapnya
Halo semuanya, di tutorial kali ini Saya akan berbagi tutorial tentang simulasi sistem smart home sederhana. Seperti yang kita... selengkapnya
Siapa yang kenal dengan modul SIM? dengan modul ini kita bisa berkomunikasi dengan SIM GSM baik untuk mengirim... selengkapnya
this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 3001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000

Saat ini belum tersedia komentar.