● online
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah
- LED 3mm Lampu LED 3 mm
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Sensor Getaran SW-420 dengan Arduino Uno
SW-420 adalah sensor untuk mendeteksi getaran, cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 1 buah pelampung logam yang berisi 2 elektroda ketika modul sensor menerima getaran / shock. Terdapat 2 output yaitu digital output (0 dan 1) dan analog output (tegangan). modul sederhana ini banyak digunakan untuk mendeteksi getaran atau guncangan pada berbagai aplikasi, mulai dari sistem keamanan hingga proyek robotik.
Sensor ini sangat mudah digunakan dan dapat langsung dihubungkan dengan mikrokontroler seperti Arduino Uno. Pada tutorial ini, kita akan belajar cara menghubungkan sensor SW-420 dengan Arduino Uno dan membaca data getaran secara realtime menggunakan Serial Monitor.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- SW-420
- Arduino Uno
- Breadboard dan kabel jumper
- Software:
- Arduino IDE
Wiring Rangkaian SW-420
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin D0 ke Pin 7

Gambar 1. Wiring Rangkaian SW-420 dengan Arduino Uno
Menulis Program Sensor SW-420
Setelah komponen terpasang, buka software Arduino IDE tulis kode berikut :
const int sw420Pin = 7;
int sensorState = 1;
void setup() {
pinMode(sw420Pin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
sensorState = digitalRead(sw420Pin);
if (sensorState == HIGH) {
Serial.println("Getaran terdeteksi!");
} else {
Serial.println("Tidak ada getaran");
}
delay(500);
}
Penjelasan Kode
const int sw420Pin = 7;: Mendefinisikan pin digital 7 sebagai tempat sensor SW-420 terhubung.int sensorState = 1;: Variabel untuk menyimpan status sensor (HIGH atau LOW).sensorState = digitalRead(sw420Pin);: Membaca status sensor dari pin 7, apakah ada getaran atau tidak.if (sensorState == HIGH): Kondisi ketika sensor mendeteksi getaran (output HIGH).else: Kondisi ketika sensor tidak mendeteksi getaran (output LOW).
Apa yang Akan Terjadi dengan SW-420?

Gambar 2. Hasil Percobaan SW-420 dengan Arduino Uno
Saat sensor SW-420 terhubung dan kode diupload ke Arduino, hasilnya akan muncul di Serial Monitor. Ketika sensor tidak mengalami getaran atau guncangan, output yang tampil adalah “Tidak ada getaran”, yang menunjukkan kondisi normal tanpa getaran. Namun, saat sensor menerima getaran, misalnya dengan mengetuk atau menggoyangkan modul, output berubah menjadi “Getaran terdeteksi!”. Ini menandakan sensor berhasil mengenali adanya getaran fisik dan mengirim sinyal HIGH ke Arduino.
Respons ini menunjukkan bahwa sensor SW-420 bekerja dengan baik dalam mendeteksi getaran secara real-time. Jeda 500 ms antara pembacaan data membuat hasil di Serial Monitor mudah dibaca tanpa tumpang tindih.
Tutorial Sensor Getaran SW-420 dengan Arduino Uno
Di dalam dunia elektronika, dikenal dua jenis input dan output (I/O) yaitu, analog dan digital. Untuk yang digital itu gampang... selengkapnya
Hallo apa kabar pada artikel ini saya berbagi cara kontrol led menggunakan potensiometer pada NodeMCU. Jadi nanti akan mengatur... selengkapnya
Sensor PIR (Passive Infrared) adalah salah satu sensor yang paling sering digunakan untuk mendeteksi gerakan, terutama gerakan manusia. Sensor ini... selengkapnya
Dulu kita sudah belajar untuk mengisi bootloader Arduino Uno ke IC Atmega328 juga, namun dengan jenis DIP (LIHAT DISINI).... selengkapnya
Sensor PIR bisa digunakan untuk mendeteksi gerakan manusia dan mengirimkan sinyal ke Raspberry Pi 5. Jika ditambahkan buzzer, rangkaian sederhana... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin membahas tentang simulasi penggunaan sensor LDR (sensor cahaya) menggunakan Arduino untuk... selengkapnya
HK1600B merupakan salah satu sensor tekanan yang mudah kita temukan di pasaran, dengan output analog linear dari 0.5V hingga 4.5V,... selengkapnya
Hallo ketemu lagi dengan pembahasan sensor DHT11, kali ini kita akan menggunakannya pada NodemMCU. Nanti akan dibahas mengenai rangkaian... selengkapnya
Mari kita belajar lagi, kali ini membahas sensor LDR. Dimana sensor ini nilainya akan berubah menyesuaikan cahaya yang diterima... selengkapnya
Water level merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi ketinggian air dengan output analog kemudian diolah menggunakan mikrokontroler. Cara kerja... selengkapnya
Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.570.000Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspeberry Pi 20 cm Female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm Male to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Tutorial Sensor Getaran SW-420 dengan Arduino Uno
Kategori
Artikel Terkait
-
Bikin Stabilizer 1-Axis Low Budget Pakai Arduino dan PID
-
Jaga Tanaman Tetap Happy dengan Sistem Irigasi Pintar Berbasis PID dan Arduino
-
Sistem Kendali Suhu pada Inkubator Penetasan Telur Berbasis PID Diskrit Menggunakan Sensor DHT11 dan Aktuator Lampu Pijar
- Cara Mengetahui Alamat I2C SHT40 dengan ESP32-C3 Mini
-
Cara Menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini untuk Membaca Suhu dan Kelembapan

Saat ini belum tersedia komentar.