● online
- LM35DZ Sensor Suhu - LM35
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A
- Sensor Api Flame detector sensor
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal
- LED 3mm Lampu LED 3 mm
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Sensor Getaran SW-420 dengan Arduino Uno
SW-420 adalah sensor untuk mendeteksi getaran, cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 1 buah pelampung logam yang berisi 2 elektroda ketika modul sensor menerima getaran / shock. Terdapat 2 output yaitu digital output (0 dan 1) dan analog output (tegangan). modul sederhana ini banyak digunakan untuk mendeteksi getaran atau guncangan pada berbagai aplikasi, mulai dari sistem keamanan hingga proyek robotik.
Sensor ini sangat mudah digunakan dan dapat langsung dihubungkan dengan mikrokontroler seperti Arduino Uno. Pada tutorial ini, kita akan belajar cara menghubungkan sensor SW-420 dengan Arduino Uno dan membaca data getaran secara realtime menggunakan Serial Monitor.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- SW-420
- Arduino Uno
- Breadboard dan kabel jumper
- Software:
- Arduino IDE
Wiring Rangkaian SW-420
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin D0 ke Pin 7

Gambar 1. Wiring Rangkaian SW-420 dengan Arduino Uno
Menulis Program Sensor SW-420
Setelah komponen terpasang, buka software Arduino IDE tulis kode berikut :
const int sw420Pin = 7;
int sensorState = 1;
void setup() {
pinMode(sw420Pin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
sensorState = digitalRead(sw420Pin);
if (sensorState == HIGH) {
Serial.println("Getaran terdeteksi!");
} else {
Serial.println("Tidak ada getaran");
}
delay(500);
}
Penjelasan Kode
const int sw420Pin = 7;: Mendefinisikan pin digital 7 sebagai tempat sensor SW-420 terhubung.int sensorState = 1;: Variabel untuk menyimpan status sensor (HIGH atau LOW).sensorState = digitalRead(sw420Pin);: Membaca status sensor dari pin 7, apakah ada getaran atau tidak.if (sensorState == HIGH): Kondisi ketika sensor mendeteksi getaran (output HIGH).else: Kondisi ketika sensor tidak mendeteksi getaran (output LOW).
Apa yang Akan Terjadi dengan SW-420?

Gambar 2. Hasil Percobaan SW-420 dengan Arduino Uno
Saat sensor SW-420 terhubung dan kode diupload ke Arduino, hasilnya akan muncul di Serial Monitor. Ketika sensor tidak mengalami getaran atau guncangan, output yang tampil adalah “Tidak ada getaran”, yang menunjukkan kondisi normal tanpa getaran. Namun, saat sensor menerima getaran, misalnya dengan mengetuk atau menggoyangkan modul, output berubah menjadi “Getaran terdeteksi!”. Ini menandakan sensor berhasil mengenali adanya getaran fisik dan mengirim sinyal HIGH ke Arduino.
Respons ini menunjukkan bahwa sensor SW-420 bekerja dengan baik dalam mendeteksi getaran secara real-time. Jeda 500 ms antara pembacaan data membuat hasil di Serial Monitor mudah dibaca tanpa tumpang tindih.
Tutorial Sensor Getaran SW-420 dengan Arduino Uno
Apa itu relay? Relay merupakan sebuah saklar yang dikendalikan dengan aliran arus listrik. Pada relay terdapat 2 bagian utama... selengkapnya
Android Intent adalah struktur data atau objek yang terdapat deskripsi dari tugas yang akan dijalankan. Salah satu keunggulan dari... selengkapnya
Setelah kamu mengenal Arduino Uno dan isi dari Arduino Uno Trainer Kit, sekarang saatnya masuk ke bagian yang lebih teknis... selengkapnya
Melanjutakan tutorial edisi telegram kali ini kita akan mendetekesi suhu meggunakan sensor Ds18b20 dan ESP01. Dalam tutorial ini kita... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin membahas tentang simulasi penggunaan sensor LDR (sensor cahaya) menggunakan Arduino untuk... selengkapnya
Motor servo merupakan salah satu aktuator yang paling sering digunakan dalam dunia robotika, terutama untuk gerakan yang membutuhkan ketelitian posisi.... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca tombol, tapi juga bisa menghasilkan suara menggunakan komponen bernama buzzer. Buzzer... selengkapnya
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana... selengkapnya
Keypad 4×4 merupakan sebuah komponen berisi tombol-tombol dan disusun secara matrix yang berfungsi sebagai inputan kedalam suatu sistem tertentu.... selengkapnya
Pada umumnya sebuah output data dapat kita tampilkan di berbagai platform software maupun hardware. Misalnya pada web, aplikasi android,... selengkapnya
Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm male to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.000Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500

Saat ini belum tersedia komentar.