● online
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Female to Female Pe
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul
- Raspberry Pi 4 Model B 8GB Original UK E14 Raspi 4
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B
- Sensor Api Flame detector sensor
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Sensor Getaran SW-420 dengan Arduino Uno
SW-420 adalah sensor untuk mendeteksi getaran, cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 1 buah pelampung logam yang berisi 2 elektroda ketika modul sensor menerima getaran / shock. Terdapat 2 output yaitu digital output (0 dan 1) dan analog output (tegangan). modul sederhana ini banyak digunakan untuk mendeteksi getaran atau guncangan pada berbagai aplikasi, mulai dari sistem keamanan hingga proyek robotik.
Sensor ini sangat mudah digunakan dan dapat langsung dihubungkan dengan mikrokontroler seperti Arduino Uno. Pada tutorial ini, kita akan belajar cara menghubungkan sensor SW-420 dengan Arduino Uno dan membaca data getaran secara realtime menggunakan Serial Monitor.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- SW-420
- Arduino Uno
- Breadboard dan kabel jumper
- Software:
- Arduino IDE
Wiring Rangkaian SW-420
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin VCC ke 5v
- Pin GND ke GND
- Pin D0 ke Pin 7

Gambar 1. Wiring Rangkaian SW-420 dengan Arduino Uno
Menulis Program Sensor SW-420
Setelah komponen terpasang, buka software Arduino IDE tulis kode berikut :
const int sw420Pin = 7;
int sensorState = 1;
void setup() {
pinMode(sw420Pin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
sensorState = digitalRead(sw420Pin);
if (sensorState == HIGH) {
Serial.println("Getaran terdeteksi!");
} else {
Serial.println("Tidak ada getaran");
}
delay(500);
}
Penjelasan Kode
const int sw420Pin = 7;: Mendefinisikan pin digital 7 sebagai tempat sensor SW-420 terhubung.int sensorState = 1;: Variabel untuk menyimpan status sensor (HIGH atau LOW).sensorState = digitalRead(sw420Pin);: Membaca status sensor dari pin 7, apakah ada getaran atau tidak.if (sensorState == HIGH): Kondisi ketika sensor mendeteksi getaran (output HIGH).else: Kondisi ketika sensor tidak mendeteksi getaran (output LOW).
Apa yang Akan Terjadi dengan SW-420?

Gambar 2. Hasil Percobaan SW-420 dengan Arduino Uno
Saat sensor SW-420 terhubung dan kode diupload ke Arduino, hasilnya akan muncul di Serial Monitor. Ketika sensor tidak mengalami getaran atau guncangan, output yang tampil adalah “Tidak ada getaran”, yang menunjukkan kondisi normal tanpa getaran. Namun, saat sensor menerima getaran, misalnya dengan mengetuk atau menggoyangkan modul, output berubah menjadi “Getaran terdeteksi!”. Ini menandakan sensor berhasil mengenali adanya getaran fisik dan mengirim sinyal HIGH ke Arduino.
Respons ini menunjukkan bahwa sensor SW-420 bekerja dengan baik dalam mendeteksi getaran secara real-time. Jeda 500 ms antara pembacaan data membuat hasil di Serial Monitor mudah dibaca tanpa tumpang tindih.
Tutorial Sensor Getaran SW-420 dengan Arduino Uno
Pada komponen tertentu dibutuhkan sebuah library agar komponen tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apa itu library? library adalah sekumpulan... selengkapnya
Sensor sentuh merupakan sebuah saklar yang cara penggunaanya dengan cara disentuh menggunakan jari. Ketika sensor ini disentuh maka sensor... selengkapnya
Hari ini kita akan belajar untuk membaca data analog dari sensor LDR menggunakan Blynk dan NodeMCU. Tidak hanya membaca... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca tombol, tapi juga bisa menghasilkan suara menggunakan komponen bernama buzzer. Buzzer... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tutorial tentang simulasi penggunaan sensor PIR (Passive Infra Red) untuk... selengkapnya
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan... selengkapnya
Pada beberapa profesi yang menggunakan bantuan suatu aplikasi ataupun perangkat lunak sangatlah banyak. Nyatanya dengan adanya berbagai macam perangkat... selengkapnya
Modul Led Dot Matrix 32×16 adalah modul display yang menggunakan kumpulan – kumpulan LED yang dirangkai dengan susunan 32... selengkapnya
Push Button dan LED (Light Emitting Diode) menjadi sebuah komponen yang umum ditemukan pada piranti elektronik sehingga menjadikan... selengkapnya
Computerized Numerical Control (CNC) is a machine based on a stepper motor that can move according to the commands... selengkapnya
Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900MERK : TOWER PRO MG995 180 derajat Specifications Weight: 55 g Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. Stall… selengkapnya
Rp 36.300The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Tang Crimping Press Skun Ratchet YTH SN-48B Model YTH SN-48B FOR NON INSULATED TERMINAL YTH SN-48B dengan mata Press 0.5… selengkapnya
Rp 150.000ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750

Saat ini belum tersedia komentar.