● online
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- ESP32 ESP-32 Wireless Module ESP32-S ESP-WROOM-32 ....
- 10X RESISTOR 1K 1KOHM 1/4W 1% METAL FILM....
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S....
- Resistor 220 Ohm 220R Ohm 220Ohm 1/4W 1% Metal fil....
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Menggunakan Buzzer Aktif dengan Raspberry Pi untuk Menghasilkan Suara
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca tombol, tapi juga bisa menghasilkan suara menggunakan komponen bernama buzzer. Buzzer adalah alat kecil yang bisa mengeluarkan bunyi beep dan sering digunakan di berbagai perangkat seperti alarm, notifikasi, atau indikator status.
Pada tutorial kali ini, kita akan belajar bagaimana cara menggunakan buzzer aktif untuk membuat bunyi sederhana menggunakan Python dan pustaka GPIO Zero.
Jenis Buzzer : Aktif vs. Pasif
Sebelum mulai, penting untuk tahu bahwa ada dua jenis buzzer:
-
Buzzer Pasif
- Butuh sinyal khusus (seperti frekuensi PWM) untuk menghasilkan nada tertentu
- Bisa digunakan untuk membuat melodi, tapi penggunaannya lebih kompleks
-
Buzzer Aktif
- Lebih mudah digunakan
- Cukup diberi tegangan, maka buzzer langsung berbunyi
- Sangat cocok untuk pemula dan penggunaan sederhana
Dalam tutorial ini, kita akan fokus menggunakan buzzer aktif karena lebih simpel dan langsung bisa dicoba tanpa perlu sinyal khusus.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan :
- Raspberry Pi
- Buzzer
- Breadboard dan kabel jumper
- Software :
- Notepad++ untuk menulis skrip Python
- MobaXterm atau terminal lainnya untuk menjalankan skrip di Raspberry Pi
Wiring Rangkaian Percobaan Menyalakan Buzzer
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini :
- Positif ke GPIO 17
- Negatif ke GND
Gambar 1. Wiring Rangkaian Buzzer dengan GPIO 17
Menulis Program Menyalakan Buzzer
Setelah semua komponen terpasang, buka Notepad++ dan buat file Python baru. Tulis kode berikut dan simpan file dengan nama buzzer.py :
from gpiozero import Buzzer
from time import sleep
buzzer = Buzzer(17)
while True:
buzzer.on()
sleep(1)
buzzer.off()
sleep(1)
Penjelasan Kode
from gpiozero import Buzzermengimpor pustaka buzzer dari GPIO Zero.from time import sleepmengimpor pustaka jeda dari time.buzzer = Buzzer(17)memberi tahu bahwa buzzer terhubung ke pin GPIO 17.buzzer.on()menyalakan buzzer.buzzer.off()mematikan buzzer.sleep(1)memberi jeda selama 1 detik.
Apa yang Akan Terjadi dengan Buzzer ?
Kode di atas akan membuat buzzer menyala selama satu detik, lalu mati selama satu detik, dan terus berulang. Hasilnya mirip seperti LED yang berkedip, tetapi dalam bentuk suara.
Menggunakan Metode beep()
GPIO Zero juga menyediakan metode khusus bernama beep() yang akan membuat buzzer menyala dan mati secara otomatis dengan interval tertentu, mirip seperti blink() pada LED.
Contoh kode:
from gpiozero import Buzzer buzzer = Buzzer(17) buzzer.beep()
Secara default, buzzer akan menyala dan mati bergantian setiap satu detik. Kamu juga bisa mengatur durasinya dengan parameter tambahan seperti ini:
buzzer.beep(on_time=0.2, off_time=0.2, n=5)
Artinya, buzzer akan menyala selama 0.2 detik, mati selama 0.2 detik, dan diulang sebanyak lima kali.
Menggunakan buzzer aktif dengan Raspberry Pi sangat mudah dan menyenangkan. Kamu bisa mengaplikasikannya dalam berbagai proyek sederhana seperti alarm pintu, indikator status, atau sistem notifikasi.
Coba juga kombinasikan buzzer ini dengan tombol, sensor gerak, atau sensor cahaya untuk membuat proyek yang lebih interaktif. Dunia physical computing punya banyak potensi, dan buzzer bisa jadi langkah awal untuk mengeksplorasinya lebih jauh.
Tutorial Menggunakan Buzzer Aktif dengan Raspberry Pi untuk Menghasilkan Suara
MPU6050 merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mengukur percepatan suatu benda yang bergerak. Nah kali ini kita akan belajar... selengkapnya
Motor servo merupakan salah satu aktuator yang paling sering digunakan dalam dunia robotika, terutama untuk gerakan yang membutuhkan ketelitian posisi.... selengkapnya
Raspberry Pi adalah komputer mini yang sangat populer di kalangan penggemar elektronika dan pemrograman. Salah satu kelebihan utamanya adalah pin... selengkapnya
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau... selengkapnya
Telegram adalah sebuah aplikasi chating yang cukup banyak penggunanya dan telegram ini dapat menjawab sendiri sesuai dengan perintah yang... selengkapnya
Hallo, kali ini akan membahas bagaimana cara untuk membuat dimmer menggunakan mosfet D4184 module. Mosfet mempunyai fungsi yaitu untuk... selengkapnya
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Bagi Sebagian developer website atau yang sedang belajar javaScript, pasti familiar dengan istilah jQuery. Sebenarnya apa itu jQuery? Dan... selengkapnya
Sensor LM35 merupakan sebuah sensor yang dapat mendeteksi suhu ruangan dengan cara mengubah besaran suhu menjadi besaran listrik dalam... selengkapnya
MP3 DFPlayer merupakan sebuah modul elektronik yang berfungsi untuk memainkan sebuah suara yang filenya berketensi MP3. Seperti memutar sebuah... selengkapnya
Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm male to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500

Saat ini belum tersedia komentar.