● online
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear
- RC Servo ARM Horn M3 Metal 25T MG995 MG946R MG996R
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co
- LED 3mm Lampu LED 3 mm
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
LED Otomatis Menggunakan Sensor LDR dan NodeMCU
Untuk membuat sebuah perangkat otomatis (di artikel ini lampu LED) sebenarnya dapat menggunakan berbagai macam sensor misalnya sensor suhu, sensor suara, sensor infrared, sensor cahaya LDR dan masih banyak yang lainnya. Nah pada artikel ini akan dibahas menggunakan sensor cahaya LDR. Jadi ketika cahaya berkurang lampu LED akan menyala dan ketika cahaya terang lampu LED akan mati. Oke langsung saja, adapun komponen yang digunakan berikut ini :
Alat dan bahan :
- NodeMCU V3, BELI
- Kabel Micro USB, BELI
- Sensor LDR dan 10k Ohm
- Lampu LED dan Resistor 220 Ohm
- Kabel jumper, BELI
- Project board, BELI
Rangkaian :

Keterangan :
- Output sensor LDR dihubungkan ke pin A0 NodeMCU
- Kaki + LED disambung dengan resistor 220 Ohm dihubungkan ke pin D1
- Kaki – LED dihubungkan ke GND
Sketch program :
#define sensorLDR A0
#define pinLED D1
int nilaiSensor;
void setup() {
Serial.begin(9600);
pinMode(pinLED, OUTPUT);
Serial.println("LED Otomatis NODEMCU");
delay(3000);
}
void loop() {
nilaiSensor = analogRead(sensorLDR);
Serial.print("Nilai Sensor : ");
Serial.println(nilaiSensor);
if(nilaiSensor <=15){
digitalWrite(pinLED, HIGH);
Serial.print("Gelap nih, LED nyala");
}else{
digitalWrite(pinLED, LOW);
Serial.print("Terang nih, LED mati");
}
delay(1000);
}
Penggunaaan :
- Untuk memulainya silahkan rangkai semua komponen seperti gambar di atas dan hubungkan ke laptop dengan kabel Micro USB
- Buka Arduino, masuk menu Tools > Board : NodeMCU 1.0 > Sesuaikan Portnya
- Upload sketch program di atas hingga muncul “Done Uploading“
- Buka Serial Monitor, perhatikan nilai resistansi sensor LDR.
Hasil :
Seperti sudah dijelaskan pada awal artikel, yaitu ketika cahaya berkurang lampu LED akan menyala dan ketika cahaya terang lampu LED akan mati.
Tadaaa !Sampai tahap ini anda sudah berhasil membuat sebuah LED otomatis menggunakan sensor LDR.
LED Otomatis Menggunakan Sensor LDR dan NodeMCU
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin berbagi tutorial tentang simulasi penggunaan sensor suhu TMP36 untuk mengukur suhu... selengkapnya
CNC router merupakan sebuah mesin yang mempunyai kegunaan untuk memotong, mengukir/grafir dan membuat marking. Semua proses itu dapat dilakukan... selengkapnya
Hari ini kita akan mencoba untuk menampilkan data sensor ldr ke web server dengan koneksi WIFI menggunakan board NodeMCU.... selengkapnya
Sensor suhu lagi? Gpp ya disini kita belajar semua sensor suhu, nah tinggal sensor mana nih yang akan digunakan,... selengkapnya
Oke Hallo semua pada kesempatan kali ini kita akan belajar mendeteksi kemiringan suatu benda. Sensor yang digunakan adalah tilt... selengkapnya
Traffic Light atau lampu lalu lintas adalah lampu yang mampu menertibkan arus lalu lintas jalanan baik kendaraan bermotor, mobil,... selengkapnya
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para... selengkapnya
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi... selengkapnya
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Android merupakan sistem operasi untuk perangkat seluler dengan pengguna terbesar di dunia termasuk di Indonesia, dengan market share 90%... selengkapnya
Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.000Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500The power supply is isolated industrial power modules, with a temperature protection, overcurrent and short circuit full protection, high and… selengkapnya
Rp 15.900Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000

Saat ini belum tersedia komentar.