● online
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- 10X RESISTOR 1K 1KOHM 1/4W 1% METAL FILM....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Mengenal Lebih Lanjut Pin pada Sensor Line Tracker BFD-1000 dengan Raspberry Pi
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada BFD-1000. Di percobaan kali ini kita akan belajar untuk mengecek fungsi tiap sensor yang terdapat di modul.
Pada modul sensor line tracker BFD-1000 ada 5 sensor inframerah yang berfungsi untuk mendeteksi garis (hitam/putih), 1 sensor sentuh yang aktif ketika mendeteksi benturan, dan terakhir sensor jarak inframerah , meski sama-sama inframerah tapi sensor ini berfungsi sebagai mendeteksi penghalang atau benda di depan.

Gambar 1. Tata Letak Komponen Pendukung BFD-1000
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Raspberry Pi Trainer Kit V2
- Sensor Line Tracking BFD-1000
- Kabel jumper
- Software:
- MobaXterm (untuk remote terminal)
- Notepad++ (untuk menulis skrip Python)
Wiring Rangkaian BFD-1000
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin VCC ke 3v3
- Pin GND ke GND
- Pin S1 ke 18
- Pin S2 ke 16
- Pin S3 ke 19
- Pin S4 ke 20
- Pin S5 ke 21
- Pin CLP ke 26
- Pin Near ke 6

Gambar 2. Wiring Rangkaian BFD-1000 dengan Raspberry Pi
Menulis Program Mengecek Tiap Pin Sensor pada BFD-1000
Setelah semua komponen terpasang, buka Notepad++ dan buat file Python baru. Tulis kode berikut dan simpan file dengan nama bfd.py :
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# --- SETUP PIN SENSOR ---
sensor_pins = {
"S1_kanan_luar": 18,
"S2_kanan_dalam": 16,
"S3_tengah": 19,
"S4_kiri_dalam": 20,
"S5_kiri_luar": 21,
"CLP": 26,
"NEAR": 6
}
GPIO.setmode(GPIO.BCM)
GPIO.setwarnings(False)
# Atur semua pin sensor sebagai input
for pin in sensor_pins.values():
GPIO.setup(pin, GPIO.IN)
# --- URUTAN TES SENSOR ---
sensor_urut = list(sensor_pins.items())
try:
print("Tes sensor satu per satu. Tekan Ctrl+C untuk berhenti.\n")
for nama, pin in sensor_urut:
print(f"--- Tes {nama.upper()} (GPIO {pin}) ---")
print("Letakkan objek (garis hitam / tangan / penghalang) di depan sensor.")
time.sleep(2)
for i in range(60): # <- Durasi diperpanjang: 60 × 0.3 detik ≈ 18 detik
status = GPIO.input(pin)
status_str = "Aktif (LOW / Hitam / Objek Dekat)" if status == GPIO.LOW else "Nonaktif (HIGH / Putih / Tidak Ada Objek)"
print(f"{nama.upper():<15}: {status_str}")
time.sleep(0.3)
print("-" * 40)
input("Tekan [ENTER] untuk lanjut ke sensor berikutnya...\n")
except KeyboardInterrupt:
print("\nTes dihentikan oleh user.")
finally:
GPIO.cleanup()
Penjelasan Kode
import RPi.GPIOdantime: Mengimpor library untuk mengakses GPIO Raspberry Pi dan fungsi waktu.sensor_pins = {...}: Menentukan pin GPIO yang digunakan oleh masing-masing sensor (S1–S5, CLP, dan NEAR).GPIO.setmode(GPIO.BCM): Mengatur Raspberry Pi untuk menggunakan penomoran pin BCM (bukan fisik).GPIO.setup(..., GPIO.IN): Mengatur semua pin sensor sebagai input digital agar dapat membaca sinyal dari sensor.sensor_urut = list(sensor_pins.items()): Mengubah dictionary sensor menjadi daftar berurutan untuk pengujian satu per satu.- Loop
fordigunakan untuk mengecek masing-masing sensor selama beberapa detik. GPIO.input(pin): Digunakan untuk membaca status sensor (LOW atau HIGH).- Status sensor ditampilkan dalam teks, menunjukkan apakah sensor aktif (mendeteksi garis hitam atau objek dekat) atau tidak.
input("Tekan ENTER..."): Program menunggu pengguna untuk lanjut ke sensor berikutnya setelah selesai menguji satu sensor.GPIO.cleanup(): Membersihkan semua konfigurasi GPIO setelah program dihentikan, agar tidak terjadi konflik di penggunaan berikutnya.
Apa yang Akan Terjadi?

Gambar 2. Hasil Percobaan Tes Sensor Line Tracker dengan Raspberry Pi
Saat program dijalankan, Raspberry Pi akan mengetes setiap sensor yang terhubung secara bergantian, mulai dari S1 hingga S5, serta sensor CLP dan NEAR. Untuk setiap sensor, diberi waktu sekitar 18 detik, jika sensor mendeteksi objek, akan muncul tulisan “Aktif (LOW / Hitam / Objek Dekat)”, dan jika tidak mendeteksi, akan muncul “Nonaktif (HIGH / Putih / Tidak Ada Objek)”. Setelah selesai membaca satu sensor, tekan ENTER untuk melanjutkan ke sensor berikutnya. Proses ini terus berlangsung sampai semua sensor diuji atau program dihentikan secara manual.
Mengenal Lebih Lanjut Pin pada Sensor Line Tracker BFD-1000 dengan Raspberry Pi
Pada pembahasan sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang penggunaan relay silahkan yang belum bisa lihat di sini. Pada artikel... selengkapnya
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor... selengkapnya
Computerized Numerical Control (CNC) is a machine based on a stepper motor that can move according to the commands... selengkapnya
Blynk merupakan sebuah platform aplikasi android yang diperuntukan untuk berbagai kontroler hardware seperti arduino, esp8266, raspberry dsb untuk mengendalikan,... selengkapnya
Sensor PIR (HC-SR501) digunakan untuk mendeteksi pergerakan yang ada di depannya. Sensor PIR (HC-SR501) terbuat dari bahan pyroelectric yang... selengkapnya
Phyton merupakan bahasa yang sangat populer saat ini. Bahasa yang dibuat oleh Guido Van Rossum pada tahun 1991 ini... selengkapnya
Android Intent adalah struktur data atau objek yang terdapat deskripsi dari tugas yang akan dijalankan. Salah satu keunggulan dari... selengkapnya
Pada artikel ini saya akan memberikan cara cepat menggunakan motor servo pada Arduino. Pasti tentunya anda sedang mencari tutorial-tutorial... selengkapnya
Seperti yang kita ketahui, Raspberry Pi merupakan komputer mini yang powerful karena dengan ukurannya yang kecil tetapi bisa berfungsi layaknya... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca tombol, tapi juga bisa menghasilkan suara menggunakan komponen bernama buzzer. Buzzer... selengkapnya
Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500

Saat ini belum tersedia komentar.