● online
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S....
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Mengenal Lebih Lanjut Pin pada Sensor Line Tracker BFD-1000 dengan Raspberry Pi
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada BFD-1000. Di percobaan kali ini kita akan belajar untuk mengecek fungsi tiap sensor yang terdapat di modul.
Pada modul sensor line tracker BFD-1000 ada 5 sensor inframerah yang berfungsi untuk mendeteksi garis (hitam/putih), 1 sensor sentuh yang aktif ketika mendeteksi benturan, dan terakhir sensor jarak inframerah , meski sama-sama inframerah tapi sensor ini berfungsi sebagai mendeteksi penghalang atau benda di depan.

Gambar 1. Tata Letak Komponen Pendukung BFD-1000
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Raspberry Pi Trainer Kit V2
- Sensor Line Tracking BFD-1000
- Kabel jumper
- Software:
- MobaXterm (untuk remote terminal)
- Notepad++ (untuk menulis skrip Python)
Wiring Rangkaian BFD-1000
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
- Pin VCC ke 3v3
- Pin GND ke GND
- Pin S1 ke 18
- Pin S2 ke 16
- Pin S3 ke 19
- Pin S4 ke 20
- Pin S5 ke 21
- Pin CLP ke 26
- Pin Near ke 6

Gambar 2. Wiring Rangkaian BFD-1000 dengan Raspberry Pi
Menulis Program Mengecek Tiap Pin Sensor pada BFD-1000
Setelah semua komponen terpasang, buka Notepad++ dan buat file Python baru. Tulis kode berikut dan simpan file dengan nama bfd.py :
import RPi.GPIO as GPIO
import time
# --- SETUP PIN SENSOR ---
sensor_pins = {
"S1_kanan_luar": 18,
"S2_kanan_dalam": 16,
"S3_tengah": 19,
"S4_kiri_dalam": 20,
"S5_kiri_luar": 21,
"CLP": 26,
"NEAR": 6
}
GPIO.setmode(GPIO.BCM)
GPIO.setwarnings(False)
# Atur semua pin sensor sebagai input
for pin in sensor_pins.values():
GPIO.setup(pin, GPIO.IN)
# --- URUTAN TES SENSOR ---
sensor_urut = list(sensor_pins.items())
try:
print("Tes sensor satu per satu. Tekan Ctrl+C untuk berhenti.\n")
for nama, pin in sensor_urut:
print(f"--- Tes {nama.upper()} (GPIO {pin}) ---")
print("Letakkan objek (garis hitam / tangan / penghalang) di depan sensor.")
time.sleep(2)
for i in range(60): # <- Durasi diperpanjang: 60 × 0.3 detik ≈ 18 detik
status = GPIO.input(pin)
status_str = "Aktif (LOW / Hitam / Objek Dekat)" if status == GPIO.LOW else "Nonaktif (HIGH / Putih / Tidak Ada Objek)"
print(f"{nama.upper():<15}: {status_str}")
time.sleep(0.3)
print("-" * 40)
input("Tekan [ENTER] untuk lanjut ke sensor berikutnya...\n")
except KeyboardInterrupt:
print("\nTes dihentikan oleh user.")
finally:
GPIO.cleanup()
Penjelasan Kode
import RPi.GPIOdantime: Mengimpor library untuk mengakses GPIO Raspberry Pi dan fungsi waktu.sensor_pins = {...}: Menentukan pin GPIO yang digunakan oleh masing-masing sensor (S1–S5, CLP, dan NEAR).GPIO.setmode(GPIO.BCM): Mengatur Raspberry Pi untuk menggunakan penomoran pin BCM (bukan fisik).GPIO.setup(..., GPIO.IN): Mengatur semua pin sensor sebagai input digital agar dapat membaca sinyal dari sensor.sensor_urut = list(sensor_pins.items()): Mengubah dictionary sensor menjadi daftar berurutan untuk pengujian satu per satu.- Loop
fordigunakan untuk mengecek masing-masing sensor selama beberapa detik. GPIO.input(pin): Digunakan untuk membaca status sensor (LOW atau HIGH).- Status sensor ditampilkan dalam teks, menunjukkan apakah sensor aktif (mendeteksi garis hitam atau objek dekat) atau tidak.
input("Tekan ENTER..."): Program menunggu pengguna untuk lanjut ke sensor berikutnya setelah selesai menguji satu sensor.GPIO.cleanup(): Membersihkan semua konfigurasi GPIO setelah program dihentikan, agar tidak terjadi konflik di penggunaan berikutnya.
Apa yang Akan Terjadi?

Gambar 2. Hasil Percobaan Tes Sensor Line Tracker dengan Raspberry Pi
Saat program dijalankan, Raspberry Pi akan mengetes setiap sensor yang terhubung secara bergantian, mulai dari S1 hingga S5, serta sensor CLP dan NEAR. Untuk setiap sensor, diberi waktu sekitar 18 detik, jika sensor mendeteksi objek, akan muncul tulisan “Aktif (LOW / Hitam / Objek Dekat)”, dan jika tidak mendeteksi, akan muncul “Nonaktif (HIGH / Putih / Tidak Ada Objek)”. Setelah selesai membaca satu sensor, tekan ENTER untuk melanjutkan ke sensor berikutnya. Proses ini terus berlangsung sampai semua sensor diuji atau program dihentikan secara manual.
Mengenal Lebih Lanjut Pin pada Sensor Line Tracker BFD-1000 dengan Raspberry Pi
HK1600B merupakan salah satu sensor tekanan yang mudah kita temukan di pasaran, dengan output analog linear dari 0.5V hingga 4.5V,... selengkapnya
Oke kali ini saatnya kita mulai running ke mesin CNC router engaraving langsung. Sebelumnya apakah anda sudah mempersiapkan bahan-bahanya?... selengkapnya
Melihat potensi dari android itu sendiri, akhirnya banyak orang yang berlomba lomba belajar memperdalam sistem operasi ini. Tentunya akan... selengkapnya
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para... selengkapnya
Traffic Light atau lampu lalu lintas adalah lampu yang mampu menertibkan arus lalu lintas jalanan baik kendaraan bermotor, mobil,... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang dapat mendeteksi suatu benda yang ada di depannya dengan jarak tertentu. Prinsip kerja dari... selengkapnya
Keypad 4×4 berfungsi sebagai penghubung antara perangkat (mesin) elektronik dengan manusia atau dikenal dengan istilah Human Machine Interface (HMI). Papan... selengkapnya
Sensor PIR (Passive Infrared) adalah salah satu sensor yang paling sering digunakan untuk mendeteksi gerakan, terutama gerakan manusia. Sensor ini... selengkapnya
Kalau kamu baru mulai belajar Arduino, percobaan pertama yang paling wajib dicoba adalah menyalakan LED. Percobaan ini kelihatannya simpel, tapi... selengkapnya
Semangat pagi, salam hangat dari saya untuk semua pengunjung indomaker.com. Kali ini kita akan belajar mengenai penggunaan timer relay... selengkapnya
Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm male to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.000Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.6002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400

Saat ini belum tersedia komentar.