● online
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x....
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Memahami Fungsi dan Cara Aman Menggunakan Pin GPIO pada Raspberry Pi untuk Proyek Elektronik Pemula
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas papan. Pin GPIO merupakan antarmuka fisik antara Raspberry Pi dan dunia luar. Secara sederhana, pin ini bisa dianggap sebagai sakelar yang bisa kamu nyalakan atau matikan (input), atau yang bisa dinyalakan dan dimatikan oleh Raspberry Pi (output).
Dengan pin GPIO, Raspberry Pi bisa mengontrol dan memonitor berbagai perangkat elektronik. Misalnya, kamu bisa menyalakan atau mematikan LED, menggerakkan motor, dan masih banyak lagi. Raspberry Pi juga bisa mendeteksi input, seperti apakah sebuah tombol ditekan, mengukur suhu, cahaya, dan sensor lainnya. Aktivitas ini biasa disebut dengan istilah physical computing.
Raspberry Pi memiliki 40 pin GPIO (atau 26 pin pada model-model awal), dan setiap pin memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Jika kamu punya label pin seperti RasPiO pin label, alat ini sangat membantu untuk mengenali fungsi masing-masing pin. Pastikan label ditempatkan dengan lubang gantungan menghadap ke port USB, dan mengarah keluar.

Gambar 1. Raspberri GPiO pin label
Kalau kamu tidak punya label pin, jangan khawatir panduan ini bisa membantumu mengenali nomor dan fungsi dari setiap pin.

Gambar 2. Raspberry Pi GPIO Pinout
Kamu akan melihat beberapa pin diberi label seperti:
| 3V3 | 3.3 volt | Apapun yang terhubung ke pin ini akan selalu mendapatkan tegangan sebesar 3.3V. |
| 5V | 5 volt | Apapun yang terhubung ke pin ini akan selalu mendapatkan tegangan sebesar 3.3V. |
| GND | ground | Tegangan 0 volt. Digunakan untuk menutup atau melengkapi rangkaian listrik |
| GP2 | GPIO pin 2 | Ini adalah pin GPIO (General Purpose Input/Output) yang bisa dikonfigurasi sebagai input atau output. |
| ID_SC/ID_SD/DNC | Pin Khusus | Digunakan untuk keperluan tertentu (seperti deteksi HAT). Tidak digunakan untuk GPIO biasa. |
PERINGATAN : Mengutak-atik pin GPIO bisa jadi aktivitas yang aman dan menyenangkan, asalkan kamu mengikuti petunjuk dengan benar. Namun, jangan sembarangan mencolokkan kabel atau sumber daya ke Raspberry Pi, terutama pada pin 5V. Hal ini bisa merusak papan Raspberry Pi secara permanen.
Selain itu, hindari menghubungkan komponen yang membutuhkan daya besar secara langsung ke GPIO. Misalnya:
- LED masih aman
- Motor tidak aman, kecuali menggunakan rangkaian tambahan seperti driver motor
Kalau kamu merasa belum terlalu yakin, sebaiknya gunakan add-on board seperti Explorer HAT. Perangkat ini dirancang untuk memberikan perlindungan dan kemudahan saat kamu belajar menggunakan GPIO, cocok untuk pemula sebelum langsung terjun ke pengkabelan manual.
Pin GPIO pada Raspberry Pi membuka banyak kemungkinan menarik dalam dunia elektronika dan pemrograman. Dengan GPIO, kamu bisa membangun sistem interaktif yang mampu membaca data dari lingkungan dan meresponsnya secara otomatis. Namun, penting untuk selalu memahami fungsi tiap pin dan cara penggunaannya agar tidak merusak perangkat. Mulailah dari proyek-proyek kecil, dan seiring waktu, kamu bisa mengeksplorasi lebih banyak ide kreatif yang menggabungkan hardware dan software secara menyenangkan. Selamat mencoba!
Memahami Fungsi dan Cara Aman Menggunakan Pin GPIO pada Raspberry Pi untuk Proyek Elektronik Pemula
RTC DS3231 merupakan sebuah jenis modul yang dapat menghasilkan waktu digital secara realtime dengan tambahan sebuah baterai tipe kancing... selengkapnya
Sensor suhu lagi? Gpp ya disini kita belajar semua sensor suhu, nah tinggal sensor mana nih yang akan digunakan,... selengkapnya
Flame sensor sangat sensitif terhadap nyala api (cahaya) dan radiasi di sekitarnya. Sensor ini dapat mendeteksi sumber cahaya biasa... selengkapnya
Arduino Pro Mini merupakan jenis Arduino yang berukuran kecil dibandingkan dengan Nano, Unodan Mega. Dengan ukuran yang kecil ini... selengkapnya
Oke kali ini akan membahas seputar sensor fingerprint, dimana fungsi dari fingerprint ini adalah sebagai validasi data identitas dengan... selengkapnya
Sensor MQ-2 merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi kandungan gas seperti Lpg, CO, asap dan masih banyak lainnya. Sensor... selengkapnya
Pasti Anda semua sudah tahukan apa itu pas foto. Bagi Anda yang belum tahu apa itu pas foto, pas... selengkapnya
Oke kali ini saatnya kita mulai running ke mesin CNC router engaraving langsung. Sebelumnya apakah anda sudah mempersiapkan bahan-bahanya?... selengkapnya
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor... selengkapnya
Di percobaan sebelumnya, kamu sudah belajar dua hal penting secara terpisah, yaitu menyalakan LED dan membaca input dari tombol. Nah,... selengkapnya
Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900

Saat ini belum tersedia komentar.